Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Dekor Ruang Baca Minimalis biar Gak Bosen dan Tetap Produktif

5 Tips Dekor Ruang Baca Minimalis biar Gak Bosen dan Tetap Produktif
ilustrasi ruang baca (pexels.com/Curtis Adams)
Intinya Sih
  • Artikel membahas cara menata ruang baca minimalis agar tetap nyaman, rapi, dan bikin betah meski ukurannya terbatas.
  • Ditekankan pentingnya memilih kursi empuk, pencahayaan pas, serta rak buku multifungsi untuk efisiensi ruang.
  • Disarankan menambah karpet lembut dan memakai warna netral supaya suasana ruang baca terasa tenang dan luas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Buat kamu yang suka ngumpulin buku, punya ruang baca sendiri di rumah pasti rasanya senang banget. Semua koleksi buku bisa kamu susun rapi di lemari khusus yang memang ditaruh di ruang baca itu. Apalagi kalau suasana ruangannya bersih, udah pasti bikin kamu betah dan nyaman berlama-lama di sana.

Ruang baca gak harus luas, yang penting bisa bikin kamu fokus, nyaman, dan tenang. Kalau kamu punya ruang baca minimalis dan pengin ditata biar rapi, nyaman, dan gak terasa sempit, coba cek tips menata ruang baca minimalis ini.

1. Pilih kursi yang empuk

ilustrasi ruang baca
ilustrasi ruang baca (pexels.com/Zeynep M)

Kamu wajib pilih kursi yang pas buat ruang baca kamu. Tujuannya biar badan kamu tetap nyaman dan rileks selama baca buku. Soalnya baca butuh ketenangan dan fokus, jadi kursi yang tepat itu penting banget.

Gimana tahu kursi itu nyaman atau enggak? Gampang, pilih yang sandarannya enak dan dudukannya empuk. Kalau kamu udah punya kursi kayak gitu, waktu baca pasti jadi lebih nikmat.

2. Sesuaikan lampu supaya terang tapi gak bikin silau

ilustrasi ruang baca
ilustrasi ruang baca (pexels.com/Rachel Claire)

Pas lagi baca buku, kamu butuh ruangan dengan cahaya yang cukup. Tanpa cahaya, otomatis kamu gak bisa baca sama sekali. Tapi kualitas cahayanya juga harus kamu perhatikan, karena kalau terlalu redup mata kamu bakal cepat lelah dan perih.

Pakai lampu yang tepat biar kamu tetap nyaman waktu baca. Lampu itu sumber cahaya di ruangan, jadi pilih yang kualitas terangnya bagus. Dengan lampu yang pas, mata kamu gak gampang capek.

3. Pasang rak buku multifungsi yang hemat tempat

ilustrasi ruang baca
ilustrasi ruang baca (pexels.com/Masood Aslami)

Taruh semua koleksi buku kamu di rak buku biar kelihatan rapi. Kalau bukunya tersusun di rak, kamu juga jadi gampang nemu buku yang lagi pengin kamu baca. Buat ruang baca yang mungil, sebaiknya kamu pakai rak buku multifungsi.

Kamu gak harus pakai rak atau lemari yang ukurannya besar. Cukup pakai rak buku multifungsi, selain buat nyimpan buku, kamu bisa taruh aksesoris dan barang lain juga. Pakai rak kayak gitu bikin kamu gak perlu ngorbanin banyak ruang.

4. Gelar karpet biar ruangan makin nyaman

ilustrasi ruang baca
ilustrasi ruang baca (pexels.com/Lisa Anna)

Biar kamu makin betah baca buku, coba tambah karpet di ruangannya. Kalau kamu bosen duduk di kursi, kamu bisa pindah ke bawah dan duduk santai di karpet yang empuk. Gak perlu ukuran gede, karpet kecil aja udah cukup buat bikin kamu rileks.

Dengan adanya karpet di ruang baca, kamu jadi punya beberapa spot nyaman buat baca. Pilih karpet yang teksturnya lembut ya. Selain bantu kamu tetap fokus baca, karpet yang lembut juga enak buat istirahat sebentar.

5. Pertahankan warna dan dekorasi yang sederhana

ilustrasi ruang baca
ilustrasi ruang baca (pexels.com/Max Vakhtbovycn)

Ingin lebih konsentrasi waktu baca? Perhatikan juga warna cat tembok di ruang baca kamu. Pakai warna netral kayak putih atau abu-abu biar aman. Warna-warna itu bikin nuansa ruang jadi kalem dan gak ganggu fokus.

Bonusnya, warna netral bikin ruang baca kamu terasa lebih lapang. Ruang baca minimalis jadi kelihatan luas kalau dindingnya pakai warna netral. Gimana, udah kepikiran mau pakai warna netral yang mana?

Ruang baca minimalis wajib kamu tata biar enak dipakai. Kalau ruangannya rapi dan tertata, kamu bakal lebih nyaman baca lama-lama. Jadi, rencananya kamu mau mulai nata kapan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian
Follow Us