ibu Naoki menekan Naoki. (dok. Enishiya/Takopi's Original Sin)
Kekerasan bukan satu-satunya hal yang bisa merusak seorang anak. Namun, tuntutan dari orangtua juga bisa menghancurkan seorang anak. Hal ini diperlihatkan melalui Naoki Azuma.
Sebagai anak dari seorang dokter, Naoki selalu dituntut untuk menjadi anak yang sempurna, seperti kakaknya, Junya Azuma. Namun, ibu Naoki menolak sadar bahwa setiap anak terlahir dengan kapasitas yang berbeda. Hal ini yang membuat Naoki akhirnya jatuh terlalu dalam.
Karena gagal dalam memenuhi ekspektasi ibunya, Naoki secara tidak sadar telah kehilangan sosok ibu. Hal ini menjadi alasan kenapa Naoki begitu ingin menyelamatkan Shizuka. Hanya karena wajah Shizuka mengingatkan Naoki pada ibunya, Naoki menemukan kenyamanan dari Shizuka.
Itu alasannya, Naoki akan melakukan apa saja untuk Shizuka sekalipun jika dirinya harus jatuh ke dasar neraka. Naoki tidak bisa menolak permintaan Shizuka karena hal tersebut hanya akan membuktikan ketidakmampuannya. Naoki tumbuh dengan tekanan untuk menjadi anak yang sempurna. Itu sebabnya Naoki selalu berusaha membuktikan bahwa tidak ada hal yang tidak bisa ia lakukan.
Di samping itu, satu-satunya hal dibutuhkan oleh Naoki hanyalah penerimaan. Itu alasannya, Naoki mencari pengakuan dari orang lain. Meski hubungan Naoki dan Shizuka sangat tidak sehat, Shizuka memberikan Naoki sesuatu yang tidak pernah diberikan oleh ibunya: penerimaan.