Ilustrasi memakai face mist (pexels.com/RDNE Stock project)
Menggunakan face mist dengan benar, khususnya di cuaca panas, jangan lupa untuk memastikan kamu mendapatkan manfaat maksimal tanpa membuang-buang produk. Berikut langkah-langkah yang bisa kamu ikuti:
Pertahankan jarak yang tepat: Jaga jarak produk sekitar 6-8 inci dari wajah agar semprotan merata.
Jangan digunakan secara berlebihan: Meskipun terasa menyegarkan, penggunaan berlebihan tanpa menjaga kelembapan dapat menyebabkan kekeringan.
Tepuk perlahan: Setelah menyemprot, tepuk-tepuk kulit dengan lembut untuk membantu penyerapan, jangan biarkan mengering sendiri sepenuhnya.
Face mist dapat diaplikasikan pagi atau malam hari setelah membersihkan wajah, sebelum menggunakan pelembap, dan sebagai step terakhir untuk mengunci riasan. Dengan kata lain, baik kamu ingin meningkatkan efektivitas produk perawatan kulit lainnya atau membutuhkan penyegaran perawatan kulit di siang hari, face mist dapat memberikan banyak manfaat.
“Manfaat terbesar dari face mist adalah saat berada di lingkungan di mana kulit terpapar kondisi stres yang sangat tinggi. Misalnya, di pesawat, di pantai, atau seharian di kota yang panas dan lembap,” kata Dr. Nazarian, dikutip dari Real Simple.
Hanya satu hal yang perlu diingat, apabila face mist tidak mengandung emolien atau oklusif, ada kemungkinan kulit tidak dapat mempertahankan kelembapan karena air dapat menguap dari kulit dan membuatnya lebih kering. Pastikan untuk memeriksa komposisinya dan pilih yang mengandung sesuatu seperti ceramide untuk membantu mengunci hidrasi.
Face mist merupakan tambahan pada skincare routine untuk kulit apa pun. Menggunakannya pun sangat nyaman di hari yang panas. Namun, face mist bukanlah hal yang wajib dalam skincare routine, meskipun memakainya sangat menyenangkan, praktis, dan tidak berbahaya. Semoga penjelasannya bermanfaat, ya!