Sering Diputusin Duluan? Mungkin 5 Hal Berikut Perlu Kamu Perbaiki

Memang putus dalam sebuah hubungan pacaran adalah hal yang wajar. Ketika kedua belah pihak sudah tidak lagi merasa cocok, perpisahan menjadi jalan terbaik yang bisa mereka pilih. Namun jika sudah berkali-kali kamu diputusin secara sepihak, bisa jadi ada yang salah dengan dirimu.
Karena gak mungkin kejadian serupa bisa terulang berkali-kali, bahkan ketika kamu mencoba menjalin hubungan baru lagi. Jangan berkecil hati dulu, bisa saja ini disebabkan karena kamu kerap melakukan sikap, yang tanpa sadar justru merugikan dirimu sendiri dan pasangan. Nah, biar gak kembali diputusin duluan sama pacar, coba deh hindari lima sikap di bawah ini.
1. Kurang selektif dalam memilih pasangan

Mungkin selama ini kamu gak punya kriteria pasti untuk calon pacarmu. Asalkan wajahnya rupawan dan sikapnya baik kepadamu, rasanya sudah cukup masuk kualifikasi dan bisa dijadikan kekasih. Padahal, belum tentu yang terlihat menarik itu memang sungguh baik dan cocok sama kamu.
Alhasil setelah jalan beberapa minggu, dia mulai merasa kalian gak cocok dan pada akhirnya memilih meninggalkanmu begitu saja.
2. Hatimu terlalu mudah didapatkan

Selain gak memiliki kriteria pasti, kamu juga sangat mudah mengumbar cinta. Tak butuh waktu lama untuk bisa mendapatkan perhatian sekaligus hatimu. Bahkan mereka gak perlu melakukan usaha lebih. Kamu sangat mudah didapatkan, dan tanpa sadar itu membuat pacarmu lekas bosan, lho.
Ibaratnya, sesuatu yang diperolah dengan kerja keras tentu akan mempunyai nilai lebih berharga, ketimbang yang didapatkan dengan cara mudah. Setuju gak?
3. Kamu kerap kali menaruh curiga pada pasangan

Saat sedang menjalani masa pacaran, kamu sering kali menaruh rasa curiga pada pasangan. Dia gak ada kabar sehari saja, kamu sudah menuduhnya macam-macam. Padahal belum tentu apa yang kamu pikirkan sesuai dengan kenyataan. Siapa sih yang tahan kalau dicurigai terus menerus?
4. Mengekang pacar dan jatuhnya jadi posesif

Berlanjut dari poin sebelumnya, selain kerap kali curiga sama pacar, kamu juga sering mengekang kebebasannya. Tiap kali akan keluar rumah, dia harus memberi kabar padamu dulu. Termasuk ke mana dia akan pergi dan sama siapa. Memang awalnya pacarmu akan merasa senang, karena diperhatikan. Tapi kalau sudah keterlaluan, yang ada kamu sama saja bersikap posesif ke dia. Tentunya itu bakal membuatnya gak nyaman dan memilih putus darimu.
5. Atau sebaliknya, dalam hubungan kamu cenderung pasif

Jika kamu merasa gak pernah jadi pacar yang posesif, bisa jadi yang terjadi justru sebaliknya. Dalam menjalani hubungan asmara, bisa dikatakan kamu sebagai orang yang pasif. Kamu terlalu nurut sama pacar, dan jarang sekali berpendapat. Bahkan saat ditanya tentang masa depan hubungan kalian, kamu susah memberikan jawaban. Sementara, kekasihmu butuh kepastian mau dibawa ke mana hubungan kalian ini.
Berkali-kali diputusin duluan, bisa membuat mentalmu down sekaligus kesal. Tapi sebelum menyalahkan para mantan, gak ada salahnya kamu koreksi diri sendiri dulu. Caranya dengan memperbaiki kelima sikap kurang baik tadi. Sehingga di hubungan yang berikutnya kamu bisa menjalaninya dengan lebih baik dan langgeng hingga ke jenjang yang lebih serius.