Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kenapa Celana Dalam bisa Bolong Sendiri? Ada Sebabnya, Loh!
ilustrasi celana dalam (pexels.com/www.kaboompics.com)
  • Gesekan, kualitas kain rendah, dan cara mencuci yang kurang tepat jadi penyebab utama celana dalam mudah berlubang setelah pemakaian lama.
  • Lubang sering muncul di area sensitif karena cairan alami bersifat asam dapat melemahkan serat kain saat terkena berulang kali.
  • Celana dalam sebaiknya diganti tiap enam hingga dua belas bulan dan dirawat dengan mencuci air dingin serta menghindari suhu tinggi agar lebih awet.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Apakah kamu pernah mendapati celana dalammu berlubang tanpa sebab yang jelas? Padahal, kamu sudah yakin memakai dan mencucinya dengan benar. Namun, beberapa celana dalam justru berlubang setelah lama dipakai.

Ternyata, ada alasan dan penjelasan logis di balik "fenomena" celana dalam bolong ini, loh! Jika kamu penasaran, berikut sebab yang mengakibatkan celana dalammu bisa berlubang dengan sendirinya. Yuk, simak ulasannya!

1. Beberapa faktor yang menyebabkan celana dalam berlubang

ilustrasi celana dalam (pexels.com/Penki ir)

Kamu tentu pernah bertanya-tanya, kenapa beberapa celana dalammu bisa berlubang dengan sendirinya, bahkan pada posisi yang hampir sama. Pastinya, kejadian ini ada sebabnya. Dilansir laman DHgate.com, beberapa faktor berkontribusi menciptakan lubang pada celana dalam, terutama gesekan, kebiasaan mencuci, dan kualitas kain.

Pergerakan sepanjang hari menyebabkan gesekan terus-menerus, terutama di sekitar area selangkangan, yang menyebabkan keausan alami. Mencuci celana dalam secara berkala juga bisa melemahkan serat halus, sehingga menyebabkan celanamu mudah berlubang.

Kualitas bahan yang digunakan juga berpengaruh pada daya tahan celana dalam. Secara simpel, kain yang lebih murah akan lebih mudah rusak, dibandingkan kain yang lebih mahal.

2. Alasan lubang pada celana dalam sering muncul di area sensitif

ilustrasi memakai celana dalam (pexels.com/Đường Hoàng Giang)

Mungkin kamu pun sudah menyadari, bahwa lubang yang tiba-tiba muncul pada celana dalammu, lebih sering berada di area sensitif. Dikutip dari laman honeyfact, area-area sensitif terkena cairan setiap hari saat dikenakan. Cairan alami yang keluar dari miss-V ini bersifat sedikit asam. Cairan yang meresap diam-diam ke dalam celana dalam pun dapat melemahkan benang dengan pencucian berulang.

Setelah dicuci berulang kali, bahan tersebut mulai saling terkait di bagian yang paling sering terkena air. Lapisan bawah yang tipis menjadi rapuh karena sering mengalami gesekan cairan. Hanya celana dalam berkualitas bagus saja yang akan awet lama, meskipun terpapar zat kimia korosif di area selangkangan setiap hari.

3. Celana dalam juga punya masa pakai

ilustrasi celana dalam (pexels.com/Los Muertos Crew)

Sama halnya dengan barang-barang elektronik, celana dalam juga punya lifespan atau masa pakai. Dalam laman honeyfact, dikatakan bila kita perlu mengganti celana dalam setiap enam hingga dua belas bulan sekali agar tetap bebas lubang sebelum menjadi robek dan berisiko.

Salah satu ciri celana dalammu sudah gak layak pakai adalah ketika ada lubang di sana. Dilansir laman yang sama, celana dalam hanya bertahan dalam jangka waktu tertentu jika terus digunakan.

Penggunaan sehari-hari akan merusak bahan berkualitas sekalipun secara pelan, tapi pasti. Celana dalam yang terlalu sering dipakai dan dicuci akan lebih rawan berlubang akibat kerusakan pada serat kainnya.

4. Tips merawat celana dalam agar tidak gampang bolong

ilustrasi celana dalam (pexels.com/Sora Shimazaki)

Memperpanjang umur pakai celana dalam tergantung pada cara pemakaian serta perawatannya. Dikutip dari DHgate.com, disarankan untuk menggunakan air dingin dan diterjen lembut saat mencuci celana dalam demi melindungi serat kain. Hindari pengeringan dengan suhu tinggi.

Mengeringkan celana dalam dengan cara diangin-anginkan bisa menjaga elastisitas dan mengurangi tekanan pada kain. Sedangkan menurut honeyfact, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah munculnya lubang pada celana dalam kesayanganmu. Mulai dari memilih kualitas kain yang terbaik, menghindari celana dalam yang ketat, mencuci dengan lebih dulu membalik celana dalam, menggunakan deterjen ringan, menghindari pelembut kain, mengeringkan dengan angin (bukan mesin pengering bersuhu panas), hingga memeriksa dan menggantinya secara berkala.

5. Perawatan celana dalam saat musim panas

ilustrasi celana dalam (pexels.com/www.kaboompics.com)

Cuaca di musim panas akan mempercepat kerusakan kain pada celana dalam, karena keringat membawa kelembapan yang dapat mempercepat degradasi serat. Maka dari itu, lebih baik pilih celana dalam dengan bahan yang lebih tipis, ringan, dan menyerap keringat saat musim panas.

Celana dalam yang terbuat dari serat bambu dan modal adalah pilihan tepat, seperti dilansir laman DHgate.com. Memilih celana dalam yang tepat untuk musim panas akan menjauhkanmu dari masalah celana dalam bolong. Ini berkat kelembapan celana dalam yang terjaga. Mengganti celana dalam sesering mungkin saat musim panas juga jadi salah satu langkah cerdas untuk tetap menjaga kenyamanan dan memperpanjang umur pakainya.

Celana dalam yang berlubang tentu tidak nyaman digunakan. Memilih celana dalam dengan kualitas terbaik akan membuat lifespan-nya lebih lama. Selain itu, perawatan yang tepat, terutama saat mencuci, akan membuat celana dalammu lebih awet dan nyaman digunakan. Nah, sekarang sudah gak penasaran lagi kan kenapa celana dalammu bisa bolong dengan sendirinya?

Editorial Team