5 Hal Berat saat Dipaksa Jadi Tempat Curhat, Serba Salah!

Khawatir bakal ikut terseret konflik

Kemampuan dalam menjaga rahasia dan kepercayaan membuat orang lain menjadikan kamu sebagai tempat curhat. Ketika ada masalah, seluruhnya diceritakan kepada dirimu. Padahal kamu juga sudah cukup lelah menjadi tempat berkeluh kesah. Namun mereka memaksa agar kamu tetap mendengar.

Dipaksa jadi tempat curhat orang lain juga tidak mudah. Banyak hal berat turut menyertai. Mulai dari kekhawatiran sampai keraguan. Adakalanya takut memperburuk keadaan. Dipaksa jadi tempat curhat dan berkeluh kesah, lima hal berat ini akan kamu rasakan. Jadi serba salah!

1. Jika yang bersangkutan sedang berkonflik, khawatir ikutan terseret

5 Hal Berat saat Dipaksa Jadi Tempat Curhat, Serba Salah!ilustrasi menjadi tempat curhat (pexels.com/Karolina Grabowska)

Mungkin kamu pernah merasakan jadi tempat curhat orang-orang sekitar. Seperti menceritakan persoalan pribadi, atau mengeluhkan perilaku buruk orang lain. Mereka menumpahkan keluh kesahnya kepadamu. Namun menjadi tempat curhat orang lain juga harus hati-hati. Karena salah bersikap bisa membawa kerugian bagi diri sendiri.

Kegelisahan muncul saat kamu menjadi tempat berkeluh kesah. Timbul kekhawatiran jika yang bersangkutan sedang berkonflik, kemudian kamu ikut terseret. Padahal dirimu tidak melakukan tindakan apapun. Tetapi mereka yang tidak tahu menganggap kamu sebagai provokator sehingga dituntut ikut bertanggung jawab.

2. Ingin mengabaikan tapi merasa tidak tega

5 Hal Berat saat Dipaksa Jadi Tempat Curhat, Serba Salah!ilustrasi menjadi tempat curhat (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Sebagai manusia biasa, kita juga memiliki batas lelah dan bosan. Salah satunya ketika kamu menjadi tempat curhat. Dihadapkan permasalahan sendiri saja sudah bingung dan tidak kunjung mendapatkan solusi. Bagaimana bisa mau mendengarkan curhatan orang lain? Yang ada tambah pusing tujuh keliling.

Sekilas timbul keinginan mengabaikan cerita dan keluh kesah mereka. Tetapi hati kecil justru memberontak. Ada perasaan iba saat kamu tidak mempedulikan orang-orang tersebut. Hati kecil mengatakan harus membantu meskipun tidak seberapa. Tapi secara mental, kamu sudah bosan dan tidak sanggup lagi mendengar curhatan.

3. Jika menolak, kamu takut yang bersangkutan kecewa

5 Hal Berat saat Dipaksa Jadi Tempat Curhat, Serba Salah!ilustrasi menjadi tempat curhat (pexels.com/RDNE Stock Project)
dm-player

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan tindakan menolak seseorang yang hendak curhat. Karena kita juga memiliki kesibukan dan masalah hidup sendiri. Tapi dalam diri sendiri justru terdapat pertentangan. Beberapa hal terasa berat saat kamu dipaksa menjadi tempat curhat oleh seseorang.

Ketika menolak, takut yang bersangkutan tersinggung dan kecewa. Padahal temanmu hanya meminta didengarkan, tidak lebih. Sedangkan meluangkan waktu untuk mendengarkan curhatan mereka sama dengan mengorbankan hal lain yang lebih penting. Kebingungan membuat kamu bimbang dan berakhir mengorbankan kepentingan pribadi.

4. Ingin memberi saran tapi takut memperburuk keadaan

5 Hal Berat saat Dipaksa Jadi Tempat Curhat, Serba Salah!ilustrasi menjadi tempat curhat (pexels.com/RDNE Stock Project)

Seseorang menjadikan kamu tempat curhat bukan tanpa alasan. Barangkali kamu sosok yang bisa dipercaya. Tidak pernah menceritakan rahasia meskipun kepada orang terdekat. Tetapi dipaksa menjadi tempat curhat juga sebuah tantangan. Salah sedikit justru membawa kerugian bagi yang bersangkutan.

Mungkin hal berat ini pernah kamu rasakan saat dipaksa menjadi tempat curhat. Mau tidak mau harus memberi saran untuk menyelesaikan persoalannya. Tapi kamu juga tidak cukup terambil untuk memecahkan permasalahan yang ada. Kalaupun memberi saran, dikhawatirkan memperburuk keadaan. Bahkan menjadi salah satu pihak yang melakukan provokasi.

Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Media Sosial Bukan Tempat untuk Curhat

5. Jika tidak memberi tanggapan terkesan apatis

5 Hal Berat saat Dipaksa Jadi Tempat Curhat, Serba Salah!ilustrasi menjadi tempat curhat (pexels.com/Karolina Grabowska)

Siapa yang ingin tumbuh menjadi sosok manusia apatis? Apakah kamu salah satunya? Tentu saja kita tidak ingin memiliki karakter demikian. Bagaimanapun juga, diri ini tercipta sebagai makhluk sosial. Jiwa kepedulian kepada sesama harus selalu tertanam. Ini memiliki keterkaitan dengan dirimu yang dipaksa menjadi tempat curhat.

Serba salah saat mau bicara. Ingin memberi tanggapan, tapi takut salah ucapan sehingga membuat seseorang semakin tersinggung. Namun jika diam tidak mengatakan sepatah kata, justru mencerminkan sikap apatis. Kamu bingung dengan sikap yang harus ditunjukkan saat dijadikan tempat curhat oleh seseorang.

Menjadi tempat curhat tanda kamu sosok yang bisa dipercaya. Tapi jangan senang dulu, juga banyak hal berat yang muncul saat kamu dipaksa jadi tempat berkeluh kesah. Salah kata bisa jadi kamu ikut terseret ke dalam suatu permasalahan, atau menjadi provokator atas konflik dan perpecahan. Dari kelima hal berat saat dipaksa jadi tempat curhat, mana yang sudah pernah kamu rasakan?

Baca Juga: 5 Hikmah saat Hidup Penuh Masalah, Jadi Pribadi Lebih Kuat

Mutia Zahra Photo Verified Writer Mutia Zahra

Let's share positive energy

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topik:

  • Debby Utomo

Berita Terkini Lainnya