Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
9 Cara Mendukung Pasangan yang Punya Mental Illness, Terus Dampingi!
ilustrasi memeluk pasangan (pexels.com/Alex Green)

Menjalin hubungan dengan orang yang memiliki gangguan psikologis memang bukan hal yang mudah. Terkadang, perubahan sifat dan mood-nya bisa membuat kita bingung. Namun, jika kamu bersungguh-sungguh ingin menikah dengannya, kamu harus bisa menerima pasanganmu dengan segala kekurangannya.

Jika kamu memiliki pasangan dengan masalah kejiwaan, jangan langsung ditinggalkan. Coba terapkan sederet tips ini agar hubungan kalian semakin harmonis. Awalnya memang sulit, tapi lama-lama kamu akan terbiasa, kok!

1. Dengarkan segala cerita dan keluh kesahnya. Terkadang, dia tak perlu nasihat dan saran, tapi hanya butuh didengarkan

ilustrasi bercerita (pexels.com/Ketut Subiyanto)

2. Dampingi dan semangati dia saat konsultasi ke psikolog. Jangan malu, pergi ke psikolog bukan hal tabu

ilustrasi konsultasi psikolog (pexels.com/cottonbro)

3. Selalu tanyakan bagaimana kabarnya hari ini. Apakah dia baik-baik saja? atau sedang mengalami hari yang buruk?

ilustrasi pasangan suportif (pexels.com/Timur Weber)

4. Jangan jadikan gangguan mentalnya sebagai alasan untuk tak beraktivitas. Sesekali, ajak dia untuk melakukan kegiatan favoritnya

ilustrasi traveling (pexels.com/Yaroslav Shuraev)

5. Jangan menghakimi apalagi menganggap remeh kondisi kesehatan mentalnya. Ini adalah hal yang paling dia takutkan

ilustrasi bertengkar (pexels.com/Ketut Subiyanto)

6. Cari tahu dan pelajari tentang kondisi mentalnya. Tunjukkan bahwa kamu benar-benar peduli dan ingin mengerti lebih dalam tentangnya

ilustrasi membaca (pexels.com/cottonbro)

7. Terkadang, dia butuh waktu sediri agar bisa lebih tenang. Berilah dia kebebasan dan ruang ketika memerlukannya

ilustrasi menyendiri (pexels.com/Timur Weber)

8. Mengertilah resikonya, terkadang pasangan dengan gangguan mental cukup sulit dihadapi karena perubahan sifat dan mood

ilustrasi pasangan bertengkar (pexels.com/Alex Green)

9. Jangan lupakan dirimu sendiri. Sebesar apa pun rasa sayangmu padanya, jangan lupa juga untuk menjaga kesehatan mentalmu

ilustrasi tersenyum (pexels.com/Miguel Arcanjo Saddi)

Memiliki pasangan dengan penyakit mental bukanlah hal yang mudah. Ada banyak rintangan dan perbedaan yang akan kalian hadapi. Namun, hubungan ini tetap bisa berjalan harmonis jika kalian saling melengkapi. Mulai sekarang belajar untuk lebih pengertian, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team