Ilustrasi yap trapping (pexels.com/Edmond Dantè)
Jika terjebak pada situasi yap trapping, jangan panik. Ada beberapa cara untuk mengalihkan pembicaraan tanpa bersikap kasar. Cobalah cara berikut ini.
Beranikan diri untuk mengalihkan/memotong pembicaraan
Meskipun mungkin terasa menegangkan berada di pihak penerima atau pendengar, bangunlah keberanian untuk mengalihkan/memotong pembicaraan dan mengubah keadaan.
"Langsung 'jump in' saat mereka menarik napas dan mengarahkan pembicaraan. Coba katakan, 'Itu sangat menarik! Itu mengingatkanku pada…'", kata Emma Hathorn, pakar hubungan di Seeking, mengutip The Knot.
Gunakan pertanyaan untuk mengalihkan
Cobalah mengatakan sesuatu seperti, "Ceritanya seru, ya! Terus, apa yang ingin kamu ketahui tentangku?" Mengalihkan pembicaraan bukanlah hal yang buruk, itu bisa menjadi bagian normal dari percakapan.
Bersikaplah to-the-point
Jika gerakan halus lainnya tidak berhasil, jangan takut untuk bersikap to-the-point. Hathron menyarankan untuk mengatakan sesuatu seperti, "Aku merasa belum punya kesempatan untuk berbagi banyak hal. Aku juga cukup gugup, tetapi aku juga ingin menjawab pertanyaan yang ingin kamu ketahui tentang aku."
Namun, apabila kamu sudah mencoba berbagai cara tetapi mereka terus berbicara tanpa menghiraukanmu dan bahkan mengabaikan kejujuranmu, itu mungkin merupakan tanda bahwa mereka lebih tertarik mendengar suaranya sendiri daripada benar-benar terhubung dengan seseorang.