Comscore Tracker

5 Pergolakan Emosi yang Wajar Dirasakan saat Jadi Ibu Baru

Kamu tidak salah, kamu tidak cela, kamu sedang berproses

Memiliki seorang anak memanglah sebuah anugerah tak ternilai dari Tuhan. Namun, pada perjalanannya gak semua orang, khususnya perempuan bisa merasakan aura kebahagiaan saat dirinya resmi menjadi seorang ibu. Banyak perempuan yang merasa terkejut saat dirinya harus mengemban peran baru dan tanggung jawab yang lumayan menguras energi maupun mentalnya.

Bukan hal yang harus kamu khawatirkan berlebihan, sebenarnya memang ada beberapa hal kurang nyaman yang wajar kamu rasakan saat dirimu berubah status menjadi seorang ibu, lho.

Pergolakan emosi itu sama sekali gak menandakan kamu gagal menjadi ibu yang baik, kok. Agar kamu gak down menjalani peran barumu, simak baik-baik penjelasan ini, Moms!

1. Kamu sering merasa stres

5 Pergolakan Emosi yang Wajar Dirasakan saat Jadi Ibu Baruilustrasi perempuan mengeluh (pexels.com/Liza Summer)

Merasa stres karena harus menjalani peran baru adalah hal yang sangat wajar. Gak semua memiliki kemampuan adaptasi yang baik, bukan? Untuk menerima keadaan, tentu setiap manusia memiliki rentang waktunya sendiri-sendiri. Terlebih sebelum menjadi ibu dan hamil anak pertama, perempuan harus harus lebih dulu menghadapi peningkatan berat badan, mual, hingga suasana hati yang gak stabil selama berbulan-bulan.

Mungkin beberapa perempuan bisa menerima perubahan tersebut dengan cepat dan bisa menikmatinya. Tetapi, banyak juga perempuan di luar sana justru merasa kehilangan dirinya sendiri saat hamil dan melahirkan. Sebuah hal yang harus dipahami orang sekitar, perempuan yang baru menjadi seorang ibu pasti perlu merombak ulang kehidupannya.

Jadi, mereka memerlukan dukungan dan motivasi dari orang-orang terdekat untuk membuat mereka jauh lebih tenang dan nyaman.

2. Kamu kurang semangat menjalani hari

5 Pergolakan Emosi yang Wajar Dirasakan saat Jadi Ibu Baruilustrasi perempuan malas-malasan (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Gak bisa dimungkiri, begadang setiap hari, gak bisa jalan bebas seperti dulu lagi, kerap kali membuat para ibu baru merasa gak semangat menjalani hari. Terlebih jika sebelum menikah dan punya anak mereka memang terkesan senang jalan-jalan dan menikmati banyak waktu di luar rumah. Jika sudah seperti itu, gak heran jika ada beberapa ibu baru yang gak bisa benar-benar menikmati peran yang diembannya sekarang.

Bukan gak merasakan kebahagiaan, hanya saja setelah punya anak mungkin beberapa ibu baru merasakan banyak hal yang hilang dalam dirinya. Banyak waktu me time hingga hangout bareng teman yang terpaksa dipangkas demi mendampingi sang anak tetap nyaman di rumah.

Mungkin bagi beberapa terasa gampang, tapi untuk beberapa orang hal ini terasa mengguncang mental. Gapapa, kok, penyesuaian memang gak selalu mudah. Lagipula ketidakbebasanmu ini hanya berlangsung sebentar, anakmu hanya meminjam waktumu sebentar.

3. Kamu iri melihat teman-temanmu masih bisa jalan-jalan dengan bebas

5 Pergolakan Emosi yang Wajar Dirasakan saat Jadi Ibu Baruperempuan sedang videocall (pexels.com/RODNAE Productions)

Saat kamu baru menjadi seorang ibu, ada baiknya kamu lebih banyak menghabiskan waktu untuk mempelajari ilmu parenting atau melakukan hobi positif yang bisa kamu lakukan dari rumah.

Jangan justru kamu isi dengan melihat unggahan media sosial teman-temanmu. Mengapa demikian? Rasa iri gak akan datang jika kamu gak tahu apa-apa, kan? Kamu gak tahu temanmu sedang pergi berlibur, kamu juga gak bakal tahu cerita bahagia lain yang berpotensi membuat hatimu berniat untuk membandingkan nasib.

Gak sepenuhnya buruk, merasa iri dengan manusia lain bisa jadi tanda bahwa kamu adalah manusia yang berperasaan dan hal tersebut sangatlah wajar. Dengan catatan, rasa iri itu gak menetap dalam jangka waktu yang panjang dan mengganggu pikiranmu setiap hari.

Menjadi ibu baru memang berat, tetapi kamu harus percaya bahwa Tuhan gak pernah salah dalam menganugerahimu sesuatu. Jika kamu dipercaya menjadi ibu, itu tandanya kamu memang mampu. Kamu itu perempuan kuat, kamu hebat!

Baca Juga: 5 Rutinitas Sebelum Tidur yang Bisa Eratkan Hubungan Anak dan Orangtua

4. Kamu merasa terkurung dengan rutinitas yang menjemukan

5 Pergolakan Emosi yang Wajar Dirasakan saat Jadi Ibu Baruilustrasi ibu dan anak (pexels.com/Keira Burton)

Gak sedikit ibu baru yang merasa jenuh, lelah, terkurung hingga sulit bergerak setelah kehadiran sang buah hati ke dunia. Dunianya berubah menjadi sebatas rumah dan sosok mungil yang dilahirkannya. Segala hal hanya tentang anak, semua hal berhenti di keluarga.

Wajar rasanya jika hal tersebut membuat para perempuan yang baru saja menjadi seorang ibu kemudian merasa jenuh dengan rutinitas hariannya.  Nah, jika kamu sudah merasakan hal seperti di atas, coba tarik nafas sebentar, lihat wajah mungil anakmu.

Lihat seberapa besar anugerah yang diberikan Tuhan kepadamu. Kamu gak terkurung, kamu hanya diminta Tuhan menandang dunia dari perspektif yang berbeda.

5. Kamu bahkan kerap menangis karena merasa sangat lelah

5 Pergolakan Emosi yang Wajar Dirasakan saat Jadi Ibu Baruwanita melamun (pexels.com/RODNAE Productions)

Menjadi ibu baru, kesibukan baru, rutinitas baru, ritme tidur yang baru, tentu mampu membuat mentalmu sangat terganggu. Gangguan itu yang kemudian membuatmu merasa sangat lelah dan ingin menyerah. Harus kamu terima, nyatanya perasaan kurang nyaman demikian lumrah dirasakan setiap kamu menjalani peran-peran yang sebelumnya belum pernah kamu emban.

Menangislah sebentar jika kamu merasa air matamu gak tertahankan lagi. Terlebih saat menjadi ibu baru tentu segala sesuatunya harus belajar benar-benar dari nol, bukan? Jangan biarkan pergolakan emosi tersebut menguasaimu berhari-hari bahkan berbulan-bulan. Jangan lupa seorang ibu yang tertekan bisa membuat produksi ASI jadi menurun. Ingat anakmu, Moms, mereka memerlukan senyumanmu!

Sudah bisa membedakan, kan, mana saja pergolakan emosi yang wajar kamu rasakan usai mengemban peran sebagai ibu baru? Namun, jangan lupa bahwa segala hal yang wajar bisa saja berubah menjadi gak wajar jika kamu mengalaminya dalam kurun waktu yang lama.

Jika kamu merasa kurang nyaman terus-terusan, jangan minder untuk bercerita ke orang terdekat atau mendatangi profesional, ya. Ingatlah bahwa kamu berhak menjadi ibu yang bahagia, semangat Moms!

Baca Juga: 7 Ucapan Dapat Menghancurkan Mental Anak, Orangtua Wajib Hindari!

Yulia Nor Annisa Photo Verified Writer Yulia Nor Annisa

Tulislah agar tidak melupa | Banjarmasin, South Borneo

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Debby Utomo

Berita Terkini Lainnya