Bagi sebagian orang, buku lama mungkin hanya terlihat seperti barang bekas. Sampulnya sudah pudar, kertasnya menguning, bahkan aromanya khas dan sedikit apek. Namun, bagi kolektor buku, kondisi seperti itu justru bisa menjadi daya tarik tersendiri.
Semakin tua sebuah buku, semakin menarik pula kisahnya. Terlebih jika buku tersebut merupakan edisi pertama (first edition) atau cetakan awal yang sudah sulit ditemukan. Harganya bahkan bisa jauh lebih tinggi dibandingkan dengan edisi terbaru dengan isi yang sama. Lantas, mengapa kolektor justru memburu buku edisi lama?
