Pernah gak kamu merasa lelah sama hubungan yang isinya berantem terus, tapi pas mau putus rasanya kayak gak bisa hidup tanpa dia? Kamu selalu mencari pembenaran atas sikap kasarnya, padahal teman-temanmu sudah sering bilang kalau hubungan kalian itu gak sehat. Situasi membingungkan ini kerapi bikin kamu mempertanyakan kewarasan diri sendiri, terlebih saat kamu terjebak dalam siklus konflik dan baikan yang terus berulang tanpa ujung. Bisa jadi, yang kamu rasakan saat ini bukan lagi cinta yang tulus, melainkan tanda kamu terjebak trauma bonding dengan pasangan, lho.
Kalau kondisi ini terus kamu biarkan tanpa disadari, kesehatan mentalmu taruhannya dan kamu bisa kehilangan identitas diri. Kamu akan terus terjebak dalam lingkaran setan yang menguras energi, waktu, bahkan bisa berdampak buruk pada produktivitas harianmu, lho. Tanpa disadari, pelan-pelan, kamu mungkin bakal merasa terisolasi dari orang-orang terdekat yang sebenarnya peduli dan ingin menyelamatkanmu. Yuk, coba kenali tanda-tanda trauma bonding lebih dalam biar kamu bisa mengambil langkah tepat untuk menyembuhkan diri, ya.
