Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Profil Bukune, Penerbit Buku Anak Muda Independen yang Populer
Logo Bukune (instagram.com/bukune)
  • Bukune didirikan pada 17 Agustus 2007 sebagai bagian GagasMedia dan AgroMedia Group, untuk menyediakan bacaan alternatif anak muda dengan gaya ringan serta motto “think fun, think books”.
  • Berawal sebagai majalah online lalu cetak pada November 2007, Bukune berkembang menjadi penerbit fiksi dan nonfiksi, mencakup komedi, romance, komik, hingga self-improvement.
  • Bukune melahirkan penulis populer seperti Raditya Dika, Risa Saraswati, dan Arief Muhammad; sejumlah karya mereka diadaptasi ke film. Raditya Dika memimpin redaksi pada 2007–2011.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kalau kamu suka baca buku, pasti udah gak asing lagi dengan penerbit Bukune. Bukune dikenal menerbitkan buku untuk generasi muda dengan gaya bahasa yang ringan, kekinian, dan relatable.

Buku-buku terbitan Bukune juga sering jadi rekomendasi buat kamu yang pertama kali ingin menjalani hobi membaca. Mulai dari genre fiksi, self improvement, horor, hingga komedi, yuk, kita simak bersama profil Bukune!

1. Didirkan sejak 2007 sebagai bacaan alternatif anak muda

Logo Bukune (instagram.com/bukune)

Bukune adalah sebuah penerbit buku populer untuk kalangan remaja dan menjadi bagian dari grup GagasMedia. Didirikan pada 17 Agustus 2007, Bukune dibentuk untuk memberikan bacaan alternatif bagi anak muda.

Di bawah payung AgroMedia Group yang membawahi AgroMedia Pustaka, GagasMedia, WahyuMedia, Kawan Pustaka, dan penerbit lainnya, Bukuné diklaim hadir untuk memberikan yang terbaik bagi para pencinta buku, khususnya kaum muda Indonesia. Motto Bukune adalah “think fun, think books“!

Nama Bukune sendiri diambil dari Bahasa Jawa yang mempunyai arti ‘bukunya’. Warna-warnanya menunjukkan dunia remaja yang ceria, dinamis dan penuh warna.

Awalnya, Bukune mengambil format majalah dan mengangkat isu seputar dunia perbukuan dan penulisan dengan gaya bahasa ringan, serta menyenangkan untuk menyasar segmen kaum muda.

Pencetusnya adalah Yayan Sopyan, A. S. Laksana, Anthonius Riyanto, Hikmat Kurnia, Moammar Emka, dan FX Rudi Gunawan. Majalah Bukune awalnya hanya terbit online dan akhirnya terbit perdana untuk edisi cetak pada November 2007.

2. Penulis populer dari Bukune

Seri komik Si Juki dan Danur (bukune.com)

Di tahun 2007, Bukune menjelma menjadi penerbit buku yang menyajikan tema-tema kalangan muda dengan cara ringan, menghibur, dan nyeleneh. Terbitannya meliputi buku komedi, romance, komik, dan nonfiksi.

Bukan tanpa alasan Bukune jadi penerbit independen yang populer di Indonesia. Bukune berhasil menciptakan penulis yang terkenal hingga kini. Beberapa penulis yang lahir dan berkembang bersama Bukune hingga dijadikan film adaptasi layar lebar antara lain:

  • Raditya Dika - Marmut Merah Jambu (adaptasi ke film)

  • Risa Saraswati dengan Danur (adaptasi ke film)

  • Arief Muhammad dengan Poconggg juga Pocong (adaptasi ke film)

  • Alitt Susanto dengan Skripshit dan Relationshit (adaptasi ke film)

  • Kemal Palevi dengan Tak Kemal Maka Tak Sayang (adaptasi ke film)

  • Faza Meonk dengan seri komik Si Juki

  • Ferdiriva Hamzah dengan Cado-Cado (adaptasi ke film)

  • Yoana Dianika dengan Takut: Tujuh Hari Bersama Setan dan Hujan Punya Cerita tentang Kita, dan masih banyak lagi (adaptasi ke film)

  • Skysphire: Malioboro at Midnight

3. Raditya Dika pernah memimpin redaksi Bukune

Raditya Dika dan novel Marmut Merah Jambu (instagram.com/radityadika) | (bukune.com)

Tahukah kamu kalau pada 2007, pemimpin redaksi Bukune adalah Raditya Dika? Ya, Raditya Dika yang dikenal sebagai penulis, sutradara, komika, dan podcaster ini memulai karier kepenulisannya di dunia blogging, lalu menerbitkan beberapa buku mulai dari tahun 2005.

Ia pun menjabat sebagai CEO dan Pemimpin Redaksi Bukune pada awal berdirinya, sekitar tahun 2007–2011, kemudian sempat menjadi Associate Editor Bukune hingga tahun 2016. Adapun pemimpin redaksi saat ini ialah Syafial Rustama, direkturnya Jeffri Fernando, serta dibantu oleh jajaran editor seperti MB. Winata dan Bayu Lianto.

Itu dia profil Bukune, penerbit buku anak muda independen yang populer. Dari koleksi bukumu, pasti punya dong yang terbitan Bukune. Mana yang jadi favoritmu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article