Kegagalan dalam hal apa yang sampai saat ini masih kuat terekam dalam memorimu? Lebih dari sekadar kamu masih mengingatnya dengan jelas. Kamu bahkan marah pada diri sendiri akibat kegagalan tersebut.
Dirimu selalu merasa bodoh, malu, dan kurang berusaha. Kegagalan itu bisa terkait cita-cita yang gak teraih, hubungan pribadi, atau apa pun yang sempat diperjuangkan olehmu. Sampai kapan kamu akan membiarkan diri berada dalam tekanan mental seperti ini?
Apa pun kepahitan yang pernah dialami, mampu memaafkan diri sangat penting. Agar kamu dapat melanjutkan hidup dengan lebih baik daripada sekarang. Meski sampai saat ini dirimu merasa itu tak mungkin saking sulitnya, sebenarnya prosesnya lebih mudah. Ini mirip dengan sekadar kamu melepaskan genggaman tangan. Pahami poin-poin berikut untukmu mampu berlapang dada.
