Luka batin sering jadi salah satu alasan kandasnya suatu hubungan. Ironisnya, luka batin acap kali tidak datang dari hubungan yang sekarang, melainkan dari masa lalu yang belum benar-benar selesai. Ini bisa dari keluarga, pengalaman ditinggalkan, atau hubungan sebelumnya yang meninggalkan bekas. Masalahnya, luka ini jarang hilang sendiri.
Dalam hubungan, luka batin yang tidak dikelola sering kali muncul dalam bentuk yang tidak kita sadari. Kita jadi mudah tersinggung, defensif, galak, curiga berlebihan, selalu cemburu, atau menarik diri tanpa alasan jelas. Ini bukan karena pasangan salah, melainkan karena ada bagian dalam diri yang masih belum pulih. Agar hubunganmu tidak sampai rusak, yuk, kita pelajari cara mengelola luka batin!
