"Di musim hujan, cuaca semakin lembap. Apalagi kalau kerja di tempat ber-AC. Lalu, masalah kulit rata-rata orang Indonesia itu berminyak, tapi bukan berarti terhindar dari dehidrasi. Itu makin memperparah kondisi kulit," ujar Brand Representative I’m From Indonesia, Audesya Rossyora.
Rahasia Skincare Kulit Berminyak di Indonesia, Jangan Lewatkan Toner!

- Mayoritas beauty enthusiast memiliki kondisi kulit berminyak, terutama di Jakarta.
- Skin barrier yang rusak dapat berpengaruh pada kesehatan kulit, terutama di iklim tropis.
- Mencuci muka terlalu sering berpotensi merusak skin barrier, penting untuk menggunakan toner.
Jakarta, IDN Times - Di tengah cuaca tropis yang panas dan lembap, kulit berminyak sering kali memproduksi sebum berlebih dan rentan terasa lengket. Hal tersebut tentunya sangat berpengaruh pada kesehatan dan penampilan wajah. Karena itu, memilih rangkaian skincare yang tepat bukan lagi sekadar tren, namun sudah seharusnya menjadi kebutuhan.
Salah satu langkah yang kerap dianggap sepele adalah pemakaian toner, yang ternyata memegang peran penting dalam membantu menyeimbangkan dan mempersiapkan kulit sebelum tahap perawatan berikutnya. Menjawab kebutuhan tersebut, pada Jumat (13/2/2026) di Lomma Space, Dharmawangsa, Jakarta Selatan, brand skincare asal Korea Selatan, I’m From, menghadirkan inovasi terbarunya melalui peluncuran Black Rice Toner.
Produk ini dirancang agar mampu mengurangi sebum. Di momen peluncuran ini, juga ada beberapa insight bagaimana seharusnya para pemilik kulit berminyak merawat wajahnya. Yuk, simak lengkapnya di bawah ini!
1. Mayoritas beauty enthusiast memiliki kondisi kulit berminyak

Berdasarkan temuan Journal of Indonesian Impressions (2025), disebutkan bahwa mayoritas konsumen mempunyai oily skin (35,6 persen), disusul oleh kombinasi (28,8 persen), kulit normal (26,7 persen), dan kulit kering (8,9 persen). Dapat dikatakan, bahwa jumlah pemilih tipe kulit berminyak rata-rata lebih banyak daripada kondisi kulit lainnya.
Kondisi ini tentu akan terasa lebih menantang jika kamu hidup di Jakarta. Pasalnya, udara yang lembap disertai polusi membuat kondisi wajah semakin mengkhawatirkan. Belum lagi berbicara terkait cuaca yang sedang tak menentu.
Itu lah kenapa, produk-produk skincare untuk perawatan kulit berminyak pun semakin dicari. Terlebih, produk-produk yang bisa menyeimbangkan minyak sekaligus menjaga hidrasi tanpa terasa berat di kulit. Hal ini selaras juga dengan data internal dari I'm From yang menunjukkan meningkatnya minat terhadap toner dengan tekstur ringan dan fungsi hidrasi seimbang.
2. Skin barrier yang rusak bisa berpengaruh banyak pada kesehatan kulit

Berbicara tentang kesehatan kulit tentunya tak terlepas dari perawatan skin barrier. Di kondisi dan cuaca seperti ini, menjaga skin barrier mungkin menjadi tantangan tersendiri. Karena Sinar UV, polusi, udara panas dan lembap dapat melemahkan fungsi barrier. Selain itu, kulit yang dehidrasi lebih rentan mengalami kerusakan akibat lapisan pelindungnya tidak cukup kuat untuk menahan kehilangan air.
"Kalau skin barrier rusak, penyerapan skincare gak akan efektif ke dalam kulit. Itu kenapa, menjaga skin barrier memang sangat penting untuk kesehatan kulit kita," tambah Audesya.
3. Cuci muka terlalu sering ternyata berpotensi merusak skin barrier

Kamu mungkin pernah mendengar, jika memiliki kulit berminyak, maka perlu meningkatkan intensitas mencuci muka. Namun perlu diketahui, mencuci muka lebih dari 2-3 kali sehari berpotensi menghilangkan minyak alami (sebum) yang sebenarnya berfungsi menjaga kelembapan dan melindungi kulit. Apalagi, jika menggunakan cleanser yang cukup 'keras'. Saat minyak alami terus-menerus terangkat, lapisan pelindung kulit melemah dan membuat kulit lebih rentan iritasi.
"Kita sering dengar mitos soal muka berminyak harus cuci muka sering-sering, padahal gak. Apalagi jika facewash gak tepat, maka bisa menyebabkan skin barrier rusak," ucap Audesya.
4. Penting untuk menggunakan toner

Beberapa orang mungkin sering melupakan toner dalam rangkaian skincare. Padahal, ternyata toner memiliki peran yang cukup penting, terlebih untuk kulit berminyak. Bukan cuma 'pelengkap', toner punya fungsi strategis dalam rangkaian skincare. Setelah cuci muka, pH kulit bisa berubah. Toner membantu menyeimbangkan kembali pH agar skin barrier tetap stabil dan tidak mudah iritasi.
"Toner krusial banget dalam rangkaian skincare. Karena fungsinya menyeimbangkan kulit setelah cuci muka dan sebelum masuk ke rangkaian skincare berikutnya," jelas Audesya.
Kulit yang terhidrasi dengan baik akan lebih siap menerima serum dan moisturizer. Tanpa hidrasi awal, produk berikutnya bisa kurang optimal penyerapannya. Selain itu, toner dengan kandungan soothing atau hydrating bisa membantu memperkuat lapisan pelindung kulit dan mengurangi risiko dehidrasi.
5. I'm From luncurkan Black Rice Toner untuk kebutuhan kulit berminyak

Melihat berbagai permasalahan di atas, I'm From meluncurkan produk baru bernama Black Rice Toner, yang memperluas lini Rice Toner terlarisnya. Produk ini hadir untuk memberikan solusi hydrating dan glowing dengan tekstur lebih ringan.
Tentunya, diluncurkan untuk menjawab kebutuhan kulit modern di iklim tropis. Produk ini diperkaya dengan fermented Jindo black rice yang difermentasi selama 2.400 jam dan dikenal sebagai 'longevity grain' yang kaya antioksidan. Kandungan ini berfungsi untuk meningkatkan penyerapan nutrisi sekaligus menjaga kesehatan skin barrier.
Selain itu, Black Rice Toner juga diperkaya dengan Black Calming Hyalosome. Fungsinya untuk menenangkan kulit, membantu memperkuat lapisan pelindung kulit, serta memberikan tampilan kulit yang lebih smooth. Kandungan antioksidan di dalamnya turut membantu menjaga keseimbangan minyak dan kelembapan kulit. Dengan kandungan dan formulasi ringan, toner ini bisa digunakan untuk semua jenis kulit, bahkan kulit sensitif.
Itu dia beberapa hal yang perlu kamu ketahui jika memiliki kulit berminyak. Salah satunya adalah dengan memilih dan memakai toner yang tepat. I’m From Black Rice Toner akan tersedia secara eksklusif di seluruh jaringan toko omnichannel Sociolla dan aplikasi SOCO mulai 13 Februari 2026 dengan harga Rp419 ribu.


















