Ilustrasi kemeja oversized (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
Selain ukuran lebar, panjang pakaian juga penting diperhatikan. Kemeja oversized yang sangat panjang lalu dipadukan dengan bawahan yang juga longgar bisa membuat proporsi tubuh terlihat kurang seimbang. Karena itu, coba perhatikan titik akhir kemeja saat kamu berdiri dan bergerak.
Kalau kemejanya cukup panjang, kamu bisa memadukannya dengan bawahan yang lebih sederhana atau memasukkan sebagian kemeja. Sebaliknya, kemeja oversized yang panjangnya sedang bisa lebih mudah dipadukan dengan berbagai jenis bawahan. Intinya, jangan hanya memperhatikan ukuran pakaian, tetapi lihat juga bagaimana keseluruhan siluet terbentuk.
Kemeja oversized sebenarnya termasuk item yang cukup fleksibel untuk bereksperimen. Kamu bisa membuatnya terlihat santai, rapi, feminin, atau sedikit edgy hanya lewat perubahan bawahan dan cara memakai kemeja. Gak perlu mengikuti semua trik sekaligus karena satu atau dua penyesuaian saja sudah bisa membuat perbedaan.
Jadi, kalau kamu punya kemeja oversized yang selama ini cuma tersimpan di lemari, coba keluarkan lagi. Padukan dengan bawahan high waist, lakukan sedikit front tuck, gulung lengan, lalu tambahkan aksesoris yang sesuai. Siapa tahu, kemeja yang terlihat 'kebesaran' itu justru bisa menjadi salah satu item paling gampang di-styling di lemari kamu.