Belanja memang bisa membuat suasana hati membaik. Melihat barang yang lucu, memasukkannya ke keranjang, lalu menunggu paket datang sering kali memberikan rasa senang yang sulit dijelaskan. Tidak heran kalau banyak orang merasa lebih baik setelah membeli sesuatu, meski sebenarnya barang tersebut tidak terlalu dibutuhkan.
Masalahnya, belanja bisa berubah dari aktivitas biasa menjadi cara untuk melarikan diri dari stres. Ketika setiap emosi negatif selalu direspons dengan membuka aplikasi belanja atau pergi ke pusat perbelanjaan, ada kemungkinan kamu mulai menggunakan belanja sebagai mekanisme coping.
Bukan berarti setiap orang yang suka belanja pasti bermasalah. Namun, ada beberapa tanda yang bisa menunjukkan bahwa hubunganmu dengan aktivitas belanja mungkin sudah lebih emosional daripada praktis.
