Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Menamatkan Buku saat Rasa Malas Melanda

ilustrasi membaca buku
ilustrasi membaca buku (pexels.com/Đan)
Intinya sih...
  • Membaca akan terasa lebih ringan jika diperlakukan sebagai proses bertahap, bukan target sekali jalan.
  • Strategi fleksibel seperti lompat bab, membaca sedikit-sedikit, atau ganti buku membantu menjaga motivasi.
  • Menamatkan buku lebih penting daripada membaca sempurna, termasuk berani melewati bagian yang membosankan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Buku sering dianggap sesuatu hal berat padahal bisa jadi teman yang membantu siapa pun menata waktu atau mengisi jeda tanpa rasa tertekan. Banyak orang merasa membaca menuntut fokus panjang sehingga langkah pertama saja terasa melelahkan padahal rasa keberatan itu kerap muncul karena cara memandang yang keliru terhadap proses membaca itu sendiri.

Membuka halaman tidak berarti harus menyelesaikan ratusan lembar dalam satu tarikan napas melainkan cukup menerima bahwa perjalanan membaca bergerak setahap demi setahap sesuai kenyamanan. Berikut lima cara praktis yang dapat membuat proses menamatkan buku terasa lebih mudah bagi pembaca yang sering kehilangan semangat.

1. Mulai dari bab tengah lalu mundur ke halaman awal

ilustrasi membaca buku
ilustrasi membaca buku (pexels.com/cottonbro studio)

Tidak semua buku dirancang untuk dinikmati berurutan sehingga memotong bab bisa menjadi jalan pintas paling menarik. Masuk dari bab tengah membuatmu langsung bertemu ide dan konflik inti tanpa menunggu banyak pengantar yang terkadang terlalu padat. Begitu menemukan bagian menarik kamu otomatis terdorong mencari konteks dan kembali menelusuri awal cerita.

Metode ini cocok untuk pembaca yang selalu menyerah di awal karena halaman pembuka umumnya berisi latar pengenalan yang lumayan panjang. Saat bagian tengah terasa asyik lalu membuat kamu tergerak membaca karena ingin tahu, bukan karena merasa wajib menamatkan. Buku esai, biografi tematik, atau novel yang melompat dari satu sudut ke sudut lain biasanya paling ramah dicoba dengan cara ini.

2. Perlakukan buku seperti menonton serial

ilustrasi membaca buku
ilustrasi membaca buku (pexels.com/Cats Coming)

Buku sering terasa berat karena dibayangkan seperti lari marathon padahal kamu bisa memperlakukannya seperti menonton beberapa episode serial dalam seminggu. Buka satu bab atau satu bagian besar, serap isinya, tutup dan lanjut lain waktu. Cara ini mengurangi tekanan mental dan membuat kamu sadar bahwa progres tidak harus terlihat. Bahkan hanya membaca lima halaman pun sudah sangat baik.

Baca sedikit, tutup, lakukan hal lain, lalu kembali lagi ketika ingin lanjut. Lama-lama kamu akan sadar kemajuanmu signifikan tanpa perlu memeriksa kamu telah membaca sampai halaman berapa. Kalau satu bab terasa seperti tiga bagian, pecah menjadi A-B-C, bukan langsung membaca satu bab panjang yang bikin lelah.

3. Pakai sistem dua buku sekaligus

ilustrasi membaca buku
ilustrasi membaca buku (pexels.com/Ánh Đặng)

Satu judul kadang terlalu berat untuk dibaca dan tak jarang membuat pembaca berhenti di minggu pertama. Sesekali coba pilih dua buku, satu buku yang ringan untuk malam santai, satu buku yang sedikit menantang. Ketika salah satunya melelahkan, pindah ke buku kedua.

Kuncinya bukan seberapa cepat kamu menyelesaikan dua judul sekaligus, tetapi menjaga agar kegiatan membaca tidak mati pelan-pelan. Trik ini bisa berhasil apabila kamu mau mencoba pelan-pelan. Pada akhirnya halaman dari kedua buku akan terkikis sedikit demi sedikit hingga tanpa sadar dua-duanya habis daripada memaksa satu judul yang bikin jenuh sejak bab awal.

4. Baca nyaring untuk mengikat fokus

ilustraso membaca buku
ilustraso membaca buku (pexels.com/Yazid N)

Membaca dengan suara atau minimal menggerakkan bibir bisa bantu pikiran tidak kabur ke mana-mana. Teknik sederhana ini sangat efektif untuk bagian buku yang padat informasi, teori, atau deskripsi panjang yang biasanya bikin mata ngantuk. Ketika suara dan teks bekerja bersama, kamu menahan diri untuk tidak menatap kosong halaman buku dan tiba-tiba melompati satu halaman tanpa tahu apa pun.

Kadang kamu juga akan menemukan detail menarik atau humor tersembunyi yang tidak terasa saat membaca tanpa suara. Kamu yang belum terbiasa membaca justru sering kaget mengetahui betapa banyak halaman yang bisa kamu lewati hanya dengan membaca seperti ini. Ambil jeda saat suara terasa melelahkan lalu lanjutkan saat kamu bersemangat kembali.

5. Lewati bagian membosankan tanpa rasa bersalah

ilustrasi membaca buku
ilustrasi membaca buku (pexels.com/Yaroslav Shuraev)

Tidak semua halaman buku diciptakan setara. Beberapa bab tak jarang penuh pengulangan, beberapa penjelasan hanya variasi dari poin sebelumnya. Bahkan ada juga paragraf panjang yang seolah tidak menambah informasi apa pun. Melompati bagian tersebut adalah strategi. Fokus pada ide utama jauh lebih penting daripada memaksa membaca keseluruhan tapi akhirnya berhenti di tengah jalan.

Semakin sering kamu melakukan ini, semakin tajam insting kamu dalam membedakan bagian penting dari bagian yang bisa dilewati. Banyak pembaca melakukan praktik sama meski jarang mengakuinya. Dengan meninggalkan halaman yang menguras motivasi membaca, kamu menyelamatkan energi untuk menyelesaikan bagian yang benar-benar penting. Baru kalau kamu punya waktu dan mulai gemar membaca kamu bisa mengulang bagian yang terlewat.

Membaca tidak pernah dimaksudkan menjadi kebiasaan berat yang menuntut konsistensi secara sempurna. Kamu bisa masuk dari tengah buku, gonta-ganti judul sampai melewatkan bagian membosankan selama kamu tetap bergerak maju. Dari lima trik ini, kira-kira yang pertama akan kamu coba yang mana?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Life

See More

5 Perbedaan Cara Pandang Finansial yang Perlu Dibahas sebelum Menikah

10 Jan 2026, 22:42 WIBLife