Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apa Itu Whimsigoth? Tren Gaya Fashion Gothic bak Penyihir!
Ilustrasi gaya fashion whimsigoth (pexels.com/AA's Photography)

Paduan elemen gotik dengan sentuhan magis dan unik sedang meluaskan pengaruhnya di segala elemen, mulai dari arsitektur, desain interior, hingga fashion. Gaya ini memiliki daya tarik ala "penyihir" dalam beberapa musim terakhir, menawarkan alternatif unik bagi kamu yang ingin mengekspresikan diri.

Kalau belum tahu, estetika ini disebut whimsigoth, yang sedang jadi tren juga di dunia fashion. Buat kamu yang suka dunia mode, cari tahu apa itu gaya fashion whimsigoth, asal usul, hingga alasan jadi tren di sini, ya!

1. Apa itu gaya fashion whimsigoth dan asal usulnya

Ilustrasi gaya fashion whimsigoth (pexels.com/Anya Juárez Tenorio)

Whimsigoth adalah estetika desain fesyen yang memadukan elemen gelap, romantis, dan gotik dengan pesona yang ceria, unik, dan mistis. Whimsigoth diciptakan oleh perancang arsitektur Evan Collins, pendiri Consumer Aesthetics Research Institute.

Yup, pada awalnya whimsigoth digunakan Collins untuk menggambarkan dekorasi, setelah ia memperhatikan elemen-elemen "muram, agak gelap, tetapi tetap anehnya menyenangkan", dalam desain akhir tahun '80-an dan awal '90-an. Elemen ini diwakili oleh besi tempa yang ramping, pernak-pernik kaca, dan lampu hias berlapis emas.

“Estetika ini sezaman dengan puncak popularitas musik pop/rock yang terinspirasi gaya gotik, Tim Burton, dan karya desain grafis Margo Chase, Vrontikis, dan sedikit sentuhan Vaughan Oliver. Sangat populer di bidang desain furnitur, produk, dan interior," demikian penjelasan dalam Consumer Aesthetics Research Institute (CARI).

Collins mulai mengelompokkan gaya-gaya tersebut sebagai "Whimsical Mystical Gothic Celestial," yang kemudian disingkat menjadi whimsigoth. Istilah ini akhirnya sampai ke media sosial seperti TikTok dan Instagram, di mana pengguna menerjemahkannya ke dark fashion, mistis, dan mirip gotik.

2. Karakter gaya whimsigoth

Ilustrasi gaya fashion whimsigoth ala Florence Welch (instagram.com/florence)

Di dunia fashion, gaya whimsigoth terdapat unsur-unsur bohemian tahun 70-an dan gothic tahun 80-an. Yang jelas, keduanya dipengaruhi oleh gaya Victoria dan era Renaissance revival, dengan tambahan gaya tahun 90-an dan Y2K yang cukup kental.

Ada nuansa hippie di dalamnya yang lebih cocok menggambarkanhippie di taman bunga mawar, daripada suasana"lembah" seperti hippie style pada umumnya. Dari karakter outfitnya sendiri, whimsigoth sering menggunakan kain dan kain mewah seperti beludru, terutama dalam warna-warna permata (jewel tones), mesh, dan renda serta pola seperti paisley, swirls, hingga motif bunga yang lebih gelap.

Bentuk-bentuk yang lembut dan flowy, potongan-potongan yang tampak usang karena sinar matahari, lengan lonceng, sulaman bertema langit, detail rumbai, serta banyak lapisan, dan ditambah motif-motif "surgawi, juga mewakili estetika ini. Adapun palet warnanya, sebagian besar adalah warna-warna gelap pekat seperti merah tua, merah marun, dan hitam yang akan terasa pas dalam palet warna gothic tradisional yang dipadukan dengan warna biru atau ungu yang lebih terang.

3. Mengapa whimsigoth jadi tren?

Ilustrasi gaya fashion whimsigoth ala Joey King (instagram.com/joeyking)

Gaya busana whimsigoth populer di tahun 2026, karena sejalan dengan ekspresi fashion yang semakin ke arah maksimalis dan personal. Meskipun condong ke arah dark, namun elemen whimsy membuat tampilannya unik dan magical.

Orang-orang semakin meninggalkan hal-hal dasar yang kaku atau sederhana, dan merangkul maksimalisme, serta tekstur kaya, meskipun sedikit "kacau" namun tetap tertata. Kehidupan modern yang serba cepat mendorong banyak orang menuju energi yang lebih nyaman, spiritual, dan imajinatif dari nuansa dark romance.

Gaya ini menjadi tren juga karena kembalinya tren vintage dan pop culture era 1990-an dan awal 2000-an. Whimsigoth menyalurkan vibes dari ikon-ikon penyihir retro, motif-motif surgawi, dan kisah-kisah klasik era tersebut.

4. Cara memadukan estetika whimsigoth

Ilustrasi gaya fashion whimsigoth ala Maisie Williams (instagram.com/maisie_williams)

Pada praktiknya, whimsigoth adalah cara yang menyenangkan untuk menambahkan sentuhan ceria pada lemari pakaian sehari-hari, dan bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti. Dengan whimsigoth, semua orang diterima, dan menambahkan sentuhan pribadi pada penampilan tersebut.

“Gaya whimsigoth sangat mudah dicoba. Sebagai permulaan, coba fitur-fitur yang flowy seperti lengan lonceng dan rok panjang, ditambah warna-warna seperti ungu, oranye, dan cokelat. Lalu, tambahkan beberapa aksen bulan atau bintang. Kemudian, tambahkan perhiasan favorit," kata Andrea Diodati, desainer dan asisten profesor di Fashion Institute of Technology, mengutip laman Glamour.

Kunci dari gaya ini condong ke arah maksimalis dengan tekstur seperti beludru, sulaman, manik-manik, dan renda. Jangan lupa untuk menambahkan aksesori seperti cincin atau tumpukan gelang yang menampilkan permata.

Dari kalangan selebriti, kamu bisa ambil inspirasi dari gaya Lorde, Florence Welch, Shygirl, FKA Twigs, Megan Thee Stallion, Helena Bonham Carter, Caroline Polachek, Michelle Zauner, yang semuanya memiliki gaya pribadi yang unik dan mendefinisikan estetika whimsigoth.

Sementara itu, dari TV shows kamu bisa temukan inspirasinya dari karakter Phoebe Buffay di serial Friends, Lisa Bonet, dan kostum di Sabrina the Teenage Witch, Buffy the Vampire Slayer, Practical Magic, serta The Craft.

Nah, itulah tren gaya fashion whimsigoth, paduan estetika gothic dan whimsical, yang nuansanya seperti penyihir namun penuh keunikan dan elemen personal. So, kamu tertarik mencoba padu padan gaya ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article