Dalam pertemanan, ada kalanya kamu menjadi tempat seseorang bercerita tentang masalah yang sedang temanmu hadapi. Topiknya bisa tentang konfliknya dengan pasangan, kesulitan di tempat kerja, masalah keluarga, sampai keputusan hidup yang membuatnya bingung. Sebagai teman, kamu mungkin ingin membantu sebisa mungkin, apalagi kalau melihat orang terdekat sedang kesulitan. Namun, tanpa disadari, keinginan untuk membantu tersebut kadang membuatmu merasa harus ikut menyelesaikan setiap masalah yang teman hadapi.
Padahal, menjadi teman yang baik bukan berarti harus selalu punya solusi untuk semua persoalan orang lain. Ada kalanya, seseorang hanya membutuhkan teman untuk mendengarkan cerita, bukan orang yang akan mengambil alih masalah tersebut. Kamu juga punya kehidupan, tanggung jawab, dan batas kemampuan yang perlu diperhatikan. Lantas, kenapa kamu tidak harus selalu menyelesaikan masalah teman?
