Jangan Lakukan 6 Hal Ini Terkait Hubungan Asmara Orang Lain

Salah satu topik yang paling sering dibicarakan dengan teman atau saudara sebaya adalah hubungan asmara. Makin dekat hubunganmu dengan seseorang, topik ini makin terasa wajib diangkat saban bertemu. Kalau sudah membicarakannya, kalian bisa tahan berjam-jam.
Sekalipun terasa seru, jangan lupa buat tetap menjaga perkataanmu. Kalau gak, nanti lawan bicara menjadi tidak nyaman. Enam hal ini mestinya gak terlontar dari bibirmu.
1. Membicarakan mantan seseorang di depan pasangan barunya

Buat apa sih membahas mantan seseorang di depan pasangannya yang sekarang? Mantan itu gak ada hubungannya dengan kisah cinta mereka. Walaupun kamu sangat tahu tentang masa lalu seseorang, jangan iseng mengungkitnya.
Pasangan barunya akan amat tidak nyaman mendengar ceritamu. Dia bisa cemburu lalu bertengkar dengan pasangannya gara-gara perkataanmu tentang mantannya. Biarlah masa lalu menjadi urusan masing-masing orang.
2. Memprediksi hubungan mereka

Meski prediksimu atas hubungan asmara seseorang terdengar positif, akibatnya belum tentu demikian. Ramalan yang baik kadang justru menjadi beban baginya. Jika kelak hubungannya dengan pasangan tidak bahagia, ada ketakutan yang berlebihan akan perpisahan. Padahal, kualitas hubungan telah sangat rendah.
Bertahan terus sama artinya dengan menghancurkan diri. Namun, seseorang terlalu takut merusak ekspektasi orang-orang di sekitarnya yang mengira hubungan mereka bakal langgeng.
3. Mengejar-ngejar mereka agar segera menikah

Sebagai teman atau saudara kandung, sikap begini sering dianggap wajar. Bahkan dinilai sebagai bentuk dukunganmu terhadap sepasang kekasih. Alasannya, mereka sudah cukup lama berpacaran dan sepertinya amat cocok.
Namun, ingat bahwa keadaan asli dari hubungan itu hanya mereka yang tahu. Bahkan bila mereka memang merasa cocok, barangkali ada hal-hal lain yang membuat mereka belum siap menikah. Seperti pekerjaan yang belum mapan atau restu keluarga belum sepenuhnya diperoleh.
4. Menakut-nakuti tentang hubungan menantu dengan mertua

Seandainya pun kamu merasakan sendiri pengalaman yang kurang menyenangkan dengan mertuamu, jangan menakut-nakuti. Hubungan yang harmonis antara menantu dengan mertua juga banyak. Hanya saja kisah yang kerap dibicarakan adalah yang negatif.
Jangan sampai kamu bikin seseorang sudah antipati duluan dengan calon mertuanya. Bila pun dia menanyakan pengalamanmu berinteraksi dengan mertua, jawablah secara bijaksana. Kamu boleh menceritakan apa yang dirasakan, tetapi tenangkan dia karena tidak semua hubungan menantu dengan mertua seperti itu.
5. Membandingkannya dengan hubungan asmaramu

Hubungan cinta antar pasangan gak bisa dibanding-bandingkan. Baik kamu maupun temanmu berpasangan dengan orang yang berbeda. Ada empat karakter yang berlainan di antara kalian dengan pasangan masing-masing.
Cepat atau lambat obrolan akan memanas dan saling singgung kalau kamu membandingkan hubungan asmaranya dengan hubungan asmaramu. Hubungan itu mestinya cukup dijalani oleh masing-masing pasangan. Suka dan dukanya biar menjadi catatan pribadi.
6. Menyebarkan rumor keretakan hubungan mereka

Dari mana pun kamu mendengar kabar itu, gak usah ikut menyebarkannya. Bahkan bila itu merupakan hasil pengamatanmu secara langsung atas hubungan asmara sepasang kekasih atau pasangan suami istri, simpan saja untuk diri sendiri.
Kalaupun rumor itu akhirnya terbukti, pandanglah sebatas takdir mereka. Sebab berbahaya sekali jika kamu menyebarkan rumor keretakan hubungan seseorang dengan pasangannya. Kehidupan mereka yang sesungguhnya baik-baik saja pun dapat berujung perpisahan akibat rumor tersebut.
Jalinan cinta orang lain bukan untuk konsumsi publik. Sikap diammu lebih baik agar tidak mengusik kehidupan pribadi seseorang dengan pasangannya. Walaupun kalian akrab, kamu tetap harus menjaga perkataan terkait hubungan asmaranya.