Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Apa Itu Love Scamming? Catat Ciri-cirinya!
ilustrasi konflik pasangan (pexels.com/Gustavo Fring)
  • Love scamming adalah penipuan daring di mana pelaku memalsukan identitas untuk membangun hubungan romantis demi memperoleh uang atau keuntungan pribadi.
  • Ciri-cirinya meliputi foto profil terlalu sempurna, bahasa kaku, menolak panggilan video, cepat menyatakan cinta, serta sering meminta bantuan finansial.
  • Untuk melindungi diri, hindari berbagi data pribadi, verifikasi identitas lawan bicara, waspadai permintaan uang, dan segera laporkan jika menjadi korban.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Di era digital seperti sekarang, mencari pasangan atau menjalin hubungan melalui media sosial dan aplikasi kencan online sudah menjadi hal lumrah. Meski begitu, kemudahan itu juga disertai berbagai ancaman yang wajib diwaspadai. Salah satunya adalah love scamming.

Kondisi ini tentunya bisa membahayakan satu individu. Lantas, apa sebenarnya love scamming dan bagaimana ciri-cirinya? Simak penjelasannya berikut ini!

1. Apa itu love scamming?

ilustrasi chatting di dating apps (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Menurut situs Diskominfo Lamongan, love scamming adalah jenis penipuan daring ketika pelaku memalsukan identitas dan membangun hubungan romantis/emosional dengan korban. Tentunya, tujuannya untuk memeras uang atau keuntungan lainnya.

Pelaku biasanya melangsungkan aksinya dari jarak jauh. Pelaku juga sering kali menggunakan foto menarik yang bisa menggugah simpati atau rasa kagum, kemudian rasa tertarik, bahkan cinta muncul pada korban.

2. Ciri-ciri profil love scammer yang harus diwaspadai

ilustrasi perempuan main dating apps (pexels.com/Julio Lopez)

Diskominfo juga membagikan beberapa ciri-ciri yang biasanya dimiliki oleh pelaku love scamming. Jika kamu aktif menggunakan dating apps, maka wajib waspadai pada ciri-ciri ini!

  • Profil dengan foto-foto yang terlalu sempurna (melingkupi profesi dan gaya hidup)

  • Bahasa Indonesia yang terlalu kaku (biasanya digunakan oleh pelaku dari luar negeri)

  • Kerap menolak panggilan video atau suara, terlalu sering mencari alasan (bahkan ketika hubungan sudah terjalin cukup lama)

  • Terlalu cepat mengungkapkan cinta dan komitmen

  • Selalu memiliki masalah yang mendesak dan meminta bantuan finansial

  • Memaksa untuk mengirimkan uang

3. Tips melindungi diri dari love scamming

ilustrasi lihat ponsel, distraksi (pexels.com/Anna Tarazevich)

Untuk melindungi diri dari love scamming, hindari membagikan informasi pribadi seperti alamat, nomor rekening, atau data keuangan kepada orang yang baru dikenal secara online. Pastikan juga untuk memverifikasi identitas mereka. Misalnya, melalui panggilan video atau reverse image search pada foto profil yang digunakan.

Selain itu, waspadai cerita yang terlalu dramatis. Terutama jika berujung pada permintaan uang. Jangan pernah mengirimkan uang kepada seseorang yang belum pernah ditemui secara langsung. Jika merasa curiga, diskusikan dengan orang terdekat dan segera laporkan ke pihak berwajib atau platform terkait apabila menjadi korban.

Itu dia penjelasan mengenai love scamming yang perlu diwaspadai di era digital ini. Tetap berhati-hati, ya!

Editorial Team

Related Article