Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Cara Mengatasi Perasaan Tak Berguna karena Pasanganmu Mandiri

6 Cara Mengatasi Perasaan Tak Berguna karena Pasanganmu Mandiri
ilustrasi pasangan (pexels.com/Ruslan Alekso)
Intinya Sih
  • Artikel membahas perasaan tidak berguna yang muncul ketika memiliki pasangan super mandiri, terutama pada pria yang merasa kurang dibutuhkan dalam hubungan.
  • Ditekankan pentingnya komunikasi terbuka, tindakan nyata tanpa banyak tawaran, serta sikap tegas namun tetap menghargai kemandirian pasangan agar hubungan tetap harmonis.
  • Solusi utama adalah menikmati sisi positif dari kemandirian pasangan dan fokus mengisi ruang emosional di mana kehadiran diri tetap berarti bagi hubungan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Menurutmu, punya pasangan yang terlalu mandiri itu anugerah atau siksaan? Perempuan biasanya tidak mengeluhkan suaminya yang sangat mandiri. Malah kemandirian pria menjadi daya tarik yang amat besar bagi lawan jenis.

Kemandirian pria membuat pasangannya merasa lebih aman dan gak capek. Umumnya, perempuan tidak tahan kalau berpasangan dengan pria kolokan yang bersikap seperti anak yang minta dimanjakan oleh ibunya. Lain halnya dengan pria.

Pendapat pria tentang karakter perempuan yang diidamkan berbeda-beda. Ada pria yang menyukai perempuan manja serta bergantung padanya. Ada pria yang lebih condong ke perempuan mandiri, tapi jangan sampai kelewatan. Jika perempuan terlalu independen, pasangannya bisa merasa gak berguna. Bagaimana cara mengatasi perasaan tak berguna karena pasanganmu mandiri supaya hubungan tetap terjaga?

1. Lihat dari sisi positif saat kamu gak ada di sisinya

pasangan
ilustrasi pasangan (pexels.com/Febry Arya)

Jika kamu seorang pria dan memiliki pasangan super mandiri, hindari terus berperang dengan egomu. Dirimu ingin sekali lebih dianggap dalam hidupmu agar ia bisa bersikap lebih bergantung padamu. Keinginan itu tidak salah.

Akan tetapi, mengubah karakter mandiri pasangan juga bukan hal mudah. Solusi pertama, cobalah untuk lebih melihat keuntungan kamu berpasangan dengannya. Misalnya, kalian sudah punya anak dan dirimu kerap bertugas ke luar kota.

Bayangkan apabila istrimu tidak semandiri itu. Anak sakit dan perlu dibawa ke dokter pun, ia berkeras menunggumu pulang agar dapat menemani ke dokter. Dia menyetir sendiri atau memanggil taksi pun tidak mau. Istri yang mandiri memastikan segala sesuatu tetap berjalan seperti seharusnya ketika kamu gak di rumah.

2. Tidak usah ditawari, langsung saja lakukan sesuatu untuknya

pasangan
ilustrasi pasangan (pexels.com/Dody Ahmad)

Orang yang mandiri baik pria maupun perempuan mempunyai kecenderungan yang sama. Yaitu, tidak suka menerima tawaran bantuan dalam hal apa pun. Justru makin ia ditawari pertolongan makin menolak.

Dia merasa harus menunjukkan bahwa dirinya mampu mengurus sesuatu sendiri. Oleh sebab itu, gak usah berlama-lama kamu menawarinya bantuan. Lihat saja apa yang sepertinya dibutuhkan olehnya, kemudian kerjakan.

Contoh, mobil istrimu terlihat kotor. Jangan bertanya apakah dia ingin kamu mencucikan mobilnya? Ia pasti akan menjawab tidak usah. Selagi istrimu melakukan hal-hal lain di dalam, segera saja bawa mobilnya ke tempat cuci mobil atau cuci mobil di halaman. Sesimpel itu.

3. Katakan kamu ingin dan akan bahagia sekali bila dia minta tolong

pasangan
ilustrasi pasangan (pexels.com/Vitaly Gariev)

Komunikasi adalah kunci dalam setiap hubungan. Pasangan harus tahu apa yang diinginkan olehmu. Begitu pula sebaliknya. Termasuk soal karakternya yang terlalu mandiri dan mulai membuatmu kurang nyaman.

Ketika istri sedang santai, bicara saja dengan apa adanya. Bahwa kamu menginginkan ia sesekali memintamu tolong. Malah lebih sering dia minta bantuan, dirimu bakal tambah gembira.

Yakinkan pasangan bahwa permintaannya tidak akan membuatmu merasa direpotkan. Justru itu yang bikin kamu bahagia karena tanda dibutuhkan olehnya. Selama dirimu mengatakannya dengan tulus, apalagi terbukti gak pernah kesal ketika dimintai tolong, istri belajar menaruh kepercayaan yang lebih besar padamu.

4. Lebih tegas larang dia terlalu mandiri selama ada kamu

pasangan
ilustrasi pasangan (pexels.com/Ron Lach)

Jika komunikasi halus seperti dalam poin sebelumnya tidak juga mengubah istrimu menjadi lebih mau minta tolong atau dibantu, bukan lantas perlu disikapi dengan kemarahan. Kamu cuma mesti lebih tegas dalam menyampaikan keinginan. Katakan bahwa dia boleh sangat mandiri ketika dirimu gak ada di sisinya.

Kemandiriannya di saat-saat seperti itu akan sangat melegakanmu yang sedang berada di tempat yang jauh. Akan tetapi, selama dirimu ada di dekatnya, mintalah pasangan untuk mengandalkanmu saja. Contoh, ketika kamu tidak di rumah, silakan istri bepergian sendiri kalau ada keperluan di malam hari.

Namun, jika dirimu sedang di rumah, maka kamu yang akan mengantar atau menjemputnya begitu hari gelap. Sepakati dengan pasangan tentang apa saja tindakan terlalu mandiri yang tidak diinginkan olehmu dilakukannya lagi selama ada kamu. Dirimu tak melarangnya untuk mandiri. Ia cuma perlu tahu kapan situasinya tepat atau tidak untuk semandiri itu.

5. Bersikap santai dan nikmati kemandiriannya yang menguntungkanmu

pasangan
ilustrasi pasangan (pexels.com/Ivan S)

Masalah yang umum terjadi ialah makin mandiri seseorang biasanya juga makin keras kepala. Artinya, boleh jadi kamu akan kesulitan meminta istri lebih manja padamu. Kalau cara-cara sebelumnya gagal, daripada kalian berantem mending dibawa santai saja.

Perasaan tidak berguna sebagai suami dapat dikesampingkan terlebih dulu. Nikmati efek dari kemandirian pasangan yang sebetulnya menguntungkanmu. Misal, istri tidak mau diantar jemput meski kamu bisa.

Dia lebih suka membawa kendaraan sendiri. Dengan begini, dirimu dapat langsung pulang setiap hari. Kamu punya lebih banyak waktu untuk beristirahat di rumah atau mengerjakan tugas domestik sebelum istri sampai.

6. Fokus mengisi titik-titik yang pasti pasangan memerlukanmu

pasangan
ilustrasi pasangan (pexels.com/Vitaly Gariev)

Salah besar kalau kemandirian istri diartikan sebagai dirinya sama sekali tidak membutuhkanmu. Bila kamu gak diperlukan dalam hidupnya, dia tak akan mau menikah denganmu. Bahkan meski cuma buat mencari status.

Dengan hubungan kalian sejauh ini, maknanya, semandiri apa pun ia tetap membutuhkanmu. Dia pasti mendambakan kasih sayangmu. Hanya saja bentuk dan frekuensinya tidak sama dengan ekspresi cinta yang diinginkan perempuan lain.

Perempuan lain mungkin butuh dicintai dengan cara diantar jemput setiap hari. Sampai pintu mobil saja dibukakan atau sendok diambilkan saat akan makan. Sementara istrimu membutuhkanmu dalam beberapa hal yang tak tergantikan oleh siapa pun.

Misal, dia senang sekali punya teman bicara sepertimu, ingin dipeluk setiap tidur, dan tentunya berhubungan intim yang gak bakal dilakukannya dengan orang lain. Fokus saja mengisi celah-celah itu. Gak usah memaksakan kehadiranmu secara terus-menerus.

Bahaya terbesar dari memiliki pasangan super mandiri adalah ketika kamu menganggapnya sebagai ancaman terhadap posisimu dalam hidupnya. Jangan terlalu mencemaskan itu. Dirimu tetap menduduki nomor pertama, bahkan satu-satunya di hatinya. Dia cuma gak bisa bermanja-manja seperti orang lain. Sama sekali tak berarti ia tidak mencintaimu. Cara mengatasi perasaan tak berguna karena pasanganmu mandiri setidaknya bisa kamu coba untuk lakukan, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo

Related Articles

See More