Belakangan ini banyak orang mengeluh harga makin naik, tetapi tempat nongkrong tetap penuh dan tiket konser tetap laris. Ada juga yang masih rutin membeli skincare, parfum, atau sepatu baru meski berkali-kali bilang sedang hemat. Fenomena seperti itu dikenal sebagai lipstick effect, kondisi ketika orang tetap mengeluarkan uang untuk hal menyenangkan saat keadaan ekonomi sedang sulit.
Bentuknya tidak selalu barang mahal; kadang justru pengeluaran kecil yang terasa “sayang kalau dilewatkan”. Kebiasaan ini muncul di banyak tempat dan sering terjadi tanpa benar-benar disadari. Lalu apa itu lipstick effect serta alasan di baliknya?
