Comscore Tracker

5 Tips Membeli Pakaian untuk Anak-Anak Jangan Sampai Gak Muat!

Usia sama, ukuran tubuh berbeda-beda

Membeli pakaian untuk anak-anak tidak perlu menunggu kamu menikah dan punya anak sendiri. Biasanya saat kamu berkuliah atau mulai bekerja, kamu akan memiliki keponakan baik kandung maupun anak dari teman-temanmu.

Untuk mendekatkan diri dengan mereka dan kedua orangtuanya, hadiah berupa pakaian dapat kamu pilih. Hadiah tersebut jelas berguna untuk dipakai anak sehari-harinya. Agar kamu tak bingung saat berbelanja, lima tips berikut bisa diikuti.

1. Jangan berpatokan pada usia karena ukuran tubuh anak berbeda-beda

5 Tips Membeli Pakaian untuk Anak-Anak Jangan Sampai Gak Muat!ilustrasi dua anak (pexels.com/Allan Mas)

Kalau sampai pakaian yang kamu beli tak muat di tubuh anak, tentu yang kecewa bukan hanya kamu. Anak pun dapat sedih bahkan menangis, terutama bila kamu telah menjanjikan pakaian tersebut sebagai hadiah.

Sebaliknya, pakaian yang saat ini masih agak kebesaran tak lama lagi pasti bakal pas untuknya karena anak tumbuh dengan cepat. Jadi, apabila tubuh anak tersebut lebih besar daripada anak seusianya, belikan saja ukuran untuk satu atau dua tahun di atasnya ketimbang gak cukup.

2. Banyak lebih utama daripada merek dan harga

5 Tips Membeli Pakaian untuk Anak-Anak Jangan Sampai Gak Muat!ilustrasi anak menarik pakaian (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Anak-anak belum paham soal merek dan harga pakaian. Orangtua lah yang mungkin lebih mengerti soal itu. Tinggal fokusmu hendak membelikan pakaian untuk memenuhi kebutuhan anak atau sekadar menyenangkan orangtuanya.

Kalau fokusmu adalah kebutuhan anak, pakaian dengan harga sedang saja sudah cukup. Daripada kamu membelikannya satu pakaian dengan harga selangit, lebih baik kamu menggunakan bujet yang sama untuk membeli beberapa pakaian tanpa merek terkenal.

Dengan begitu, anak bisa mendapatkan pakaian lebih dari satu potong. Ini sangat berguna sebab anak masih suka bermain kotor-kotoran atau buang air di celana sehingga ia harus sering berganti pakaian.

Baca Juga: 9 Newborn Photoshoot Anak Artis Pakai Baju Jawa, Ada Anak Sule!

3. Pastikan bahannya menyerap keringat

5 Tips Membeli Pakaian untuk Anak-Anak Jangan Sampai Gak Muat!ilustrasi anak bergaya (pexels.com/Roberto Lee Cortes)

Orang dewasa saja merasa kurang nyaman dengan bahan pakaian yang tidak menyerap keringat. Apalagi anak-anak yang sangat suka lari-lari dan bermain sepanjang hari.

Pakaian dengan bahan yang tidak menyerap keringat bisa membuatnya kepanasan, gatal-gatal, dan iritasi. Pilihlah bahan-bahan katun yang nyaman untuk dipakai kapan pun.

4. Warna dan tokoh kartun favorit akan lebih disukai anak

5 Tips Membeli Pakaian untuk Anak-Anak Jangan Sampai Gak Muat!ilustrasi mengganti pakaian anak (pexels.com/William Fortunato)

Kalau anak sudah dapat membedakan warna dan motif, penting juga untuk mengetahui warna dan tokoh kartun kesukaannya. Kedua hal tersebut bakal menjadi daya tarik utama bagi anak.

Walaupun anak belum mencoba pakaian yang kamu belikan, dia sudah merasa antusias ketika melihatnya. Ini membuatnya mau mengenakan pakaian yang kamu berikan atau malah menjadikannya pakaian yang paling disukai.

5. Jangan memilih model pakaian orang dewasa

5 Tips Membeli Pakaian untuk Anak-Anak Jangan Sampai Gak Muat!ilustrasi anak bergaya dewasa (pexels.com/cottonbro)

Kasihan anaknya jika kamu memilihkan model pakaian orang dewasa untuknya apalagi memaksanya buat mengenakannya. Anak bakal tampak jauh lebih tua ketimbang usianya, tidak lucu lagi, dan sangat mungkin dia akan malu.

Teman-temannya tentu mengomentari penampilannya yang jauh lebih dewasa itu. Oleh karenanya, belikan lah pakaian yang modelnya wajar untuk anak-anak. Kelak ada masanya dia mengenakan model pakaian orang dewasa.

Membelikan pakaian untuk anak-anak memang gampang-gampang susah. Di samping persoalan ukuran, anak juga dikhawatirkan tidak menyukainya. Akan tetapi, hal tersebut dapat dihindari dengan menerapkan lima tips di atas. Selamat berbelanja!

Baca Juga: 10 Harga Baju Rayyanza Malik Ahmad, Nominalnya Selangit!

Marliana Kuswanti Photo Verified Writer Marliana Kuswanti

Esais, cerpenis, novelis. Senang membaca dan menulis karena membaca adalah cara lain bermeditasi sedangkan menulis adalah cara lain berbicara.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Diana Hasna

Berita Terkini Lainnya