ilustrasi lowongan pekerjaan (pexels.com/Ron Lach)
Banyaknya pilihan juga bisa membuat kita terus membuka kemungkinan lain meski sudah memulai sesuatu. Saat menjalani pekerjaan baru, misalnya, kita mungkin belum sempat beradaptasi, tetapi sudah sibuk melihat lowongan lain. Begitu pula ketika mulai menekuni hobi, kita mudah berpindah ke kegiatan berbeda karena semuanya terlihat menarik.
Mencari alternatif tentu gak selalu salah. Ada kalanya kita memang perlu mengubah keputusan karena kondisi sudah gak sesuai atau ada masalah yang serius. Namun, kalau terus berpindah hanya karena merasa pilihan lain mungkin lebih baik, kita bisa kesulitan menjalani satu hal sampai benar-benar tahu hasilnya. Memberi waktu untuk mencoba dan mengevaluasi keputusan membantu kita membedakan antara kebutuhan untuk berubah dan keinginan untuk mencari sesuatu yang baru.
Punya banyak pilihan hidup sebenarnya memberi kesempatan untuk menemukan hal yang paling sesuai dengan kebutuhan kita. Masalahnya, punya banyak pilihan justru bikin hidup lebih rumit karena kebanyakan pertimbangan atau perbandingan dengan semua kemungkinan. Kita gak harus mengambil keputusan paling sempurna setiap saat, kok. Sebab terkadang, memilih sesuatu yang sudah cukup baik dan menjalaninya dengan sungguh-sungguh justru membuat hidup terasa lebih sederhana namun tetap istimewa.