Tinggal satu rumah dengan pasangan seharusnya membuat pasangan suami dan istri (pasutri) punya banyak kesempatan untuk menghabiskan waktu bersama. Bangun di rumah yang sama, makan bersama, tidur di kamar yang sama, sampai mengurus berbagai kebutuhan rumah tangga setiap hari. Namun, kenyataannya, kedekatan secara fisik tidak selalu berarti hubungan juga terasa dekat.
Ada pasangan yang setiap hari bertemu, tetapi hampir tidak pernah benar-benar mengobrol. Komunikasi hanya sebatas menanyakan kebutuhan rumah, pekerjaan, anak, atau hal-hal praktis lainnya. Lama-kelamaan, rumah memang tetap terasa ramai, tetapi hubungan justru terasa sepi. Sebenarnya, kenapa sampai ada pasutri tinggal serumah tetapi merasa berjarak?
