Comscore Tracker

Gak Perlu Berlama-lama Sedih, Ini 6 Cara Sehat Menghadapi Penolakan

Yuk segera move on 

Penolakan merupakan salah satu fase kehidupan yang tak dapat dihindari. Meski kamu sudah menyiapkan mental untuk menerima hasil buruk, seringkali hatimu tetap merasa terluka kala penolakan terpapar di depan mata—entah dalam hal percintaan, karier, atau pendidikan.

Cara kita menghadapi penolakan dapat merefleksikan karakter kita sebenarnya. Meski terasa begitu berat, sulit, bahkan sempat menurunkan rasa percaya dirimu, tetap ada cara sehat yang bisa kita lakukan untuk menghadapi semua itu. Berikut enam cara yang bisa kamu praktikan saat menghadapi penolakan.

1. Menghormati dan menghargai keputusan mereka 

Gak Perlu Berlama-lama Sedih, Ini 6 Cara Sehat Menghadapi PenolakanPexels.com/Gabby K

Kadang kala saat seseorang ditolak, sebagian dirinya seolah merasa tak terima hingga membuatmu mencoba untuk meyakinkan—bahkan memaksa—orang tersebut untuk mau mempertimbangkan ulang keputusannya. Contoh sederhana, saat mengajak doi kencan. Penolakan pertama memang menyakitkan, tapi hendaklah kamu bersikap dewasa dan menghormati keputusan lawan bicaramu.

Tak perlu memaksa mereka untuk berubah pikiran. Karena kalaupun mereka memberimu kesempatan, kamu akan terjebak dalam lingkungan dengan orang-orang yang sebenarnya tidak menginginkanmu di sana. Hubungan ini bila dibiarkan dapat memimpin pada arah toksik dan tentunya merampas seluruh kebahagiaanmu.

2. Izinkan dirimu untuk meluapkan emosi

Gak Perlu Berlama-lama Sedih, Ini 6 Cara Sehat Menghadapi Penolakanfreepik.com/jcomp

Semua orang memiliki tingkat ketahanan emosional yang berbeda-beda. Menangis dan bersedih saat ditolak adalah hal yang lumrah. Tidak ada salahnya untuk mengekspresikan emosi dan kesedihan itu. Sebaliknya, bila kamu selalu memendam seluruh perasaan negatif tersebut dapat memberi dampak buruk pada kesehatan fisik maupun mental.

3. Habiskan waktu dengan orang-orang yang kamu sayang 

Gak Perlu Berlama-lama Sedih, Ini 6 Cara Sehat Menghadapi PenolakanPexels.com/Artem Podrez

Entah itu keluarga, teman, atau orang lain yang kamu percayai, namun meluangkan waktu dengan orang terdekat dapat meningkatkan kepercayaan dirimu lagi. Saat kamu mengalami rasa sakit akibat penolakan, kamu butuh seseorang yang bisa mengingatkanmu bahwa kamu tetap berharga, terlepas dari penolakan itu.

Dengan bercerita pada orang-orang terdekat juga akan memberimu wawasan dan motivasi untuk menjadi lebih baik lagi.

Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Penolakan Justru Bikin Kamu Lebih Tangguh

4. Luangkan waktu untuk me time

Gak Perlu Berlama-lama Sedih, Ini 6 Cara Sehat Menghadapi PenolakanPexels.com/Rahul Sah

Jangan sampai penolakan itu mengembangkan perasaan benci pada dirimu sendiri. Kamu layak untuk mendapat kebahagiaan, terlepas dari penilaian mereka. Lakukan hal-hal yang kamu sukai, seperti menulis, membaca buku, atau mungkin hal sederhana seperti berjalan-jalan di taman sembari menikmati sunset.

Meluangkan waktu me time dengan melakukan aktivitas yang kamu suka dapat mengalihkan dirimu dari rasa sakit setelah mengalami penolakan itu. Ini juga akan membuka pandangan dan perspektifmu lebih luas, membuatmu kembali sadar bahwa kamu pun memiliki value yang tinggi meski harus melewati masa penolakan.

5. Refleksi diri lebih baik dan fokus pada self-improvement

Gak Perlu Berlama-lama Sedih, Ini 6 Cara Sehat Menghadapi Penolakanpexels.com/Ivan Samkov

Setelah kamu bisa menerima penolakan itu, hendaklah kamu bisa merefleksikan diri lebih baik lagi. Cari letak kesalahan dan kekuranganmu, kemudian lakukan sesuatu untuk menanggulangi kekurangan itu. Self-improvement selain dapat meningkatkan kemampuanmu ke level yang lebih tinggi, juga dapat membuatmu tampak lebih menarik di depan orang lain.

Jadikan penolakan ini pelajaran sekaligus motivasi agar kamu bisa melakukan yang lebih baik lagi.

6. Lihat peristiwa ini sebagai suatu proses dalam hidupmu 

Gak Perlu Berlama-lama Sedih, Ini 6 Cara Sehat Menghadapi PenolakanPexels.com/Engin Akyurt

Di samping rasa sakit, sedih, dan malu yang kamu rasakan sekarang, cobalah untuk mengambil sisi positif dari penolakan tersebut. Mungkin memang kamu belum siap untuk kesempatan besar itu, mungkin memang orang itu bukan yang terbaik untukmu. Apa pun alasannya, ingatlah selalu ada sisi baik di balik peristiwa yang pahit.

Jangan langsung pasrah dan menganggap hidup tak adil. Terkadang apa yang kita inginkan memang tak selalu dipenuhi. Namun ketahuilah, ini adalah segelintir proses untuk membuatmu bertumbuh semakin dewasa. Jangan biarkan satu kegagalan ini mendefinisikan masa depanmu kelak.

Walau berat dan menyakitkan, ingatlah bahwa ini adalah proses yang kamu harus lewati untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Jadi, belajar untuk mengendalikan diri di tengah situasi berat seperti ini adalah hal yang penting. Setuju?

Baca Juga: Kamu Lebih Baik Mundur jika Gebetanmu Memberi Tanda 5 Penolakan Ini 

Caroline Graciela Harmanto Photo Verified Writer Caroline Graciela Harmanto

Cinta menulis sedari duduk di bangku SD, masih terus belajar agar dapat menerbitkan konten yang berguna bagi masyarakat.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Merry Wulan

Berita Terkini Lainnya