Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Tips Memilih Lipstik Sesuai Undertone, Kamu Sudah Tahu?

5 min read
6 Tips Memilih Lipstik Sesuai Undertone, Kamu Sudah Tahu?
ilustrasi seorang wanita memakai lipstik warna cerah (pexels.com/addy bronzzz)
  • Memahami undertone warm, cool, atau neutral membantu memilih lipstik yang lebih harmonis; pembuluh darah dan kecocokan perhiasan dapat menjadi petunjuk, tetapi uji langsung tetap dianjurkan.
  • Undertone warm cocok dengan peach, coral, terracotta, dan brick red; cool dapat memilih pink kebiruan, mauve, raspberry, atau berry; neutral fleksibel dengan rose nude hingga merah klasik.
  • Warna nude perlu disesuaikan dengan warna alami dan pigmentasi bibir. Cek lipstik pada pencahayaan alami serta pertimbangkan tekstur glossy atau matte sebelum membeli.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernah membeli lipstik karena warnanya terlihat cantik saat dipakai orang lain, tetapi justru terasa kurang cocok ketika diaplikasikan sendiri? Bisa jadi, perbedaan undertone kulit ikut memengaruhi tampilan warna lipstik di bibir. Selain warna kulit, undertone juga menjadi salah satu pertimbangan saat memilih produk makeup agar hasilnya terlihat lebih harmonis.

Kabar baiknya, kamu tidak perlu menghafal semua tren warna lipstik untuk menemukan shade yang cocok. Dengan memahami undertone kulit dan mengenali karakter warna, kamu bisa lebih mudah memilih lipstik untuk berbagai suasana, mulai dari makeup natural sehari-hari hingga tampilan bold untuk acara spesial. Lebih lengkapnya, mari simak enam tips memilih warna sesuai undertone kulit di bawah ini!

  1. 1. Kenali undertone kulit terlebih dahulu

    seorang wanita melihat wajah di cermin
    ilustrasi seorang wanita melihat wajah di cermin (pexels.com/Antoni Shkraba)

    Sebelum memilih warna lipstik, penting untuk mengetahui undertone kulitmu. Secara umum, undertone terbagi menjadi tiga kategori, yaitu warm, cool, dan neutral. Undertone warm cenderung memiliki nuansa kuning atau keemasan, undertone cool memiliki nuansa merah muda atau kebiruan, sedangkan neutral merupakan perpaduan keduanya.

    Salah satu cara sederhana untuk memperkirakannya adalah dengan memperhatikan warna pembuluh darah di pergelangan tangan serta melihat perhiasan yang terasa paling serasi saat dikenakan. Pembuluh darah yang tampak kehijauan atau perhiasan emas yang terlihat harmonis bisa menjadi petunjuk undertone warm, sedangkan warna kebiruan atau kecocokan dengan perhiasan perak bisa mengarah ke cool. Namun, cara ini tidak selalu akurat untuk semua orang. Karena itu, cobalah beberapa warna lipstik langsung pada bibir atau bandingkan di pencahayaan alami untuk menemukan warna yang paling sesuai.

  2. 2. Pilih warna peach dan coral untuk undertone

    memilih warna lipstik
    ilustrasi memilih warna lipstik (pexels.com/https://kaboompics.com/)

    Jika kulitmu memiliki undertone warm, warna lipstik dengan sentuhan oranye, peach, coral, atau cokelat hangat bisa menjadi pilihan menarik. Nuansa warna tersebut cenderung menyatu dengan rona keemasan pada kulit sehingga menciptakan tampilan yang segar dan natural.

    Untuk makeup sehari-hari, kamu bisa memilih nude peach atau coral lembut yang tidak terlalu mencolok. Sementara itu, terracotta dan brick red cocok untuk tampilan yang lebih tegas, misalnya saat menghadiri acara formal atau makan malam. Sesuaikan intensitas warnanya dengan gaya makeup yang diinginkan agar hasil akhirnya tetap terasa nyaman dan proporsional.

  3. 3. Andalkan warna pink dan berry untuk undertone cool

    memilih warna lipstik
    ilustrasi memilih warna lipstik (pexels.com/cottonbro studio)

    Pemilik undertone cool bisa mencoba lipstik dengan nuansa pink kebiruan, mauve, raspberry, hingga berry. Warna-warna ini dapat memberikan kesan segar sekaligus melengkapi rona kulit yang cenderung kemerahan atau kebiruan.

    Jika menyukai tampilan natural, dusty pink dan rose pink bisa menjadi pilihan untuk kuliah atau bekerja. Untuk tampilan yang lebih berani, kamu dapat mencoba lipstik merah dengan dasar kebiruan atau warna berry yang lebih intens. Jangan ragu bereksperimen dengan hasil akhir matte maupun satin karena tekstur lipstik juga memengaruhi kesan keseluruhan makeup.

  4. 4. Coba warna rose dan nude untuk undertone neutral

    memilih warna lipstik
    ilustrasi memilih warna lipstik (pexels.com/Vikky Trifonova)

    Undertone neutral biasanya cukup fleksibel dalam memilih warna lipstik karena dapat cocok dengan berbagai kelompok warna, baik hangat maupun dingin. Meski begitu, bukan berarti semua warna otomatis terlihat sama bagusnya. Warna alami bibir, tingkat kecerahan kulit, dan preferensi makeup tetap berpengaruh terhadap hasil akhir.

    Untuk pilihan yang aman, kamu bisa mencoba rose nude, pink kecokelatan, mauve, atau merah klasik. Warna-warna tersebut relatif mudah dipadukan dengan berbagai gaya makeup dan outfit. Jika ingin tampilan yang lebih segar, pilih warna dengan sedikit sentuhan pink atau peach. Sementara itu, warna cokelat kemerahan dapat memberikan kesan lebih dewasa dan elegan.

  5. 5. Sesuaikan warna nude dengan warna alami bibir

    memilih warna lipstik
    ilustrasi memilih warna lipstik (pexels.com/MART PRODUCTION)

    Lipstik nude menjadi salah satu pilihan favorit untuk makeup minimalis. Namun, memilih warna nude yang kurang tepat bisa membuat bibir terlihat pucat atau justru terlalu menyatu dengan warna kulit. Karena itu, jangan hanya mengandalkan label nude pada kemasan produk.

    Coba pilih warna nude yang masih memiliki sedikit perbedaan dari warna alami bibir, misalnya nude pink, peach beige, atau cokelat mawar. Jika bibirmu memiliki pigmentasi yang cukup gelap, warna nude dengan pigmentasi lebih pekat mungkin memberikan hasil yang lebih merata. Kamu juga bisa menggunakan lip liner dengan warna senada untuk mempertegas bentuk bibir tanpa membuat tampilannya terlihat berlebihan.

  6. 6. Pertimbangkan pencahayaan dan hasil akhir lipstik

    memilih warna lipstik
    ilustrasi memilih warna lipstik (pexels.com/Danik Prihodko)

    Warna lipstik dapat terlihat berbeda tergantung pada pencahayaan, tekstur produk, dan warna alami bibir. Shade yang terlihat lembut di dalam ruangan mungkin tampak lebih terang ketika terkena sinar matahari. Karena itu, jangan terburu-buru membeli lipstik hanya berdasarkan swatch di media sosial atau tampilan warna pada kemasan.

    Jika memungkinkan, coba aplikasikan lipstik langsung pada bibir dan perhatikan hasilnya di bawah pencahayaan alami. Pertimbangkan juga hasil akhir yang kamu sukai. Lipstik glossy biasanya memberikan kesan lebih segar, sedangkan matte cenderung menghasilkan tampilan yang lebih tegas. Dengan mempertimbangkan undertone, warna alami bibir, dan preferensi tekstur, kamu bisa menemukan shade yang sesuai untuk berbagai kebutuhan.

    Memilih warna lipstik sesuai undertone kulit bisa menjadi langkah sederhana untuk membuat makeup terlihat lebih harmonis. Undertone warm dapat bereksperimen dengan peach dan coral, undertone cool bisa mencoba pink atau berry, sedangkan undertone neutral memiliki banyak pilihan warna yang menarik.

    Meski begitu, panduan ini bukan aturan mutlak karena kenyamanan dan selera pribadi tetap menjadi hal utama. Jadi, sebelum mengikuti tren lipstik terbaru, luangkan waktu untuk mengenali undertone kulit dan mencoba beberapa shade. Dengan begitu, kamu bisa menemukan warna lipstik yang bukan hanya cocok di kulit, tetapi juga membuatmu lebih percaya diri saat memakainya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More