Setiap hubungan pasti pernah mengalami perbedaan pendapat. Konflik merupakan bagian yang wajar karena setiap orang memiliki cara berpikir, kebutuhan, dan sudut pandang yang berbeda. Yang membedakan bukan ada atau tidaknya konflik, melainkan bagaimana setiap orang menyikapinya.
Sebagian orang memilih membicarakan masalah secara terbuka, sementara yang lain cenderung menghindari konflik karena takut memicu pertengkaran atau membuat hubungan menjadi renggang. Padahal, kalau terus dilakukan, kebiasaan memendam perasaan dapat membuat unek-unek menumpuk dan memengaruhi kualitas hubungan dalam jangka panjang. Kalau kamu sering memilih diam demi menjaga suasana tetap tenang, bisa jadi ini merupakan tanda bahwa kamu cenderung menghindari konflik. Berikut lima tandanya.
