Comscore Tracker

Tidak Perlu Buru-buru, 7 Hal ini Wajib Kamu Pahami Sebelum Menikah

Bukan cuma tentang hidup bersama

Menikah bagi sebagian besar orang merupakan momen sakral dalam hidup. Sebagian juga merasa bahwa pernikahan merupakan satu langkah pertama untuk sebuah kehidupan happily ever after. Hingga akhirnya, kita lupa apa yang menunggu di depan sana. Cinta terkadang membuat kita menutup mata dan terburu-buru mengambil keputusan. Padahal, pernikahan bukan semata menyoal cinta atau aku dan dia.

Banyak yang perlu kamu ketahui sebelum melenggang lebih jauh. Dengan mengetahui hal-hal tersebut, kamu  bisa membuatmu lebih siap menghadapi konsekuensi. Berikut tujuh hal yang perlu kamu pahami sebelum sah membangun rumah tangga.

1. Kehidupan pernikahanmu akan melewati tiga tahapan

Tidak Perlu Buru-buru, 7 Hal ini Wajib Kamu Pahami Sebelum Menikahfreepik.com/prostooleh

Pertama kali menikah, perasaanmu kepada pasangan begitu nyata. Kamu dan pasangan saling mencintai hingga kemana pun maunya berdua, atau bermesraan di manapun berada. Namun sayangnya cinta yang demikian itu tidak akan berlangsung selamanya. Perasaanmu dan pasangan akan mengalami perubahan melalui tiga tahapan.  

Menurut Jeffrey Larson, tiga tahapan dalam pernikahan yang akan kamu lewati nanti yaitu: Romantic Love, Distraksi dan Kekecewaan, dan Penyesuaian.

  • Tahap romantic love atau disebut juga masa honeymoon adalah tahap penuh kebahagiaan di mana masalah-masalah yang ada pada pasangan belum terlalu terlihat.
  • Tahap selanjutnya, adalah mulai munculnya kesadaran mengenai berbagai kekurangan dan permasalahan. Kekecewaan kepada pasangan mulai tampak, dan konflik-konflik kecil mulai muncul hingga merasa tidak puas.
  • Setelah itu kamu akan menghadapi tahap selanjutnya, yaitu melakukan penyesuaian. Penyesuaian ini terdiri dari tiga pilihan, yaitu perpisahan, tetap bertahan tanpa harapan akan membaik, atau bertahan dengan berjuang memperbaiki hubungan dan menyelesaikan masalah.

2. Sebelum lebih jauh, pahami dulu dirimu sendiri

Tidak Perlu Buru-buru, 7 Hal ini Wajib Kamu Pahami Sebelum Menikahunsplash.com/@chiro

Memahami diri sendiri sangat penting untuk kamu mengetahui apa yang kamu inginkan dan butuhkan. Lihat ke dalam hatimu, karakter seperti apakah yang hidup  dalam diri, hal-hal apa yang sebenarnya kamu sukai dan tidak sukai? Nilai apa yang kamu yakini selama ini?  Untuk mengetahui hal ini kamu bisa melihat lagi ke belakang, ke masa kecilmu. Biasanya kamu akan merasa terganggu atau marah pada hal-hal yang bertentangan dengan nilai yang kamu yakini.

Jika kamu memahami diri sendiri, maka kamu akan bisa menjawab apakah pasangan yang kamu pilih tepat untuk membersamaimu seumur hidup. Ciri-cirinya, mereka  mempunyai nilai yang kurang lebih sama denganmu. Untuk mengetahunya, jangan ragu untuk membagikan nilai yang kamu yakini. Dengan demikian, setidaknya jika ada permasalahan terjadi ke depannya, kalian bisa berkompromi untuk menyelesaikannya.

3. Pernikahanmu nggak cuma prosesi satu hari, tapi tentang kehidupan seumur hidup

Tidak Perlu Buru-buru, 7 Hal ini Wajib Kamu Pahami Sebelum Menikahfreepik.com/prostooleh

Tidak seperti dalam novel-novel romantis atau dongeng bertema Cinderella yang diakhiri dengan monolog happily ever after bersamaan adegan pernikahan, upacara pernikahan yang sesungguhnya hanyalah sebuah gerbang. Persiapanmu menghadapi pernikahan jangan sampai melupakan inti dari pernikahan itu sendiri.

Kehidupan pasca pernikahan membutuhkan modal yang lebih besar dan matang, jangan sampai hanya demi pesta pernikahan yang mewah, kamu kehabisan bekal untuk  membangun rumah tangga. Upacara pernikahanmu tidak lantas mengubah kehidupanmu 180 derajat.

Bedanya, sekarang kamu mempunyai partner tetap untuk melanjutkan kehidupan dan mimpi bersama. Rencanakan kehidupan seperti apa yang kalian impikan agar rumah tangga bisa lebih punya gairah saat melangkah bersama.

Baca Juga: 7 Panduan Memilih Cincin Pertunangan & Pernikahan, Teliti Sebelum Beli

4. Pasanganmu bukan malaikat, dia mempunyai kekurangan

Tidak Perlu Buru-buru, 7 Hal ini Wajib Kamu Pahami Sebelum Menikahfreepik.com/senivpetro

Jika pasanganmu memang manusia, bersiap-siaplah. Saat kamu dan pasangan sama-sama jatuh cinta, kekurangan pasangan umumnya tidak terlihat, atau tidak menjadi masalah besar. Seiring berjalannya waktu keburukan-keburukan, sikap dan kebiasaannya akan kamu kenali, secantik atau setampan apapun pasanganmu.  

Saat pertama kali menikah kamu harus menyadari dan siap dengan hal tersebut. Kekuranganmu pun pada akhirnya akan terlihat oleh pasangan, jadi jangan khawatir, karena kalian dalam posisi yang sama. Komunikasikan hal-hal tersebut dan jangan menjadikannya masalah yang terlalu besar. Bukankah pernikahan adalah tentang menerima kelebihan dan kekurangan?

5. Jangan berharap terlalu tinggi pada pasangan

Tidak Perlu Buru-buru, 7 Hal ini Wajib Kamu Pahami Sebelum Menikahunsplash.com/napr0tiv

Harapan yang terlalu tinggi pada akhirnya akan menydutkanmu pada kekecewaan. Fantasimu pasangan yang senantiasa romantis, selalu perhatian, dapat membaca perasaanmu sebaiknya kamu enyahkan. Harapan yang terlalu tinggi juga akan membuatmu selalu bergantung.

Maka, jika pasangan yang kamu harapkan tidak bisa sepenuhnya memenuhi keinginanmu itu, mungkin akan lebih mudah untuk kemudian membencinya secara spihak. Tempatkan ekspektasi sesuai dengan porsinya. Jangan berlebihan dan jangan juga terlalu sedikit. Dengan demikian, perasaanmu dan pasangan lebih bisa terjaga, bahkan menemukan kejutan-kejutan yang menyenangkan.

Dengan demikian interaksimu dengan pasangan tentunya akan lebih manusiawi, karena adanya pemahaman dari kedua belah pihak.

6. Ubah dirimu terlebih dahulu sebelum mengubah pasangan

Tidak Perlu Buru-buru, 7 Hal ini Wajib Kamu Pahami Sebelum Menikahfreepik.com/senivpetro

Berharap pasangan bisa berubah menjadi lebih baik karena pengaruh darimu setelah menikah? Pertama pikirkan dulu, siapkah kamu mengubah diri menjadi berbeda? Dalam berbagai kasus pertikaian dalam rumah tangga, tidak jarang pasangan saling menyalahkan. Masing-masing terlalu fokus dengan kesalahan yang dilakukan pasangan. Sebaliknya, tidak ada orang yang bisa berubah hanya karena orang lain menginginkannya.

Seseorang bisa berubah hanya ketika orang tersebutlah yang menginginkannya. Sebab diri masing-masinglah yang mempunyai kendali atas sikap dan perilaku yang diperbuat. Alih-alih memojokkan hingga memaksa pasangan untuk berubah, pengaruh dari perubahan sikap lebih besar dirasakan. Menurut Douglass Abbot dari Brigham Young University, prinsip pernikahan yang bahagia adalah Mengubah kebiasaan, mengubah sikap, dan mengubah hati atau perasaan.

7. Kualitas hubungan dengan pasangan ditentukan oleh empat hal

Tidak Perlu Buru-buru, 7 Hal ini Wajib Kamu Pahami Sebelum Menikahfreepik.com/rawpixel.com

Menajaga pernikahan adalah sebuah seni yang bisa diciptakan ber sama dengan empat elemen penting, yaitu: keterikatan, keintiman, kendali dan pembagian otoritas, dan kesepakatan. Keterikatan bisa ditunjukkan dari bagaimana suatu pasangan menghabiskan waktu bersama untuk menciptakan suatu kedekatan emosi.

Keintiman merupakan  sebuah warna yang diramu dari kasih sayang, hubungan seksual, keterbukaan dan kerentanan, serta keterikatan satu sama lain. kendali dan pembagian otoritas dilukiskan dalam seberapa besar porsi seorang pasangan mengambil kendali atas suatu keputusan.

Ketidaksesuaian porsi ini menyebabkan salah satu pihak merasa tidak puas. Selanjutnya elemen kesepakatan bisa dibentuk melalui pemikiran yang sama, menerima perbedaan, atau dengan penyelesaian masalah. Hal itu nantinya mampu diperlihatkan melalui kesepakatan-kesepakatan penting yang dibuat bersama.

Baca Juga: 7 Gombalan saat Pacaran yang Bakal Berubah Kalau Sudah Menikah

Hanifah Nd Photo Verified Writer Hanifah Nd

In the journey of finding Y

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya