Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apakah Sunscreen Perlu Dioles Ulang Saat Bekerja di Dalam Ruangan?
ilustrasi menggunakan krim wajah (pexels.com/sorashimazaki)
  • Sinar UVA dapat menembus kaca jendela, sehingga kulit tetap berisiko terpapar meski bekerja di dalam ruangan dan perlu perlindungan sunscreen.
  • Efektivitas sunscreen berkurang seiring waktu, jadi pengolesan ulang tetap disarankan jika masih ada paparan cahaya matahari dari jendela atau sering keluar masuk ruangan.
  • Kebutuhan re-apply sunscreen bergantung pada aktivitas harian; semakin sering terkena sinar matahari langsung, semakin penting untuk mengoles ulang agar perlindungan kulit tetap optimal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Paparan sinar matahari identik dengan aktivitas di luar ruangan, sehingga banyak orang hanya memakai sunscreen saat hendak bepergian. Padahal, kulit tetap bisa terpapar sinar ultraviolet meski kamu bekerja di rumah atau kantor, karena sebagian sinar UV mampu menembus kaca jendela.

Lantas, apakah sunscreen tetap perlu dioles ulang jika seharian berada di dalam ruangan? Jawabannya, bergantung pada tingkat paparan sinar matahari dan aktivitas yang kamu lakukan. Berikut penjelasan berdasarkan dermatology yang perlu kamu ketahui.

1. Sinar UVA tetap bisa masuk ke dalam ruangan melalui kaca jendela

ilustrasi menggunakan krim wajah (pexels.com/karolinagrabowska)

Meski berada di dalam ruangan, kulit tetap bisa terpapar sinar ultraviolet, terutama sinar UVA yang mampu menembus kaca jendela rumah, kantor, maupun mobil. Paparan sinar ini memang tidak menyebabkan kulit langsung terbakar seperti UVB, tetapi dapat memicu penuaan dini, munculnya flek hitam, hingga meningkatkan risiko kanker kulit jika terjadi terus-menerus dalam jangka panjang.

Karena itu, memakai sunscreen tetap menjadi langkah penting meski kamu bekerja di depan laptop sepanjang hari. Terlebih, jika posisi meja kerja berada dekat jendela atau ruangan mendapat banyak cahaya alami, kulit tetap menerima paparan sinar UVA tanpa disadari.

"Kaca jendela dapat menyaring sinar UVB, tetapi sinar UVA masih dapat menembus jendela dan berbahaya bagi kulit," ujar Dr. Michele Green, dokter spesialis kulit bersertifikat, dikutip dari Byrdie.

2. Sunscreen tetap perlu dioles ulang jika masih terpapar cahaya dari jendela

ilustrasi krim wajah (pexels.com/shvetsa)

Bekerja di dalam ruangan bukan berarti sunscreen bisa bertahan efektif sepanjang hari. Seiring waktu, kandungan aktif dalam sunscreen akan berkurang efektivitasnya sehingga perlindungan terhadap sinar UV juga menurun, terutama jika kamu masih menerima paparan cahaya matahari dari jendela atau sering keluar masuk ruangan.

Meski frekuensi re-apply bisa lebih fleksibel dibanding saat berada di luar ruangan, dokter kulit tetap menyarankan untuk mempertimbangkan kondisi lingkungan kerja. Jika meja kerja berada jauh dari jendela dan hampir tidak ada paparan sinar matahari, kebutuhan mengoles ulang sunscreen memang tidak seintens saat beraktivitas di luar.

"Sinar UV dapat masuk ke dalam ruangan melalui cara-cara yang mungkin tidak kita sadari. Jendela dan pintu tidak mampu menyaring sebagian sinar UV sehingga paparan tersebut tetap dapat menyebabkan kerusakan pada kulit,” ujar Dr. Nava Greenfield, dokter spesialis kulit di Schweiger Dermatology Group, dikutip dari Byrdie.

"Efektivitas sunscreen juga akan berkurang setelah jangka waktu tertentu, biasanya sekitar 80 hingga 120 menit. Jika kamu tetap terpapar sinar UV dalam jumlah yang cukup besar meski berada di dalam ruangan, sebaiknya sunscreen dioleskan ulang," tambahnya.

3. Aktivitas harian ikut menentukan kapan sunscreen perlu dioles ulang

ilustrasi perempuan bermain laptop (pexels.com/olly)

Selain lokasi bekerja, aktivitas yang dilakukan sepanjang hari juga memengaruhi kebutuhan re-apply sunscreen. Jika kamu hanya duduk di ruangan ber-AC tanpa banyak berkeringat dan jarang keluar ruangan, lapisan sunscreen umumnya akan bertahan lebih lama dibanding saat kamu beraktivitas di bawah sinar matahari langsung.

Sebaliknya, jika kamu beberapa kali keluar gedung, makan siang di luar, atau berkendara pada siang hari, sebaiknya jangan melewatkan pengolesan ulang sunscreen. Dengan begitu, perlindungan kulit tetap optimal meski sebagian besar waktu kerja dihabiskan di dalam ruangan.

"Jika kamu mengoleskan sunscreen yang dipakai pada pagi hari umumnya masih efektif hingga akhir hari jika kamu lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan, kulit tidak basah atau berkeringat berlebihan. Perlindungan tersebut tetap optimal apabila saat berada di luar ruangan kamu mencari tempat teduh serta mengenakan kacamata hitam dan topi bertepi lebar,” ujar ujar Dr. Debra Jaliman, dokter spesialis kulit bersertifikat dan anggota Paula's Choice Skin Care Advisory Board, dikutip dari HuffPost.

“Hal ini karena bahan aktif sunscreen terurai akibat paparan langsung cahaya matahari, bukan semata-mata karena berjalannya waktu," tambahnya.

Jadi, re-apply sunscreen saat bekerja di dalam ruangan tetap perlu disesuaikan dengan paparan sinar matahari dan aktivitasmu. Jika masih sering terkena sinar UV, jangan lewatkan mengoles ulang sunscreen agar kulit tetap terlindungi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article