Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tanaman dengan Kelopak Bunga Bertumpuk yang Visualnya Menawan
ilustrasi desert rose (pexels.com/VŨ NGỌC CƯỜNG)
  • Tanaman berkelopak bertumpuk memberi tampilan taman lebih padat, rimbun, dan mewah; kelopak ekstra umumnya terbentuk dari mutasi alami yang mengubah benang sari menjadi mahkota tambahan.
  • Mawar tumpuk, kembang sepatu tumpuk, dan kacapiring menonjol lewat bunga berlapis serta aroma khas, dengan kebutuhan perawatan berbeda seperti sinar matahari, pemangkasan, atau tanah lembap berdrainase baik.
  • Adenium tumpuk tahan panas dan minim air berkat cadangan pada bonggolnya, sedangkan melati Grand Duke of Tuscany beraroma intens, berbunga lebih lama, dan cocok untuk pot gantung atau pagar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Keindahan taman sering kali terpancar dari bentuk dan susunan kelopak bunga yang unik. Di antara berbagai jenis tanaman hias, varietas dengan kelopak bunga bertumpuk selalu berhasil mencuri perhatian karena tampilannya yang tampak lebih padat, rimbun, dan mewah. Kelopak yang berlapis-lapis ini memberikan dimensi visual yang mendalam, membuat satu kuntum bunga saja terlihat seperti sebuah mahakarya alami yang penuh pesona.

Menanam tumbuhan dengan mahkota berlapis tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga bisa meningkatkan nilai estetika pekarangan rumah. Kelopak ekstra ini biasanya terbentuk akibat mutasi alami yang mengubah benang sari menjadi lembaran mahkota tambahan. Jika kamu sedang mencari inspirasi untuk mempercantik taman, beberapa tanaman dengan kelopak bunga bertumpuk yang berikut ini bisa kamu pertimbangkan.

1. Double rose

ilustrasi double rose (pexels.com/Martin Hungerbühler)

Mawar dengan kelopak bertumpuk merupakan simbol klasik dari kemewahan dan romantisme di dunia tanaman hias. Berbeda dengan mawar liar yang hanya memiliki lima kelopak tunggal, varietas double atau semi-double seperti mawar hybrid tea dan English rose memiliki puluhan lapisan kelopak yang tersusun rapat. Struktur ini menciptakan bentuk mangkuk atau cangkir yang padat, memancarkan keanggunan yang mendominasi pandangan di sudut taman mana pun.

Selain visualnya yang megah, mawar jenis ini umumnya dikenal memiliki aroma yang jauh lebih kuat dan memikat. Lapisan kelopak yang rapat membantu mengunci dan melepaskan wewangan secara bertahap saat bunga mekar penuh. Merawat mawar bertumpuk membutuhkan perhatian ekstra pada pemangkasan dan kecukupan sinar matahari agar tanaman memiliki energi yang cukup untuk memproduksi mahkota bunga yang tebal dan sehat.

2. Double hibiscus

ilustrasi double hibiscus (pexels.com/hartono subagio)

Kembang sepatu umumnya dikenal dengan lima kelopak tunggal dan satu putik panjang yang menjulur di tengahnya. Namun, varietas kembang sepatu tumpuk tampil beda dengan memodifikasi organ reproduksinya menjadi lembaran-lembaran kelopak tambahan di bagian pusat. Hasilnya adalah kuntum bunga besar yang terlihat menyerupai bola bulu atau rumbai-rumbai kertas krep yang sangat meriah dan eksotis.

Tanaman tropis ini sangat menyukai paparan sinar matahari penuh sepanjang hari untuk memicu pembungaan yang optimal. Variasi warna yang ditawarkan pun sangat beragam, mulai dari merah menyala, merah muda lembut, hingga kuning cerah. Struktur kelopaknya yang tebal membuat kembang sepatu tumpuk ini menjadi tanaman pagar atau tanaman hias pot yang sangat tangguh sekaligus memikat mata.

3. Kacapiring

ilustrasi kacapiring (pexels.com/Duy Le Duc)

Kaca piring atau gardenia jasminoides adalah tanaman semak hijau abadi yang terkenal dengan bunga putih bersih bersusun rapat mirip bunga mawar. Kelopak bertumpuknya mencuat di antara dedaunan hijau tua yang mengilap, menciptakan kontras warna yang sangat elegan dan bersih. Kehadiran bunga ini di pekarangan selalu berhasil memberikan kesan taman yang rapi, mewah, dan bernuansa klasik.

Daya tarik utama kaca piring tidak hanya terletak pada bentuk kelopaknya, melainkan pada keharumannya yang sangat kuat dan manis, terutama pada sore dan malam hari. Tanaman ini membutuhkan tanah yang agak asam, lembap, dan drainase yang baik agar kelopak bunganya tidak mudah membusuk sebelum mekar sempurna. Menempatkannya di dekat jendela atau teras adalah pilihan terbaik agar kamu bisa menikmati visual dan aromanya sekaligus.

4. Dessert rose

ilustrasi desert rose (pexels.com/VŨ NGỌC CƯỜNG)

Adenium atau kamboja jepang awalnya lebih populer karena bentuk bonggolnya yang unik dan eksentrik menyerupai bonsai. Namun, popularitasnya melonjak tajam setelah para pemulia tanaman berhasil mengembangkan varietas adenium dengan kelopak bertumpuk dua hingga empat lapis. Tampilan barunya ini membuat adenium tidak lagi terlihat monoton, melainkan tampak seanggun bunga mawar yang mekar di atas batang yang kokoh.

Kelebihan utama dari adenium tumpuk adalah daya tahannya yang luar biasa terhadap cuaca panas dan kondisi minim air. Tanaman sukulen ini menyimpan cadangan air di dalam bonggolnya, sehingga kamu tidak perlu repot menyiramnya setiap hari. Kombinasi antara perawatan yang sangat mudah dan kelopak bunga berlapis yang memesona membuat varietas ini menjadi buruan utama para pencinta tanaman hias urban.

5. Grand duke of tuscany

ilustrasi grand duke of tuscany (pixabay.com/luciabarabino)

Melati putih yang biasa kita kenal umumnya memiliki kelopak tunggal yang berbentuk bintang kecil. Namun, varietas melati tumpuk atau yang dikenal dengan nama ilmiah Jasminum sambac Grand Duke of Tuscany memiliki susunan mahkota yang sangat padat hingga menyerupai replika mawar putih berukuran mini. Pertumbuhan kelopaknya yang bertumpuk-tumpuk membuat bunga ini mekar lebih lambat namun bertahan lebih lama di pohon.

Meskipun ukurannya cenderung mungil, melati tumpuk memancarkan aroma wangi khas melati yang jauh lebih pekat dan intens daripada jenis melati biasa. Karakteristik batangnya yang cenderung tumbuh merambat atau menjuntai membuatnya sangat cocok ditanam di pot gantung atau dirambatkan pada pagar halaman. Sentuhan kelopak putih bertumpuk ini dijamin akan menghadirkan nuansa kedamaian sekaligus keharuman abadi di rumah.

Menghadirkan tanaman dengan kelopak bertumpuk terbukti mampu mengubah atmosfer taman menjadi lebih hidup dan berkarakter. Lapisan demi lapisan mahkota yang mekar secara bertahap memberikan dinamika visual yang tidak membosankan untuk dipandang setiap hari. Baik itu mawar yang anggun maupun adenium yang tangguh, setiap pilihan tanaman di atas membawa keunikan strukturnya masing-masing untuk melengkapi estetika hunian.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAgsa Tian

Related Article