Jemaah yang berbahagia,
Peringatan Maulid Nabi bukanlah sekadar seremonial tahunan, tetapi momentum untuk meneguhkan kembali cinta kita kepada Rasulullah SAW. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
"Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad), melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam." (QS. Al-Anbiya: 107)
Ayat ini menegaskan bahwa kelahiran Nabi Muhammad SAW membawa rahmat, kedamaian, dan cahaya bagi umat manusia. Maka tugas kita sebagai umatnya adalah meneladani akhlak beliau.
Di tengah tantangan zaman tahun 2025 ini, kita melihat betapa pentingnya meneladani Rasulullah. Beliau adalah sosok pemimpin yang penuh kasih sayang, peduli kepada umat, jujur, amanah, cerdas, dan sabar. Nilai-nilai inilah yang harus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari:
Dalam keluarga, mencontoh kelembutan beliau sebagai suami dan ayah.
Dalam pekerjaan, meneladani kejujuran beliau sebagai pedagang yang terpercaya.
Dalam bermasyarakat, meneladani kepedulian beliau terhadap fakir miskin, anak yatim, dan kaum lemah.
Jemaah yang dimuliakan Allah,
Cinta kepada Rasulullah tidak cukup hanya dengan ucapan, tetapi harus dibuktikan dengan amal nyata, seperti menjaga shalat, memperbanyak selawat, menebar kasih sayang, menjauhi sifat iri, dengki, dan kebencian. Dengan begitu, kita benar-benar menjadi umat yang akan mendapat syafaat beliau di hari kiamat.