Comscore Tracker

Menurut Ahli, Ini 7 Tanda Kamu Belum Siap 'Berteman' dengan Mantan

Tips buat mantan dari ahlinya

Setelah putus, kamu mungkin tergoda mencoba berteman dengan sang mantan. Kamu masih peduli dengan orang ini, yang pernah mengisi hari-hari kamu. Mungkin sebagian teman-teman kamu tampak bijak dengan memberi saran bahwa berteman dengan mantan adalah sikap dewasa. Tetapi mencoba menjalin pertemanan sebelum kamu benar-benar siap bisa lebih berbahaya daripada saat putus itu sendiri.

Bahkan jika kamu dan mantan punya agenda untuk ‘tetap berteman’ setelah putus (tidak semua mantan pasangan seperti ini), kalian tidak bisa serta-merta langsung menjadi “teman”. Menurut Susan J. Elliott, penulis buku Getting Past Your Breakup, umumnya disarankan menunggu setidaknya enam bulan sebelum berpikir untuk berteman, meskipun jeda waktu dapat bervariasi tergantung pada pasangan, keseriusan hubungan sebelumnya dan bagaimana hubungan itu berakhir.

"Kamu perlu waktu untuk saling menjauh dan kamu perlu waktu beradaptasi kembali sebagai seorang single," kata Elliott. Kamu butuh waktu dan tempat untuk ‘galau’ sejenak atas berakhirnya hubungan. Bahkan setelah ‘perpisahan paling baik-baik’, semua orang butuh waktu untuk menyelesaikan dan berdamai dengan perasaan campur aduk setelah putus.

Beberapa orang mungkin tetap berteman dengan barisan para mantan mereka, dan merasa hebat karena hal ini. Tapi, jika kamu tidak tertarik berteman dengan mantan kamu untuk sekarang atau selamanya, itu juga tidak jadi masalah. Dalam beberapa kasus, terutama jika hubungan dengan mantan penuh kekerasan atau toxic relationship, berusaha menjadi teman bisa merusak bahkan berbahaya.

Bagaimana mengetahui kalau kamu sudah mampu “temenan aja” dengan mantan?

Berikut para terapis memberi tanda-tanda bahwa kamu masih harus menunda dulu berteman dengan mantan setelah putus.

1. Kamu masih merasa tersakiti atau marah. Kamu masih bergumul dengan perasaan yang belum selesai

Menurut Ahli, Ini 7 Tanda Kamu Belum Siap 'Berteman' dengan Mantanunsplash.com/Soroush Karimi

Move on setelah putus cinta tidak terjadi sekejap dalam sehari. Kamu perlu memberi waktu untuk dirimu sendiri menangisi akhir kisah hubungan ini. Biarkan dirimu merasakan kegalauan pasca putus dan semua emosinya; kesedihan, frustasi, penolakan, kebencian, atau gabungan semua emosi tadi - jangan menahannya. Kalau merasa ingin mendengarkan playlist galau, lakukanlah, luapkan emosi kamu. Jika kamu masih struggle mengatasi perasaan-perasaan ini, kamu mungkin belum siap berteman dengan mantan.

"Sangat wajar setelah putus cinta memiliki perasaan terluka, marah, atau emosi rumit lainnya," kata Kathleen Dahlen deVos, seorang psikoterapis di San Francisco. "Namun, perasaan ini tidak pantas untuk diselesaikan dengan mantanmu, karena hubungan itu sudah berakhir." Alih-alih, fokuskan usaha move on kamu untuk berdamai dengan perasaan belum terselesaikan yang mungkin masih mengganjal. “Cobalah mencari dukungan terapis atau teman yang tidak memihak dan terpercaya. Atau cobalah menggali kemampuan diri, seperti menulis jurnal pribadi untuk membantu melepaskan dan menjernihkan pikiran dan perasaan anda, ”saran deVos.

2. Kamu tidak bisa membahas soal mantanmu tanpa merasa galau

Menurut Ahli, Ini 7 Tanda Kamu Belum Siap 'Berteman' dengan Mantansbs.com.au

Jika kamu merasa sulit membahas segala hal tentang mantan tanpa bersusah payah menahan tangis atau mendadak bad mood, anggap itu sebagai tanda bahwa kamu belum siap berteman dengan mantan. Bagaimana kamu bisa berteman yang sehat, saat mendengar namanya disebut saja sudah bikin kamu kembali terpuruk.

"Mungkin anda menolak move on dari kesedihan dan perasaan yang tertinggal, atau mungkin anda masih terobsesi dengan mantan anda" kata Tina Tessina, seorang psikoterapis yang berbasis di California Selatan. Ketika kamu sudah selesai dengan semua luka dan kesedihan, kamu seharusnya bisa membahas hubungan pertemanan tanpa merasa kesal. Kamu harus tau apa yang bisa diambil sebagai pelajaran dari hubunganmu dengan mantan dan hal apa saja yang tidak berjalan lancar saat masih bersama mantan sebelum kamu siap menjadi temannya.

3. Saat terpikir mantan ngedate dengan orang lain, kamu merasa cemburu

Menurut Ahli, Ini 7 Tanda Kamu Belum Siap 'Berteman' dengan Mantanthefangirlverdict.com

Merupakan hal wajar saat teman saling curhat satu sama lain tentang apa yang terjadi dalam hidupnya, dan itu termasuk kehidupan cinta. Jika memikirkan mantan kamu kencan dengan orang lain membuat hati kamu bergolak karena cemburu, itu adalah masalah yang bisa menghalangi persahabatan sejati.

“Teman saling berbagi tentang kehidupan termasuk orang-orang yang mereka temui. Jika fakta mantanmu pergi kencan masih menyakitkan, maka masih terlalu dini untuk berteman,” kata Tessina. Sebagai tes kecil, coba deh bayangkan situasi ini sebentar. Kamu dan mantan duduk berdua di café dan kamu melihat ada notifikasi dari Tinder masuk di handphonenya lalu dia cerita kalau baru saja menemukan match yang sesuai tipenya. Bagaimana perasaan kamu di situasi itu? Cuek saja? Cemburu? Kesal?

“Karena persahabatan berarti mendukung satu sama lain dalam kesulitan dan gejolak hidup. Jika Anda tidak siap menerima bahwa beberapa perubahan kehidupan dari mantan Anda mungkin melibatkan orang lain, mungkin merupakan pilihan yang bijak untuk menunda mengajak mantan bertemu, ”kata deVos.

4. Kamu masih menghayal balikan sama mantan

Menurut Ahli, Ini 7 Tanda Kamu Belum Siap 'Berteman' dengan MantanInstagram/koreadispatch

Jujur tanyakan pada diri sendiri, “Mengapa kamu ingin berteman dengan mantan kamu?” Dalam hati kecilmu, apakah ada harapan supaya kamu bisa balikan lagi dengan mantan? Jika demikian, persahabatan mungkin bukan langkah yang tepat, setidaknya tidak sekarang. Ini dapat menggagalkan progress move on yang sudah susah payah kamu lakukan. "Hampir tidak mungkin untuk menjalani persahabatan yang sehat dengan motif tersembunyi dan menempatkan Anda pada risiko rasa sakit emosional lebih lanjut," kata Anna Poss, seorang terapis di Chicago. Luangkan waktu untuk memikirkan apa yang Anda tidak dapatkan selama menjalin hubungan pertemanan dengan mantan.

“Menjalin persahabatan dengan harapan bahwa, seiring berjalannya waktu, itu bisa berkembang menjadi sesuatu yang romantis lagi bukanlah pendekatan yang sehat untuk Anda atau mantan Anda”, kata deVos. "Anda berpikir, 'Jika kita mulai hang out lagi, dia akan menyesal mengakhiri hubungan ini’ atau 'Mungkin kita akan dapat menyalakan kembali api asmara yang sempat hilang,'" kata deVos.

Faktanya, harapan itu akhirnya bisa menjadi suatu kondisi yang menyakitkan bagi kedua belah pihak; kamu dan mantanmu. Kamu ‘menempatkan’ mantanmu untuk mengecewakanmu. Dan kamu menempatkan dirimu sendiri untuk dikecewakan, untuk marah bila harapan tidak sesuai dengan kenyataannya.

Baca Juga: Punya Pendirian Teguh, 5 Zodiak Ini Ogah Balikan Lagi dengan Mantan

5. Kamu merasa kesepian

Menurut Ahli, Ini 7 Tanda Kamu Belum Siap 'Berteman' dengan MantanPixabay.com/pexels

Jika kamu merasa kesepian setelah putus, kamu mungkin berteman dengan mantan hanya untuk tujuan dan kondisi tertentu; Yup! Menemani kamu saat kamu kesepian. Setelah hubungan berakhir, kamu jadi punya lebih banyak waktu kosong. Apalagi bila kamu dan mantan berada di lingkungan pertemanan yang sama atau bahkan keluarga kalian saling mengenal. Ketika kamu merasa kehilangan akan ‘kehadiran’ mantanmu itu, kamu jadi tergoda untuk mengisi kekosongan itu dengan menghubungi dia kembali memakai kedok “pertemanan.”

"Mungkin Anda tergoda untuk kembali ke rutinitas yang sudah biasa dilakukan dan meyakinkan diri sendiri bahwa Anda dan mantan 'hanya teman’," kata Zainab Delawalla, seorang psikolog klinis di Atlanta. "Meskipun ini dapat memberikan kenyamanan jangka pendek, tapi juga dapat mengarah pada hubungan pasang-surut, yang cenderung ditandai dengan lebih banyak masalah komunikasi, lebih banyak ketidakpastian, dan kurangnya kepuasan dalam jangka panjang."

Daripada kembali ke pelukan mantan, cobalah untuk kembali menekuni hobi lama, buat rencana hangout dengan para sahabat, atau terlibat menjadi volunteer di acara-acara sosial agar kamu tetap bersosialisasi dengan lingkungan sekitar dan mempunyai kesibukan positif.

6. Kamu masih kepo parah sama mantan, dari stalking social media sampai ke teman-temannya

Menurut Ahli, Ini 7 Tanda Kamu Belum Siap 'Berteman' dengan Mantanfashiongonerogue.com

Kamu masih rutin mengecek feed Instagram mantanmu hanya untuk kepoin dia sedang apa, ada dimana, dengan siapa. Ini adalah sinyal paling kuat kalau kamu belum siap berteman dengan mantan. Jika kamu masih mencari-cari informasi tentang mantan dari berbagai sumber media sosial maupun secara langsung; ‘Doi lagi jalan sama siapa ya malam minggu begini?’ atau ‘Sekarang dia lagi dekat sama siapa ya?’ Ini menjadi indikasi bahwa kamu masih mempunyai rasa yang tertinggal pada sang mantan kekasih. “Atau mungkin anda masih belum siap untuk secara langsung berhadapan dengan mantan dan belum menerima kalau mantanmu sudah move on”, kata deVos.

 

7. Kamu masih berharap mantan bisa menjadi seperti yang kamu inginkan saat masih bersama dulu

Menurut Ahli, Ini 7 Tanda Kamu Belum Siap 'Berteman' dengan Mantansoompi.com

Jika kamu masih tetap berteman dengan mantan hanya supaya kamu bisa tetap memantau perkembangan mantan, berharap mantan bisa secara ajaib berubah menjadi pasangan yang kamu impikan, It's a big No No. Terpaku dan berharap mantan akan merubah dirinya bukan cara yang sehat dan produktif dalam menggunakan waktumu. “Jika anda putus karena perbedaan personaliti yang mendasar atau tingkah laku buruk yang problematik seperti pemabuk berat atau tukang selingkuh, kemungkinan besar itu tidak akan berubah,” jelas Delawalla.

Terlebih lagi, hanya terpaku pada mantan dan segala masa lalu bersamanya bisa menjauhkan kamu dari bertemu pengganti dirinya yang jauh lebih baik. Seperti yang dikatakan oleh Delawalla, ”Menyimpan harapan kalian suatu hari bisa kembali bersama dengan tetap menjadi teman dan masuk di kehidupan satu sama lain akan mencuri kesempatan anda untuk menemukan pasangan yang benar-benar anda inginkan.”

Jadi, apakah kamu sudah siap just be a friend sama mantan? Atau mau hempas mantan dan move on saja? You decide, guys.

Baca Juga: Bahaya! 5 Jenis Mantan yang Gak Boleh Kamu Jadikan Teman

Kathrine Theo Photo Community Writer Kathrine Theo

Writing is all about sharing good things. A Sagittarius girl. An adventure lover. A passionate writer

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Siantita Novaya

Just For You