ilustrasi berdoa (unsplash.com/masjid MABA)
Karena waktu berbuka bertepatan dengan masuknya waktu petang, zikir sangat dianjurkan dibaca sambil menunggu azan magrib. Selain menenangkan hati, zikir petang juga membantu kita menutup hari puasa dengan rasa syukur dan ketenangan. Momen ini bisa jadi waktu terbaik untuk sejenak berhenti dari aktivitas dan benar-benar hadir bersama Allah sebelum berbuka.
Amsaynaa wa amsal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.
Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzihil lailah wa khoiro maa ba’dahaa, wa a‘udzu bika min syarri maa fii hadzihil lailah wa syarri maa ba’dahaa.
Robbi a‘udzu bika minal kasali wa suu-il kibar. Robbi a‘udzu bika min ‘adzabin fin naari wa ‘adzabin fil qobri
Artinya: “Kami telah memasuki waktu petang dan kerajaan hanya milik Allah. Segala puji bagi Allah. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabbku, aku memohon kepada-Mu kebaikan malam ini dan kebaikan setelahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan malam ini dan keburukan setelahnya. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari rasa malas, keburukan di masa tua, siksa neraka, dan siksa kubur.”