Komik Strip Kolaborasi Komik Ibu dan Psikolog Audrey T. Susanto
Komik Strip Kolaborasi Komik Ibu dan Psikolog Audrey T. Susanto (instagram.com/audreytsusanto))
Komik Strip Kolaborasi Komik Ibu dan Psikolog Audrey T. Susanto (instagram.com/audreytsusanto))
Komik Strip Kolaborasi Komik Ibu dan Psikolog Audrey T. Susanto (instagram.com/audreytsusanto))
Komik Strip Kolaborasi Komik Ibu dan Psikolog Audrey T. Susanto (instagram.com/audreytsusanto))
Komik Strip Kolaborasi Komik Ibu dan Psikolog Audrey T. Susanto (instagram.com/audreytsusanto))
Komik Strip Kolaborasi Komik Ibu dan Psikolog Audrey T. Susanto (instagram.com/audreytsusanto))
Komik Strip Kolaborasi Komik Ibu dan Psikolog Audrey T. Susanto (instagram.com/audreytsusanto))
Komik Strip Kolaborasi Komik Ibu dan Psikolog Audrey T. Susanto (instagram.com/audreytsusanto))
Komik Strip Kolaborasi Komik Ibu dan Psikolog Audrey T. Susanto (instagram.com/audreytsusanto))
Komik Strip Kolaborasi Komik Ibu dan Psikolog Audrey T. Susanto (instagram.com/audreytsusanto))
Selain membuat komik, Yasmin juga berbagi prosesnya lewat kelas comic strip bersama platform Berkreartsi serta meluncurkan planner dan jurnal kolaborasi dengan psikolog. Semua tetap berakar pada satu hal, yakni membantu ibu menyelami diri mereka sendiri.
Di kelasnya, Yasmin membagikan proses kreatifnya secara menyeluruh. Bukan soal teknis menggambar saja, melainkan peserta diajak memahami cara mendesain karakter, menyusun plot, menentukan arah konten, atau alur kerja sebagai ilustrator.
Tak berhenti pada kelas, Yasmin juga pernah mengembangkan Komik Ibu ke dalam bentuk produk fisik berupa planner. Di dalamnya, terdapat ruang untuk menuliskan target tahunan, rencana bulanan, hingga agenda harian. Ia melengkapinya dengan kolom seperti happy tracker dan halaman kosong untuk catatan pribadi.
Menariknya, di sela-sela halaman planner tersebut, Yasmin menyelipkan beberapa komik yang sebelumnya sudah terbit. Format ini membuat planner tersebut bukan sekadar alat perencanaan, tetapi juga teman refleksi yang ditemani cerita-cerita yang dekat dengan keseharian ibu.
Ia juga berkolaborasi dengan psikolog Audrey T. Susanto dalam membuat konten bersama bertema parenting dan jurnal. Dalam jurnal ini, selain fungsi agenda, terdapat pula prompt atau pertanyaan reflektif yang membantu pembaca menyelami pengalaman dan emosinya sendiri.