TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Komunitas Enterpreneurs of Modest Fashion, Wadah untuk Desainer Lokal

Untuk meningkatkan di pasar dalam dan luar negeri

Dok Markamarie

Penggiat bisnis modest fashion lokal semakin menunjukkan kiprah nyata di ruang publik. Jawa Barat menjadi salah satu daerah berpengaruh dalam perkembangan industri fashion di tanah air. Melalui komunitas Enterpreneurs of Modest Fashion di bawah naungan Markamarie, diharapkan bisa semakin memajukan industri modest fashion lokal.

1. Mengenal lebih dekat Komunitas Enterpreneurs of Modest Fashion

Dok. Markamarie

Enterpreneurs of Modest Fashion atau EOMF merupakan sebuah komunitas yang mempertemukan pengusaha sekaligus desainer yang bergerak di industri modest fashion, misalnya tekstil, manufaktur, aksesoris sampai penyedia layanan jasa kreatif.

Terdapat berbagai macam program edukasi guna memberikan ilmu baru bagi desainer lokal yang masih meraba industri fashion saat ini. Selain itu, EOMF juga menjadi gerbang bagi sejumlah desainer lokal untuk mengenal target sampai proses pemasarannya.

"Komunitas ini merupakan langkah sederhana yang kami lakukan untuk membekali sederet desainer lokal khususnya Jawa Barat. Markamarie akan berusaha membuka kesempatan seluas-luasnya agar para desainer bisa mendapatkan dan merasakan dampak positif usai tergabung dalam komunitas ini," kata Franka Soeria di Jakarta, (22/12).

2. Jawa Barat menjadi daerah yang memiliki potensi paling besar di industri fashion

Instagram/entrepreneursofmodestfashion

Bila kita perhatikan, ada begitu banyak fashion item dari tangan-tangan kreatif asal Jawa Barat. Mulai dari baju, celana, sepatu sampai aksesoris, semua diproduksi secara besar maupun rumahan.

Dalam Trunk Show Female Week di Cilandak, Jakarta Selatan, pekan lalu, deretan desainer turut meramaikan. Di antaranya adalah Rumah Oena, Gunardia's Boutique, Elsandi, Mela Technotic, Pyukanau, Els' Signature, CYA, Faz dan Niebel.

Baca Juga: Jawhara Busana Syari Bermotif Siap Merambah Pasar Modest Fashion Eropa

3. Anggota Komunitas EOMF juga dibekali wawasan baru tentang dunia fashion, termasuk cara menjalankan bisnisnya

Dok. Markamarie

Melihat peluang yang begitu besar terhadap pengrajin di Jawa Barat, Hanny Lovelly, Mien Adhi Moestafa, Hesty Widia dan Zuebarqa by Benz selaku pendiri Komunitas EOMF juga memberikan talkshow interaktif.

"Terciptanya Komunitas EOMF bukan sekadar meraih peruntungan di industri fashion, melainkan saling mempelajari gimana sih perkembangan modest fashion di masing-masing daerah yang ada di Indonesia. Sehingga kita bisa menggali lebih dalam potensi yang ada. Selain itu, desainer juga bisa meningkatkan kreatifitasnya dalam berkarya," tambah Franka.

4. Tren sustainable fashion di tahun 2020 menarik desainer EOMF untuk memberikan busana yang aman bagi semuanya, termasuk bumi

Instagram/entrepreneursofmodestfashion

Fashion lekat dengan keindahan, tapi bukan berarti keindahan bisa meninggalkan luka untuk bumi tercinta. Mengingat industri fashion dikabarkan menjadi penyumbang limbah terbesar di dunia, oleh sebab itu penggiat fashion mulai mempromosikan sustainable fashion di tahun 2020.

Penggunaan bahan-bahan diusahakan tidak ada yang terbuang. Bila ada sisa bahan, desainer diharapkan bisa bijak dalam memanfaatkan sisa bahan tersebut. Melakukan recycle jadi satu-satunya cara sederhana untuk menyelamatkan bumi dari limbah industri fashion.

Baca Juga: #Markamarie Dorong Pelaku Industri Modest Fashion Jeli Lihat Peluang

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya