Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Panduan Doa dan Tadarus Al-Qur’an di Bulan Ramadan

Panduan Doa dan Tadarus Al-Qur’an di Bulan Ramadan
Ilustrasi Tahun Baru Islam (freepik.com/freepik)
Intinya Sih
  • Tadarus Al-Qur’an di bulan Ramadan bukan hanya membaca, tapi juga memahami makna ayat, memperbaiki bacaan, serta mempererat kebersamaan dan ketenangan hati.
  • Doa sebelum tadarus bertujuan memohon kemudahan memahami Al-Qur’an, perlindungan dari setan, dan pembukaan hikmah agar bacaan lebih bermakna.
  • Doa setelah tadarus menjadi ungkapan syukur dan permohonan agar bacaan diterima, memberi petunjuk hidup, serta menumbuhkan kedekatan dengan Allah Swt.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Tadarus Al-Qur’an jadi amalan penting di bulan Ramadan. Kegiatan ini membantu memperbaiki bacaan, memahami makna ayat, menenangkan hati, dan mendekatkan diri kepada Allah Swt. Tadarus bisa dilakukan sendiri, bersama keluarga, teman, atau di masjid.

Supaya lebih bermakna, baca doa sebelum dan sesudah tadarus. Doa sebelum memulai memohon kemudahan memahami Al-Qur’an, sedangkan doa sesudahnya sebagai syukur dan permohonan keberkahan dari bacaan yang telah selesai. Yuk, simak panduan doa dan tadarus Al-Qur’an di bulan Ramadan!

1. Apa itu tadarus Al-Qur’an?

Ilustrasi islam (freepik.com/freepik)
Ilustrasi islam (freepik.com/freepik)

Tadarus Al-Qur’an adalah amalan sunah membaca, menyimak, dan mempelajari Al-Qur’an, terutama saat bulan Ramadan. Kata “tadarus” berasal dari bahasa Arab “darasa” yang artinya mempelajari. Jadi, tadarus bukan sekadar membaca, tapi juga memahami maknanya dan memperbaiki bacaan. Kegiatan ini bisa dilakukan berkelompok di masjid, musala, rumah, atau bahkan secara daring sehingga suasana belajar terasa lebih hangat dan menyenangkan.

Tadarus juga punya banyak keutamaan. Selain mendekatkan diri pada Allah Swt., kegiatan ini menenangkan hati, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan menumbuhkan rasa kebersamaan dengan sesama. Membaca Al-Qur’an secara bergantian sambil saling mengingatkan, membuat tadarus lebih interaktif dan seru dibanding membaca sendiri. Konsistensi tadarus selama Ramadan bisa menjadi kebiasaan baik yang tetap kita lanjutkan sepanjang tahun.

2. Doa sebelum tadarus Al-Qur’an

Ilustrasi Tahun Baru Islam (freepik.com/freepik)
Ilustrasi Tahun Baru Islam (freepik.com/freepik)

Melafalkan doa sebelum tadarus adalah bagian dari adab membaca Al-Qur’an. Doa ini dimaksudkan untuk memohon agar Allah membuka hikmah dan rahmat-Nya serta mengingatkan kita terhadap hal yang lupa. Lafal doa sebelum tadarus:

اَللّٰهُمَّ افْتَحْ عَلَىَّ حِكْمَتَكَ وَانْشُرْ عَلَىَّ رَحْمَتَكَ وَذَكِّرْنِىْ مَا نَسِيتُ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالْإِكْرَامِ

Artinya: "Ya Allah, bukakanlah hikmah-Mu padaku, limpahkan rahmat-Mu, dan ingatkan aku terhadap apa yang aku lupa, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan."

Sebelum memulai tadarus, dianjurkan pula membaca doa perlindungan dari setan:

رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونِ

Artinya: "Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan setan dan dari kedatangan mereka kepadaku."

Kemudian, disarankan membaca Surah Al-Fatihah atau Surah An-Nas sebelum melanjutkan tadarus Al-Qur’an.

3. Doa setelah tadarus Al-Qur’an

Ilustrasi doa
Ilustrasi doa (pexels.com/Thirdman)

Setelah selesai membaca Al-Qur’an, disunahkan membaca doa sebagai bentuk syukur dan adab terhadap Al-Qur’an. Doa ini berisi permohonan agar bacaan kita diterima, diberi pemahaman, dan menjadi petunjuk bagi hidup kita.

Doa pendek setelah tadarus:

اَللّٰهُمَّ ارْحَمْنِىْ بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لِىْ اِمَامًا وَنُوْرًا وَهُدًى وَرَحْمَةً، وَذَكِّرْنِىْ مَا نَسِيتُ وَعَلِّمْنِىْ مَا جَهِلْتُ، وَارْزُقْنِىْ تِلَاوَتَهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ، وَاجْعَلْهُ لِىْ حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ
Allahummarhamni bil Qur’an, waj’alhu li imaman wa nuran wa hudan wa rahmah, wa dzakkirni ma nasiitu wa ‘allimni ma jahiltu, warzuqni tilawatahu ana-al-laili wa aṭraf an-nahar, waj’alhu li hujjatan yaa rabbal ‘alamiin

Artinya:
"Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Qur’an. Jadikanlah ia pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ingatkanlah apa yang telah aku lupa, ajarkan yang belum aku ketahui. Berikanlah aku kesempatan membacanya malam dan siang, dan jadikan ia hujjah bagiku, wahai Tuhan seluruh alam."

Doa pengingat dan istighfar:


سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
Subhanakallahumma wa bihamdika, laa ilaaha illaa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik

Artinya:
"Maha Suci Engkau ya Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau, aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu."

Doa khatam Al-Qur’an:

اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لِي إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًى وَرَحْمَةً، وَذَكِّرْنِي مَا نُسِّيتُ وَعَلِّمْنِي مَا جَهِلْتُ، وَارْزُقْنِي تِلَاوَتَهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ وَاجْعَلْهُ لِي حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
Allahummarhamni bil Qur’an, waj’alhu li imaman wa nuran wa hudan wa rahmah, wa dzakkirni minhu ma nusiitu, wa ‘allimni minhu ma jahiltu, warzuqni tilawatahu ana-al-laili wa aṭraf an-nahar, waj’alhu li hujjatan yaa rabbal ‘alamiin

Artinya:
"Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Qur’an. Jadikan ia pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ingatkan aku atas yang terlupakan, ajarkan yang belum aku ketahui, berikan kemampuan membacanya siang dan malam, dan jadikan ia hujjah bagiku, wahai Tuhan seluruh alam."

Doa setelah tadarus membuat hati lebih tenang dan bersyukur atas kesempatan membaca Al-Qur’an. Dengan rutin membaca dan berdoa, tadarus jadi lebih bermakna dan dekat dengan Allah. Semoga setiap ayat yang dibaca memberi cahaya dan petunjuk dalam kehidupan sehari-hari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriyanti Revitasari
EditorFebriyanti Revitasari
Follow Us