Potret Shakira (instagram.com/shakira)
Selanjutnya, ada self-acceptance atau dalam bahasa Indonesia yang berarti penerimaan diri. Berdamai dengan diri apa adanya saat ini, termasuk semua bagian yang kamu anggap tidak sempurna adalah bagian dari self-acceptance.
"Self-acceptance adalah kemampuan untuk menerima baik kekuatan maupun kekurangan pribadi kamu tanpa menghakimi," kata Meghan Marcum, PsyD, kepala psikolog di AMFM Healthcare, mengutip laman Verywell Mind.
Hal ini juga seringkali jadi keluhan gen Z di mana merasa tidak percaya diri dengan kemampuan bahkan bentuk fisik. Kamu bisa belajar dari Shakira yang dikenal dengan identitas rambut curly blonde-nya, yang saat ini telah menjadi signature.
Sebelum rambutnya menjadi ikon, Shakira mempunyai hubungan 'love and hate' dengan rambutnya tersebut, karena sangat menantang dalam perawatannya. Apalagi jika masalah muncul seperti rambut yang berpori, rusak, dan ketika ia berada di bawah banyak tekanan hingga stres.
Namun, kini, Shakira menyadari sebagai perempuan, ia membutuhkan rambutnya karena itu adalah bagian dari dirinya. Ia tidak melihat rambutnya sebagai kekurangan lagi melainkan kelebihan dan pada akhirnya jadi signature dan dikenal dunia.