Menjalani hubungan dalam waktu lama membuat seseorang perlahan melihat sisi asli pasangannya, mulai dari kebiasaan kecil yang lucu sampai sifat yang kadang cukup melelahkan. Di titik itu, hubungan tidak lagi cuma soal rasa suka, tetapi juga tentang bagaimana menerima seseorang apa adanya tanpa terus menuntut perubahan. Karena itulah, ketulusan dan penerimaan jadi hal penting agar hubungan tetap terasa nyaman dijalani.
Dalam MBTI, ada beberapa tipe yang dikenal punya empati besar dan hati yang cukup luas dalam memahami orang lain. Mereka tidak mudah pergi hanya karena menemukan kekurangan pada pasangan, sebab yang mereka lihat bukan sekadar sisi buruknya saja. Penasaran siapa aja mereka? Ini lima MBTI yang menerima segala kekurangan pasangannya dan memilih bertahan dengan tulus.
