“Buat aku sih penting ya merawat kulit, it’s for myself. Jadi, bukan karena aku bekerja di entertainment, bukan karena aku adalah seorang penyanyi ataupun mungkin main film yang tiba-tiba kayak, wah ada tekanan gitu harus selalu terlihat stunning di mana-mana, bukan. Tapi, because I love myself,” tutur BCL.
Cerita BCL soal Aging Gracefully di Vitaran Aesthetic Summit 3.0

- BCL menegaskan perawatan kulit dilakukan sebagai bentuk kasih sayang pada diri sendiri, bukan karena tekanan profesi di industri hiburan atau standar kecantikan.
- Di usia 40-an, BCL memilih memahami kebutuhan kulit yang berubah dan menjaga kesehatan kulit, alih-alih berusaha terlihat seperti dirinya pada usia lebih muda.
- BCL menyebut rasa insecure berkurang seiring kedewasaan; ia memadukan penerimaan terhadap penuaan dengan perawatan diri dan rasa syukur atas dirinya saat ini.
Jakarta, IDN Times - Waktu berjalan tanpa menunggu siapa pun. Garis-garis halus perlahan muncul, kebutuhan kulit seiring berubah, dan cermin jadi tempat seseorang mempertanyakan penampilannya sendiri. Di tengah standar kecantikan yang terus bergerak, bertambahnya usia juga menghadirkan pertanyaan baru. Haruskah kita berusaha terlihat lebih muda atau mulai berdamai dengan perubahan yang datang?
Bagi Bunga Citra Lestari (BCL), merawat diri bukan berarti berusaha mengembalikan waktu. Penyanyi sekaligus aktris ini membagikan pandangannya tentang kecantikan dan perawatan kulit dalam Vitaran Aesthetic Summit 3.0, di Fairmont Hotel Senayan, Jakarta, pada Jumat (16/10/2026). Bagi BCL, ada hal-hal yang berubah seiring bertambahnya usia, termasuk cara memandang diri sendiri.
1. Merawat diri bukan semata-mata demi penampilan

Bunga Citra Lestari (BCL) membagikan pandangannya entang kecantikan dan perawatan kulit (IDN Times/Maura Thirza) Ketika bekerja di dunia hiburan, BCL akrab dengan sorotan kamera dan perhatian publik. Penampilan seolah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari pekerjaannya. Namun, di balik berbagai kesempatan tampil di hadapan banyak orang, ada alasan personal yang membuat BCL memutuskan untuk tetap merawat diri. Ada keinginan untuk tetap merasa nyaman dengan dirinya sendiri, terlepas dari profesi yang dijalaninya.
Merawat diri menjadi salah satu bentuk kasih sayang terhadap diri BCL sendiri. Ia ingin tetap memberikan perhatian pada kebutuhan kulitnya, bukan karena merasa harus memenuhi standar kecantikan tertentu, melainkan karena dirinya juga perlu mendapatkan perhatian yang sama seperti yang ia berikan kepada hal-hal lain dalam hidupnya.
2. Semakin dewasa, kebutuhan kulit ikut berubah

Semakin dewasa, kebutuhan kulit ikut berubah (IDN Times/Maura Thirza) Setelah memikirkan berbagai pertimbangan, BCL mulai melihat perawatan kulit dari sudut pandang yang berbeda. Ketika merawat diri, bukan berarti karena ada sesuatu yang salah dengan wajahnya. BCL menyadari bahwa kebutuhan kulitnya saat ini gak selalu sama dengan kebutuhan kulit ketika ia masih lebih muda.
Seiring berjalannya waktu, tubuh pun mengalami perubahan. BCL memaknai perubahan itu gak harus dilawan dengan keinginan untuk kembali ke masa lalu. Justru, BCL ingin lebih memahami apa yang dibutuhkan dirinya pada fase kehidupan yang sekarang. Sebagaimana yang diungkapkan oleh BCL pada wawancara bersama media di Vitaran Aesthetic Summit 3.0,
“Aku ingin menjadi best version of myself di tiap era-era kehidupan aku. Ya kalau sekarang umurnya 40-an, ya aku ingin jadi best version of me at my 40's. Jadi gak berusaha untuk kelihatan jauh lebih muda, tapi bagaimana caranya aku maintain, aku punya kulit yang sehat dan bagus di usia 40 gitu,” ungkap BCL.
BCL gak pusing memikirkan bagaimana membuat usianya seolah harus berhenti bertambah. Sebaliknya, ia justru menerima umur yang kian bertambah dengan menjaga kulitnya tetap sehat dan terawat. Di fase kehidupan yang berbeda, BCL memilih menjadi versi terbaik dari diri sendiri tanpa harus terlihat seperti versi diri sepuluh atau dua puluh tahun yang lalu.
3. Rasa insecure perlahan memberi tempat bagi penerimaan

Vitaran Aesthetic Summit 3.0, di Fairmont Hotel Senayan, Jakarta, pada Jumat (16/10/2026) (IDN Times/Maura Thirza) Menjalani profesinya sebagai seorang penyanyi dan aktris, BCL mengaku dirinya tidak selalu merasa percaya diri. Ada saat di mana BCL pernah memiliki rasa insecure ketika masih lebih muda. Namun, seiring bertambahnya pengalaman dan usia, cara pandangnya terhadap diri sendiri ikut berubah.
“Dulu waktu lebih muda, aku mungkin punya insecurities. Akan tetapi, semakin aku dewasa, semakin banyak acceptance. Jadi, kayak gak apa-apa kita aging gracefully. Tapi, bukan berarti tidak merawat. Kita menjadi yang terbaik, bukan berarti kita gak peduli sama penampilan, tapi bagaimana caranya aging gracefully aja gitu,” ungkap BCL.
4. Bertambahnya usia bukan berarti harus berhenti menjadi diri sendiri

kecantikan dan perawatan kulit dalam Vitaran Aesthetic Summit 3.0, di Fairmont Hotel Senayan, Jakarta, pada Jumat (16/10/2026) (IDN Times/Maura Thirza) BCL melihat kecantikan selalu kembali pada satu hal, yaitu bagaimana seseorang menjalani setiap fase kehidupannya tanpa terus-menerus berusaha menjadi orang lain, termasuk versi dirinya di masa lalu. Ia bersyukur dengan apa yang dimilikinya, tanpa menjadikan rasa syukur ini sebagai alasan untuk mengabaikan perawatan diri. BCL percaya selama dilakukan dengan pertimbangan yang matang, merawat diri dan menerima perubahan bisa berjalan beriringan.
“Aku bersyukur dengan apa yang aku punya, tapi tidak ada salahnya kalau memang kita bisa mem-maintain kalau kita tetap bisa membuat ini bertahan dan lebih baik lagi,” ujar BCL.
Waktu akan terus berjalan, meninggalkan jejaknya pada wajah dan membawa seseorang ke fase kehidupan yang baru. BCL memaknai bertambahnya usia ini bukan sesuatu yang harus disembunyikan, apalagi dilawan mati-matian. Ia tetap ingin merawat diri, tetapi tanpa kehilangan rasa syukur atas siapa dirinya hari ini. Perubahan pasti akan datang, tetapi mencintai diri sendiri bukan berarti menolak setiap perubahan ini, melainkan belajar merangkulnya sambil tetap memberikan yang terbaik bagi diri sendiri.





![[QUIZ] Kartun Favoritmu Ungkap Inner World Kamu yang Asli](https://image.idntimes.com/post/20210826/bermix-studio-gf0j-hdazra-unsplash-0233b6721c13849a556a63e6e961653d-82aa5c81d8f9d1cedd5a15556c2163e3.jpg)







![[QUIZ] Dari Quotes Upin Ipin, Ini Caramu Kasih Makan Ego Sendiri](https://image.idntimes.com/post/20260330/bukti-kita-sebenarnya-egois-gampang-memberi-saran_bc87f4f7-1a22-427e-a6e4-de8f6dd5bb9e.jpeg)





![[QUIZ] Pilihan Warna Ini Ungkap Omongan Orang Lain yang Susah Kamu Lupain](https://image.idntimes.com/post/20260903/pic-lala-238_827ac228-d15b-4bf1-8b7e-354cc4d9f543.jpg)


![[QUIZ] Tebak Logo Brand Lipstik Lokal dari Potongan Gambarnya](https://image.idntimes.com/post/20250205/pexels-pnw-prod-9218729-a230eef9063b4a1d7922feabde348e77.jpg)