Bagi Mahrum atau Riki (45), penghasilan tidak datang dalam bentuk gaji tetap setiap akhir bulan. Selama sembilan tahun menjadi pengemudi ojek online, uang yang ia dapatkan datang dari perjalanan demi perjalanan di Jakarta, Bekasi, hingga Depok.
Meski begitu, Riki tetap berusaha menyisihkan Rp500–Rp1.000 setiap hari sebagai cadangan untuk kebutuhan mendesak. Nominalnya memang kecil jika dilihat per hari, tetapi baginya yang terpenting adalah membangun kebiasaan agar tidak seluruh penghasilan hari itu langsung habis.
Kebiasaan tersebut lahir dari berbagai pengalaman selama bekerja di jalan. Dari memenuhi kebutuhan keluarga hingga pernah kehilangan motor dan dompet akibat begal, Riki belajar bahwa mencari penghasilan saja tidak cukup. Uang yang didapat juga perlu dijaga dan diatur.
