Malam itu, kamu duduk di samping pasangan yang sejak tadi lebih banyak diam. Biasanya, ia selalu punya cerita tentang pekerjaannya, hal-hal kecil yang terjadi hari ini, atau sekadar keluhan receh yang membuat kalian tertawa bersama. Namun, belakangan ini jawabannya hanya sebatas “gak apa-apa” atau “aku cuma capek”. Kamu tahu ada sesuatu yang sedang mengganggu pikirannya, tetapi setiap kali mencoba bertanya, ia justru semakin menutup diri.
Di satu sisi, kamu ingin menjadi tempat ternyaman untuknya bercerita. Namun, di sisi lain, kamu mulai bingung harus berbuat apa agar ia mau terbuka tanpa merasa tertekan. Apakah kamu harus terus bertanya, memberinya ruang sendiri, atau berpura-pura gak menyadari perubahan sikapnya? Kalau pasanganmu juga cenderung memendam masalah saat sedang terpuruk, ada beberapa cara yang bisa kamu coba untuk mendampinginya tanpa membuatnya merasa semakin terbebani!
