TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Perempuan Aktivis HAM Paling Berpengaruh di Indonesia

Wanita-wanita hebat dan pantang menyerah menegakan keadilan

Berbagai sumber

Perjuangan dalam menegakan hak asasi di Indonesia tidak terlepas dari usaha yang dilakukan oleh para aktivis yang setia dan gigih memperjuangkannya. Mereka dengan pantang menyerah, berani membela tanpa sedikit pun takut pada ancaman.

Di antara para aktivis yang giat memperjuangkan keadilan bagi para korban pelanggaran HAM tersebut, terdapat 5 aktivis perempuan yang telah memberikan pengaruh yang cukup besar, berikut ini tokoh-tokohnya.

1. Suciwati

Instagram/omahmunir

Namanya menjadi terkenal sejak kematian suaminya yang juga seorang aktivis HAM, bernama Munir. Wanita kelahiran Malang, 23 Maret 1968 ini terus memperjuangkan pelanggaran HAM atas terbunuhnya Munir yang hingga kini kasusnya masih digantung.

Sejak kematian Munir pada tahun 2004 lalu, Suciwati tak pernah menyerah sedikit pun untuk mendapatkan keadilan di mata hukum. Perjuangannya tersebut pun membuat publik menjulukinya sebagai wanita tangguh karena telah membuka mata dunia betapa pentingnya penegakan HAM di Indonesia.

2. Maria Catarina Sumarsih

Instagram/sumarsihmaria

Peristiwa tragedi Semanggi yang terjadi saat revolusi 1998, telah menyisakan banyak penderitaan bagi para keluarga korban yang gugur pada peristiwa tersebut. Saat peristiwa naas itu terjadi, salah seorang korban yang bernama Wawan ditemukan tewas ditembak peluru tajam. Ia adalah putra pertama dari Maria Catarina Sumarsih atau lebih dikenal dengan nama Sumarsih saja.

Sumarsih adalah sosok yang pantang menyerah dan sangat berani memperjuangkan hak asasi anaknya selama bertahun-tahun. Ia pernah disorot media saat melempar telur ke arah tempat duduk fraksi Militer yang hadir di persidangan pada tahun 2001 karena hasil persidangan kasus anaknya tersebut dianggap bukan pelanggaran HAM berat. Saat ini ia masih aktif melakukan aksi protes terhadap pelanggaran HAM di Indonesia dan mencetuskan aksi Kamisan.

Baca Juga: Kamu Perlu Tahu 5 Selebritis Ini Ternyata Menjadi Aktivis!

3. Veronica Koman

pressfrom.info

Veronica ialah salah satu aktivis HAM yang paling vokal membicarakan kasus pelanggaran HAM yang ada di Papua. Namanya pun disebut-sebut pada kasus kerusuhan Papua beberapa waktu lalu. Saat ini, ia masih ditetapkan sebagai buronan karena dituduh menghasut kerusuhan dikarenakan cuitannya di Twitter pada 18 Agustus 2019 lalu. Meski begitu, di luar kontroversial yang ada, perjuangannya memperjuangkan HAM di Papua menghantarkanya meraih penghargaan  dari organisasi Australia ACFID yang bernama  Sir Ronald Wilson Award.

4. Anis Hidayah

Instagram/anishiedayah

Memulai kiprah sebagai aktivis sejak duduk di bangku kuliah, Anis Hidayah dikenal sebagai sosok yang kritis dan juga pemberani. Ia bekerja keras melakukan perjuangannya untuk melindungi hak-hak para buruh migran yang tertindas khususnya para pekerja perempuan. Pada tahun 1998, ia bersama rekan-rekannya membentuk forum Solidaritas Perempuan Jawa Timur sebagai wadah advokasi untuk para mantan buruh migran.

Baca Juga: Aktivis Ini Suarakan Pentingnya Kesetaraan Bagi Wanita di Kantor dan Ranjang!

Verified Writer

Maya Andita

Trust me! I am not muggle || IG: @pengarang_maya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya