Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Faboo by Caren Delano Resmi Rilis dengan DNA Shocking Pink, Unik!

Faboo by Caren Delano Resmi Rilis dengan DNA Shocking Pink, Unik!
Caren Delano, Fashion Stylist sekaligus Creative Director Faboo dalam Press Conference Grand Launching Faboo. 9 Oktober 2022. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

Penata gaya terkemuka di Indonesia, Caren Delano, kini mendapatkan citra baru sebagai Fashion Director. Hal ini karena dirinya resmi merilis jenama fashion miliknya sendiri, yakni Faboo, yang resmi dihadirkan pada Minggu (9/10/22) di Atrium Senayan City, Jakarta. 

Dalam Press Conference yang dilakukan bertepatan dengan acara Grand Launching tersebut, Caren memaparkan cerita singkat mengenai latar belakang dan kisah hadirnya Faboo. Penasaran? Yuk, simak langsung ulasan lengkapnya di bawah ini!

1. Lahir saat pandemik dengan ide nama yang berasal dari akronim 'fabulous'

Caren Delano, Fashion Stylist sekaligus Creative Director Faboo dalam Press Conference Grand Launching Faboo. 9 Oktober 2022. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)
Caren Delano, Fashion Stylist sekaligus Creative Director Faboo dalam Press Conference Grand Launching Faboo. 9 Oktober 2022. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

Diketahui, nama Faboo yang dipilih Caren sebagai jenama miliknya, berasal dari akronim kata 'fabulous' yang berarti menakjubkan. Namun, jika menoleh jauh ke belakang, inspirasi jenama ini datang sejak Caren Delano tengah bermukim di New York dan bersekolah jurusan Fashion Business and Merchandise di sana.

"Saya dulu tinggal di New York dan melihat gaya pakaian di sana. One day, saya berpikir untuk membawa look tersebut di Indonesia. Namanya sendiri berasal dari akronim 'fabulous', yang sebenarnya sudah saya mulai branding di media sosial sejak 2011 silam dengan hashtag #IMAKEYOULOOKFABULOUS," tuturnya.

2. Untuk koleksinya, Faboo memiliki DNA shocking pink sebagai karakter utama

Caren Delano, Fashion Stylist sekaligus Creative Director Faboo dalam Press Conference Grand Launching Faboo. 9 Oktober 2022. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)
Caren Delano, Fashion Stylist sekaligus Creative Director Faboo dalam Press Conference Grand Launching Faboo. 9 Oktober 2022. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

Caren menjelaskan bila jenama miliknya akan selalu punya DNA shocking pink sebagai karakter utama. Ini karena warna pink yang dipilih jadi identitas, yang merepresentasikan keluwesan, kecantikan, dan energi yang bisa mempersatukan semua dengan damai.

"Warna pink berarti cinta, kasih sayang, kesatuan yang bisa mempersatukan semua dengan damai, dan terobosan karena fashion harus colorful, bukan hitam putih saja," tegasnya.

3. Gaya dari Faboo sendiri cenderung mengarah ke New York style

Caren Delano, Fashion Stylist sekaligus Creative Director Faboo dalam Press Conference Grand Launching Faboo. 9 Oktober 2022. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)
Caren Delano, Fashion Stylist sekaligus Creative Director Faboo dalam Press Conference Grand Launching Faboo. 9 Oktober 2022. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

Pernah menetap di New York, membuat Caren berkeinginan untuk menampilkan gaya edgy dari Negara Paman Sam tersebut di Indonesia. Oleh karenanya, jangan heran bila gaya dari Faboo akan cenderung mengarah ke New York Style. 

"Faboo itu sangat ekspresif, sama dengan saya yang bukan orang pendiam. Faboo adalah tentang New York style yang punya kekuatan yang diadaptasi dari tiap karakter seseorang secara berbeda," ucap Caren.

4. Untuk desain, Faboo memiliki cutting maskulin yang ringkas dan praktis

Caren Delano, Fashion Stylist sekaligus Creative Director Faboo dalam Press Conference Grand Launching Faboo. 9 Oktober 2022. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)
Caren Delano, Fashion Stylist sekaligus Creative Director Faboo dalam Press Conference Grand Launching Faboo. 9 Oktober 2022. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

Menurut Caren, dalam membuat sebuah jenama fashion, gaya menjadi hal yang lebih penting dibanding label. Maka dari itu, orang perlu tahu gaya personalnya agar memudahkan mereka memilih benda mode untuk dirinya sendiri.

Sebagai informasi, diketahui bila desain Faboo bergaris maskulin, ringkas, dan praktis. Siluetnya digambarkan serba longgar atau oversized sehingga bisa membuat kebebasan untuk bergerak.

5. Menariknya, pada awal hadir, Faboo dominan untuk laki-laki, meski sekarang lebih menyesuaikan market

Caren Delano, Fashion Stylist sekaligus Creative Director Faboo dalam Press Conference Grand Launching Faboo. 9 Oktober 2022. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)
Caren Delano, Fashion Stylist sekaligus Creative Director Faboo dalam Press Conference Grand Launching Faboo. 9 Oktober 2022. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

Faboo diciptakan untuk semua orang dari semua kalangan, terutama perempuan urban yang tegas, tangguh, dan mandiri tanpa kehilangan jati dirinya. Meski begitu, Caren membocorkan bila Faboo awalnya diciptakan untuk laki-laki saja dengan desain yang agak nyeleneh.

"Penting diketahui bila Faboo awalnya mau diciptakan untuk laki-laki saja yang agak nyeleneh," ungkapnya.

Namun, idealisme yang dimiliki Caren mulai gugur dan ia mencoba untuk merealisasikan koleksi yang sesuai dengan market, namun tetap bisa dipakai oleh semua gender, baik perempuan ataupun laki-laki. Ke depannya, Caren menegaskan bila sudah jadi tugasnya untuk memperkenalkan Faboo sebagai baju laki-laki yang juga bisa dipakai oleh perempuan.

"Saya gak bisa idealis. Pelan-pelan ke sananya, nanti saya mau banyakin koleksi untuk laki-laki. Tinggal tugas saya, bagaimana baju laki-laki ini bisa dan mau dipakai oleh perempuan juga," pungkasnya.

Melahirkan sebuah jenama fashion baru, apalagi dengan DNA unik seperti Faboo, memang gak mudah. Akan tetapi, dengan perjalanan karier di bidang fashion, jelas bisa membuat Caren lebih mengenal fashion itu sendiri. Semoga nantinya Faboo pun bisa diterima sebagai jenama fashion terbaik untuk masyarakat Indonesia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhammad Tarmizi Murdianto
Febriyanti Revitasari
Muhammad Tarmizi Murdianto
EditorMuhammad Tarmizi Murdianto
Follow Us