Ilustrasi panic pouch (pexels.com/Anna Shvets)
Menurut Avani K. Patel, MD, psikiater di Jackson, Mississippi, bagi orang yang mengalami gejala kecemasan ringan dan sesekali, membawa panic pouch mungkin merupakan solusi yang tepat.
“Panic pouch direkomendasikan sebagai alat pelengkap, khususnya untuk individu dengan kecemasan ringan hingga sedang. Namun, alat ini tidak boleh menggantikan pengobatan berbasis bukti, seperti psikoterapi atau pengobatan bila diperlukan," mengutip Everyday Health.
Terlalu sering bergantung pada sekumpulan barang penenang panik dapat menyebabkan perilaku menghindar yang kontraproduktif.
“Jika perlengkapan tersebut menjadi satu-satunya strategi mengatasi kecemasan, hal itu justru dapat memperkuat penghindaran daripada membantu orang tersebut belajar mentoleransi kecemasan,” kata Dr. Warner.
Meskipun demikian, ada beberapa skenario di mana panic pouch bukanlah solusi yang tepat untuk meredakannya. Penderita gangguan panik atau kecemasan yang parah, atau gangguan obsesif-kompulsif (OCD), sebaiknya berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan sebelum mencoba panic pouch, atau strategi rumahan lainnya untuk gangguan kesehatan mental sebagai pengganti rencana perawatan medis.
Kesimpulannya, panic pouch dapat menawarkan bantuan cepat dan instan untuk mengatasi stres, tetapi tidak dapat mengatasi penyebab mendasar dari kecemasan atau gangguan panik.
Perlengkapan ini mungkin paling baik digunakan sebagai alat tambahan untuk membantu menjembatani kesenjangan antara keterampilan mengatasi masalah berbasis terapi, dan situasi kehidupan nyata di mana kecemasan dapat muncul. Jadi, apakah kamu termasuk orang yang membutuhkan panic pouch?