Friendship breakup atau putusnya tali persahabatan, seringkali terbaikan dan dianggap bukan hal yang penting. Padahal, rasa sakitnya bisa jauh lebih buruk dari putus cinta. Inilah beberapa alasan mengapa friendship breakup menyakitkan.
Teman tiba-tiba menghilang dan tak pernah lagi balas chat atau telepon. Kondisi ini sering disebut friendship breakup dan bagi sebagian orang, rasanya lebih menyakitkan dibanding putus cinta.
Hilangnya teman secara mendadak, memang wajar mematahkan hati. Karena umumnya sebuah pertemanan dibentuk dalam jangka waktu yang lama. Penelitian yang terbit di Journal of Social and Personal Relationships menyebutkan bahwa pertemanan terbentuk setelah seseorang menghabiskan waktu lebih dari 200 jam bersama.
Selain berkaitan dengan waktu, berikut ini beberapa alasan yang membuat friendship breakup lebih menyakitkan daripada putus cinta.
