Comscore Tracker

5 Alasan Jangan Langsung Menilai Gebetan dari Kencan Pertama

Gak boleh terlalu terburu-buru, lho

Saat penantian telah usai. Setelah kenalan, chatting, atau bahkan video call, kamu dan dia akan segera bertemu melalui kencan pertama secara langsung. Pastinya senang sekali, dong? Kamu dan dia pasti menampilkan diri sebaik mungkin. 

Namun, ini adalah lima alasan jangan langsung menilai dia dari kencan pertama. Kira-kira kenapa sih? 

1. Kencan pertama pasti disiapkan sebaik mungkin 

5 Alasan Jangan Langsung Menilai Gebetan dari Kencan PertamaIlustrasi kencan romantis (pixabay.com/1475341)

Seperti yang sudah dikatakan, pada saat pertama kali kencan kamu dan dia pasti menyiapkan diri sebaik mungkin. Minimal masih jaga image. Sehingga karakter atau kepribadian aslinya belum keluar saat pertama kali bertemu. 

Kamu butuh bertemu berkali-kali saat memutuskan untuk menilai seperti apa calon pasanganmu ini. Jadi, jangan cepat menilai dia orang yang sempurna dulu. 

2. Orang yang naksir kamu pasti bersikap baik denganmu

5 Alasan Jangan Langsung Menilai Gebetan dari Kencan PertamaIlustrasi pasangan mesra (pixabay.com/lindsrw)

Normalnya sih saat kencan pertama kadar naksir dan sayang seseorang sedang tinggi-tingginya. Sehingga apa pun yang kamu lakukan tidak akan dinilai salah olehnya. Karena dia pasti bersikap baik sama kamu.

Nah dalam kondisi seperti ini, kamu tidak bisa langsung menilai dia. Karena pasti hampir tidak ada celah yang menunjukkan sikap dia yang sebenarnya. Jadi, waktu itu sangat penting dalam proses PDKT.

Baca Juga: 5 Tanda Gebetan Semakin Tertarik Padamu setelah Kencan Pertama

3. Seseorang cenderung menceritakan segala pencapaiannya saat pertama kali bertemu

5 Alasan Jangan Langsung Menilai Gebetan dari Kencan PertamaIlustrasi pasangan (pixabay.com/gracinistudios)

Untuk memikat calon pasangan pasti saat pertemuan pertama yang diceritakan adalah yang baik-baik. Seperti pencapaian dia, karier dia, dsb. Jarang sekali yang langsung membahas mantan, masa lalu, apalagi masalah keluarga. 

Sehingga di saat seperti ini kamu hanya bisa menilai sisi positif dia saja. Nah, untuk bisa seimbang, kamu juga perlu tau tentang sisi negatifnya. Tenang saja, seiring berjalannya waktu pasti ketahuan juga, kok.

4. Butuh waktu ekstra untuk bisa menilai seseorang 

5 Alasan Jangan Langsung Menilai Gebetan dari Kencan PertamaIlustrasi pasangan (pixabay.com/ostricaas)

Pertanyaannya kamu hanya sekadar ingin kenal atau ingin mengerti orang tersebut? Karena kadar kedalaman keduanya tentu berbeda. Kenal belum tentu bisa mengerti. Nah untuk itu beberapa ujian perlu kamu berikan.

Karakter seseorang bisa dilihat saat dia dibuat marah, interaksi bersama keluarga dan sikapnya pada orang yang lebih kecil. Untuk mengetes ini semua, tentunya perlu waktu, bukan? Makanya investasikan waktu lebih untuk mengenal dia dan bisa mengerti. 

5. Cinta perlu bahan penguji salah satunya adalah proses 

5 Alasan Jangan Langsung Menilai Gebetan dari Kencan PertamaIlustrasi fase hubungan (pixabay.com/Anita_Morgan)

Bisa dikatakan kencan pertama hanya sebuah proses kecil di mana kamu dan dia saling bertemu dan berkomunikasi secara langsung. Di sini dinamikanya pasti belum kelihatan. Proses adalah kombinasi dari rasa cinta dan juga masalah yang datang menerpa hubungan. 

Sehingga jika berhasil melewati ujian tersebut, barulah kamu bisa melihat orang seperti apa dia. Jadi, jangan terburu-buru, ya. 

Jangan bosan dengan yang namanya proses. Karena di sini kamu dan dia tentunya mengharapkan hubungan yang bertahan lama. Bukan hanya sekadar kencan, selesai dan say good bye. Jadi semangat, ya!

Baca Juga: 6 Ciri Gebetan Mulai Tertarik Padamu, Pendekatan Sukses!

Laurensius Aldiron Photo Verified Writer Laurensius Aldiron

Seorang pegawai kantoran pada umumnya, yang memilih menulis untuk mengeluarkan opini yang tak bisa disampaikan secara langsung..

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Merry Wulan

Berita Terkini Lainnya