- Urip iku urup – Hidup itu hendaknya menyala atau memberi manfaat bagi orang lain
- Nrima ing pandum – Menerima apa yang diberikan Tuhan
- Aja adigang adigung adiguna – Jangan mengandalkan kekuatan, kebesaran dan kepandaian
- Aja rumangsa bisa, nanging bisaa rumangsa – Jangan merasa bisa, tapi bisalah merasa
- Sapa nandur bakal ngunduh – Siapa menanam akan menuai
- Aja dumeh – Jangan merasa sombong
- Urip iku sawang-sinawang – Hidup itu saling memandang/meniru
- Becik ketitik ala ketara – Yang baik akan kelihatan, yang buruk akan ketahuan
- Ajining diri saka lathi – Harga diri seseorang terletak pada lidahnya/ucapannya
- Aja nggaya – Jangan memaksakan diri
- Urip iku terus mlaku – Hidup itu terus berjalan
- Aja rumangsa wis – Jangan merasa sudah
- Aja dumeh – Jangan sombong
- Nrima ing pandum – Menerima apa adanya
- Urip iku sawang-sinawang – Hidup itu saling memandang
- Ajining diri saka lathi – Harga diri dari ucapan
- Becik ketitik ala ketara – Yang baik akan terlihat, yang buruk akan ketahuan
- Aja adigang adigung adiguna – Jangan mengandalkan kekuatan, kebesaran dan kepandaian
- Sapa nandur bakal ngunduh – Siapa menanam akan menuai
- Urip iku urup – Hidup itu hendaknya menyala
350 Kata-Kata Jawa Bijak yang Penuh Makna Beserta Artinya

Terdapat 350 kata-kata bijak Jawa beserta arti Indonesianya, yang merangkum filosofi hidup dan petuah leluhur untuk keseharian.
Pesan utama menekankan kerendahan hati, kejujuran, kesabaran, keikhlasan, menjaga ucapan, serta tanggung jawab atas setiap perbuatan.
Kumpulan ungkapan juga mengajak pembaca tekun menghadapi kegagalan, bekerja keras, memanfaatkan waktu, menjaga kesetiaan, dan memperkuat kerukunan melalui gotong royong.
Bahasa Jawa kaya akan filosofi hidup yang penuh makna mendalam, mulai dari tuntunan moral, motivasi berkarya, ketulusan cinta, hingga kebijaksanaan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Dengan menghayati dan mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya, seseorang dapat melatih diri untuk menjadi pribadi yang lebih bijaksana, rendah hati, serta tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.
Berikut 350 kata-kata bijak bahasa Jawa beserta artinya yang menginspirasi dan memotivasi.
Table of Content
1. Kata bijak bahasa Jawa kehidupan dan caption bermakna

ilustrasi orang jawa (pexels.com/N Sopyan) Kehidupan selalu menyimpan rahasia dan pelajaran berharga yang dapat dijadikan pegangan dalam melangkah. Ungkapan bijak Jawa berikut mengingatkan kita untuk senantiasa rendah hati, memberikan manfaat bagi sesama, serta menjalani takdir dengan lapang dada.
2. Kata bijak bahasa Jawa tentang cinta dan kesetiaan

ilustrasi orang jawa (pexels.com/Daniel Lee) Cinta dalam pandangan masyarakat Jawa tidak hanya sekadar rasa suka, melainkan sebuah ikatan ketulusan, kesetiaan, dan komitmen batin. Kumpulan mutiara cinta ini mengajarkan arti mencintai dengan tulus serta menjaga kesetiaan janji.
- Tresna iku ora kudu nduweni – Cinta itu tidak harus memiliki
- Witing tresna jalaran saka kulina – Cinta tumbuh karena terbiasa
- Katresnan sejati ora bakal luntur – Cinta sejati tidak akan pudar
- Tresna kuwi kudu diwenehi, ora kanggo disimpen – Cinta itu untuk diberi, bukan untuk disimpan
- Tresna iku ora kudu ngomong – Cinta itu tidak harus diucapkan
- Yen tresna, tresnanen tenan – Jika cinta, cintailah sungguh-sungguh
- Tresna iku ora ana watesane – Cinta itu tidak ada batasnya
- Katresnan sejati ora bakal ilang – Cinta sejati tidak akan hilang
- Tresna iku kudu dilakoni kanthi ikhlas – Cinta harus dijalani dengan ikhlas
- Tresna iku ora kudu dipamerake – Cinta tidak perlu dipamerkan
- Setya tuhu – Setia sungguh-sungguh
- Setya ing janji – Setia pada janji
- Setya ing laku – Setia dalam perbuatan
- Setya ing wacana – Setia dalam ucapan
- Setya ing budi – Setia dalam budi
- Setya ing karsa – Setia dalam keinginan
- Setya ing karya – Setia dalam pekerjaan
- Setya ing sedya – Setia dalam niat
- Setya ing cipta – Setia dalam ciptaan
- Setya ing rasa – Setia dalam perasaan
3. Kata bahasa Jawa motivasi dan semangat hidup

ilustrasi orang jawa (pexels.com/Imam Efendi) Menghadapi rintangan hidup membutuhkan keteguhan hati dan mental pantang menyerah. Nasihat penyemangat ini memotivasi kita untuk terus melangkah maju tanpa takut menghadapi kesulitan maupun kegagalan.
- Aja wedi kangelan – Jangan takut kesulitan
- Jer basuki mawa beya – Untuk mencapai kebahagiaan diperlukan pengorbanan
- Rawe-rawe rantas, malang-malang putung – Segala rintangan akan dapat diatasi
- Aja kendhat ing panggayuh – Jangan berhenti dalam berusaha
- Sapa tekun golek teken bakal tekan – Siapa tekun mencari tongkat akan sampai tujuan
- Aja gampang nyerah – Jangan mudah menyerah
- Aja wedi gagal – Jangan takut gagal
- Aja rumangsa asor – Jangan merasa rendah diri
- Aja wedi rekasa – Jangan takut susah payah
- Aja kendho ing tekad – Jangan kendur dalam tekad
- Aja kendhat semangat – Jangan putus semangat
- Greget saut gumregut – Semangat yang membara
- Aja kendho ing pangudi – Jangan kendur dalam belajar
- Aja kendhat ing pambudi – Jangan berhenti dalam berusaha
- Aja kendho ing tekad – Jangan kendur dalam tekad
- Aja kendhat ing panggayuh – Jangan berhenti dalam berusaha
- Aja kendho ing pangudi – Jangan kendur dalam belajar
- Aja kendhat ing pambudi – Jangan berhenti dalam berusaha
- Aja kendho ing tekad – Jangan kendur dalam tekad
- Aja kendhat ing panggayuh – Jangan berhenti dalam berusaha
4. Kata bijak bahasa Jawa kuno dan Jawa halus

ilustrasi orang jawa (pexels.com/Imam Efendi) Pesan-pesan luhur peninggalan para leluhur memuat petuah bernilai tinggi untuk menuntun etika bertutur kata dan bersikap. Penggunaan bahasa yang halus mencerminkan keagungan budi pekerti seseorang.
- Alon-alon waton kelakon – Pelan-pelan asal terlaksana
- Aja ketungkul marang kalungguhan, kadonyan lan kemareman – Jangan terpaku pada kedudukan, kekayaan dan kesenangan
- Aja kuminter mundak keblinger – Jangan merasa pintar agar tidak tersesat
- Aja lali marang asale – Jangan lupa asal-usulnya
- Aja nggugu karepe dewe – Jangan menuruti keinginan sendiri
- Aja rebut bener, nanging rebuta benere – Jangan berebut benar, tapi rebutlah kebenarannya
- Aja seneng gawe gela – Jangan suka membuat kecewa
- Aja sira deksura – Jangan engkau sombong
- Aja waton ngomong, nanging ngomonga nganggo waton – Jangan asal bicara, tapi bicaralah dengan dasar
- Ana catur mungkur – Ada omongan menyingkir
- Aja nganti kebanjur – Jangan sampai terlanjur
- Aja nganti kesupen – Jangan sampai lupa
- Aja nganti kelalen – Jangan sampai terlupa
- Aja nganti kewetu – Jangan sampai terucap
- Aja nganti kesasar – Jangan sampai tersesat
- Aja nganti keblasuk – Jangan sampai tersesat
- Aja nganti keliru – Jangan sampai keliru
- Aja nganti salah tampa – Jangan sampai salah paham
- Aja nganti salah kaprah – Jangan sampai salah kebiasaan
- Aja nganti salah kedaden – Jangan sampai salah kejadian
5. Kata bijak bahasa Jawa kesabaran dan keikhlasan hati

lustrasi orang jawa (pexels.com/Antonyus Bunjamin) Ketenangan batin lahir dari kemampuan seseorang dalam mengendalikan hawa nafsu dan menerima ketentuan Sang Pencipta. Kesabaran dan keikhlasan menjadi kunci utama untuk meraih kedamaian jiwa.
- Sabar iku subur – Sabar itu subur
- Sabar sareh mesthi bakal pikoleh – Sabar dan tenang pasti akan berhasil
- Sing sabar mesthi subur – Yang sabar pasti subur
- Sabar iku lire momot – Sabar itu berarti kuat menahan
- Sabar iku pangapesaning ati – Sabar itu pengendalian hati
- Sabar iku kuncine suwarga – Sabar itu kuncinya surga
- Sabar iku ngampet hawa nepsu – Sabar itu menahan hawa nafsu
- Sabar iku ngadhepi pacoban – Sabar itu menghadapi cobaan
- Sabar iku nrima ing pandum – Sabar itu menerima apa adanya
- Sabar iku ngalah kanggo menang – Sabar itu mengalah untuk menang
- Ikhlas iku lega lila – Ikhlas itu rela dan lapang dada
- Ikhlas iku ora ngarep-arep piwales – Ikhlas itu tidak mengharap balasan
- Ikhlas iku nrima ing pandum – Ikhlas itu menerima apa adanya
- Ikhlas iku legawa ati – Ikhlas itu lapang dada
- Ikhlas iku ora nggresula – Ikhlas itu tidak mengeluh
- Ikhlas iku ora nggresah – Ikhlas itu tidak mengeluh
- Ikhlas iku ora nggrundel – Ikhlas itu tidak menggerutu
- Ikhlas iku ora nggrantes – Ikhlas itu tidak bersedih
- Ikhlas iku ora nggriyeng – Ikhlas itu tidak bersungut-sungut
- Ikhlas iku ora nggrundel – Ikhlas itu tidak menggerutu
6. Kata bijak bahasa Jawa kerendahan hati dan kejujuran

ilustrasi orang jawa (pexels.com/widiarto proboprasetyo) Sikap andhap asor atau rendah hati serta kejujuran merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan sosial. Orang yang jujur dan tulus senantiasa dihormati serta dilimpahi keberkahan.
- Andhap asor – Rendah hati
- Aja dumeh – Jangan sombong
- Aja gumedhe – Jangan sombong
- Aja adigang adigung adiguna – Jangan mengandalkan kekuatan, kebesaran dan kepandaian
- Aja rumangsa bisa – Jangan merasa bisa
- Aja rumangsa pinter – Jangan merasa pintar
- Aja rumangsa sugih – Jangan merasa kaya
- Aja rumangsa kuwasa – Jangan merasa berkuasa
- Aja rumangsa menang – Jangan merasa menang
- Aja rumangsa luwih – Jangan merasa lebih
- Jujur mujur – Jujur beruntung
- Becik ketitik ala ketara – Yang baik akan kelihatan, yang buruk akan ketahuan
- Ajining diri saka lathi – Harga diri seseorang terletak pada lidahnya/ucapannya
- Blaka suta – Berterus terang
- Ceplok jujur – Jujur apa adanya
- Jujur bakal mujur – Jujur akan beruntung
- Jujur iku kuncine kabegjan – Jujur itu kuncinya keberuntungan
- Jujur iku dalan menyang suwarga – Jujur itu jalan menuju surga
- Jujur iku pangapesaning ati – Jujur itu pengendalian hati
- Jujur iku kuncine kapercayan – Jujur itu kuncinya kepercayaan
7. Kata bijak bahasa Jawa kerja keras dan kebersamaan

ilustrasi orang jawa (pexels.com/widiarto proboprasetyo) Keberhasilan besar tidak akan tercapai tanpa ketekunan bekerja serta semangat kebersamaan yang erat. Gotong royong dan rasa kekeluargaan memperkuat ketahanan hidup bermasyarakat.
- Sepi ing pamrih rame ing gawe – Sepi dalam pamrih, ramai dalam bekerja
- Jer basuki mawa beya – Untuk mencapai kebahagiaan diperlukan pengorbanan
- Rawe-rawe rantas malang-malang putung – Segala rintangan akan dapat diatasi
- Sapa tekun golek teken bakal tekan – Siapa tekun mencari tongkat akan sampai tujuan
- Aja wedi kangelan – Jangan takut kesulitan
- Aja wedi rekasa – Jangan takut susah payah
- Aja kendhat ing panggayuh – Jangan berhenti dalam berusaha
- Aja kendho ing tekad – Jangan kendur dalam tekad
- Aja kendhat ing pambudi – Jangan berhenti dalam berusaha
- Aja kendho ing pangudi – Jangan kendur dalam belajar
- Rukun agawe santosa – Kerukunan membuat sentosa
- Crah agawe bubrah – Perpecahan membuat hancur
- Mangan ora mangan kumpul – Makan tidak makan yang penting kumpul
- Guyub rukun – Rukun dan damai
- Gotong royong – Bekerja sama
- Saiyeg saeka praya – Satu tekad satu tujuan
- Sedulur sinarawedi – Saudara saling menjaga
- Tepa slira – Tenggang rasa
- Nglurug tanpa bala – Maju tanpa pasukan
- Menang tanpa ngasorake – Menang tanpa merendahkan
8. Kata bijak bahasa Jawa kebijaksanaan dan kesederhanaan

ilustrasi orang jawa (pexels.com/Daniel Lee) Hidup bersahaja dan berpikir bijaksana menyelamatkan seseorang dari keserakahan duniawi. Kesederhanaan mengajarkan kita untuk merasa cukup dengan apa yang dimiliki.
- Aja dumeh – Jangan sombong
- Aja adigang adigung adiguna – Jangan mengandalkan kekuatan, kebesaran dan kepandaian
- Aja rumangsa bisa, nanging bisaa rumangsa – Jangan merasa bisa, tapi bisalah merasa
- Aja nggugu karepe dewe – Jangan menuruti keinginan sendiri
- Aja waton ngomong, nanging ngomonga nganggo waton – Jangan asal bicara, tapi bicaralah dengan dasar
- Aja ketungkul marang kalungguhan, kadonyan lan kemareman – Jangan terpaku pada kedudukan, kekayaan dan kesenangan
- Aja kuminter mundak keblinger – Jangan merasa pintar agar tidak tersesat
- Aja lali marang asale – Jangan lupa asal-usulnya
- Aja rebut bener, nanging rebuta benere – Jangan berebut benar, tapi rebutlah kebenarannya
- Aja seneng gawe gela – Jangan suka membuat kecewa
- Urip prasaja – Hidup sederhana
- Aja nggaya – Jangan memaksakan diri
- Aja umuk – Jangan sombong
- Aja mburu seneng – Jangan mengejar kesenangan
- Aja mburu mewah – Jangan mengejar kemewahan
- Aja mburu bandha – Jangan mengejar harta
- Aja mburu pangkat – Jangan mengejar pangkat
- Aja mburu kuasa – Jangan mengejar kekuasaan
- Aja mburu kamulyan – Jangan mengejar kemuliaan
- Aja mburu kadonyan – Jangan mengejar keduniawian
9. Kata bijak bahasa Jawa kebaikan dan keburukan perbuatan

ilustrasi kebaikan (pexels.com/RDNE Stock project) Hukum tabur tuai berlaku dalam setiap aspek kehidupan manusia, di mana setiap tindakan baik maupun buruk pasti akan membuahkan hasil setimpal.
- Becik ketitik ala ketara – Yang baik akan kelihatan, yang buruk akan ketahuan
- Sapa nandur bakal ngunduh – Siapa menanam akan menuai
- Ngundhuh wohing pakarti – Menuai buah perbuatan
- Sapa gawe nganggo, sapa nandur ngunduh – Siapa berbuat akan memakai, siapa menanam akan menuai
- Sapa salah seleh – Siapa salah mengaku
- Sapa jujur bakal mujur – Siapa jujur akan beruntung
- Aja dumeh – Jangan sombong
- Aja adigang adigung adiguna – Jangan mengandalkan kekuatan dan kebesaran
- Aja rumangsa bisa – Jangan merasa bisa
- Aja nggugu karepe dewe – Jangan menuruti keinginan sendiri
- Aja waton ngomong – Jangan asal bicara
- Aja ketungkul marang kalungguhan – Jangan terpaku pada kedudukan
- Aja kuminter mundak keblinger – Jangan merasa pintar agar tidak tersesat
- Aja lali marang asale – Jangan lupa asal-usulnya
- Aja rebut bener – Jangan berebut benar
- Aja seneng gawe gela – Jangan suka membuat kecewa
- Becik ketitik ala ketara – Yang baik akan kelihatan, yang buruk akan ketahuan
- Sapa nandur bakal ngunduh – Siapa menanam akan menuai
- Sapa salah seleh – Siapa salah mengaku
- Ngundhuh wohing pakarti – Menuai buah perbuatan
10. Kata bijak bahasa Jawa kegagalan dan kesuksesan hidup

Ilustrasi kesuksesan (pexels.com/Julio Lopez) Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan batu loncatan untuk menempa diri menuju kesuksesan sejati melalui ketekunan dan pengorbanan.
- Witing tresna jalaran saka kulina – Cinta tumbuh karena terbiasa
- Jer basuki mawa beya – Untuk mencapai kebahagiaan diperlukan pengorbanan
- Rawe-rawe rantas malang-malang putung – Segala rintangan akan dapat diatasi
- Sapa tekun golek teken bakal tekan – Siapa tekun mencari tongkat akan sampai tujuan
- Aja wedi kangelan – Jangan takut kesulitan
- Aja wedi gagal – Jangan takut gagal
- Aja kendhat ing panggayuh – Jangan berhenti dalam berusaha
- Aja kendho ing tekad – Jangan kendur dalam tekad
- Aja kendhat ing pambudi – Jangan berhenti dalam berusaha
- Aja kendho ing pangudi – Jangan kendur dalam belajar
- Jer basuki mawa beya – Untuk mencapai kebahagiaan diperlukan pengorbanan
- Rawe-rawe rantas malang-malang putung – Segala rintangan akan dapat diatasi
- Sapa tekun golek teken bakal tekan – Siapa tekun mencari tongkat akan sampai tujuan
- Aja wedi kangelan – Jangan takut kesulitan
- Aja kendhat ing panggayuh – Jangan berhenti dalam berusaha
- Aja kendho ing tekad – Jangan kendur dalam tekad
- Aja kendhat ing pambudi – Jangan berhenti dalam berusaha
- Aja kendho ing pangudi – Jangan kendur dalam belajar
- Greget saut gumregut – Semangat yang membara
- Aja kendhat semangat – Jangan putus semangat
11. Kata bijak bahasa Jawa kerja keras dan kebersamaan tim

ilustrasi orang jawa (pexels.com/Ruyat Supriazi) Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Semangat gotong royong dan kerja keras secara bersama-sama akan membuat rintangan seberat apapun terasa lebih ringan untuk diselesaikan.
- Sepi ing pamrih rame ing gawe – Sepi dalam pamrih, ramai dalam bekerja
- Jer basuki mawa beya – Untuk mencapai kebahagiaan diperlukan pengorbanan
- Rawe-rawe rantas malang-malang putung – Segala rintangan akan dapat diatasi
- Sapa tekun golek teken bakal tekan – Siapa tekun mencari tongkat akan sampai tujuan
- Aja wedi kangelan – Jangan takut kesulitan
- Aja wedi rekasa – Jangan takut susah payah
- Aja kendhat ing panggayuh – Jangan berhenti dalam berusaha
- Aja kendho ing tekad – Jangan kendur dalam tekad
- Aja kendhat ing pambudi – Jangan berhenti dalam berusaha
- Aja kendho ing pangudi – Jangan kendur dalam belajar
- Rukun agawe santosa – Kerukunan membuat sentosa
- Crah agawe bubrah – Perpecahan membuat hancur
- Mangan ora mangan kumpul – Makan tidak makan yang penting kumpul
- Guyub rukun – Rukun dan damai
- Gotong royong – Bekerja sama
- Saiyeg saeka praya – Satu tekad satu tujuan
- Sedulur sinarawedi – Saudara saling menjaga
- Tepa slira – Tenggang rasa
- Nglurug tanpa bala – Maju tanpa pasukan
- Menang tanpa ngasorake – Menang tanpa merendahkan
12. Kata bijak bahasa Jawa kerja keras dan kebersamaan tim

ilustrasi kerja sama tim di kantor (pexels.com/Tima Miroshnichenko) Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Semangat gotong royong dan kerja keras secara bersama-sama akan membuat rintangan seberat apapun terasa lebih ringan untuk diselesaikan.
- Sepi ing pamrih rame ing gawe – Sepi dalam pamrih, ramai dalam bekerja
- Jer basuki mawa beya – Untuk mencapai kebahagiaan diperlukan pengorbanan
- Rawe-rawe rantas malang-malang putung – Segala rintangan akan dapat diatasi
- Sapa tekun golek teken bakal tekan – Siapa tekun mencari tongkat akan sampai tujuan
- Aja wedi kangelan – Jangan takut kesulitan
- Aja wedi rekasa – Jangan takut susah payah
- Aja kendhat ing panggayuh – Jangan berhenti dalam berusaha
- Aja kendho ing tekad – Jangan kendur dalam tekad
- Aja kendhat ing pambudi – Jangan berhenti dalam berusaha
- Aja kendho ing pangudi – Jangan kendur dalam belajar
- Rukun agawe santosa – Kerukunan membuat sentosa
- Crah agawe bubrah – Perpecahan membuat hancur
- Mangan ora mangan kumpul – Makan tidak makan yang penting kumpul
- Guyub rukun – Rukun dan damai
- Gotong royong – Bekerja sama
- Saiyeg saeka praya – Satu tekad satu tujuan
- Sedulur sinarawedi – Saudara saling menjaga
- Tepa slira – Tenggang rasa
- Nglurug tanpa bala – Maju tanpa pasukan
- Menang tanpa ngasorake – Menang tanpa merendahkan
13. Kata bijak bahasa Jawa kebijaksanaan dan kesederhanaan hidup

ilustrasi kesederhanaan fasilitas (pexels.com/Tanha Tamanna Syed) Kebijaksanaan sejati tercermin dari cara seseorang membawa diri secara sederhana, tidak sombong, serta selalu berpijak pada nilai-nilai luhur dan realitas kehidupan.
- Aja dumeh – Jangan sombong
- Aja adigang adigung adiguna – Jangan mengandalkan kekuatan, kebesaran dan kepandaian
- Aja rumangsa bisa, nanging bisaa rumangsa – Jangan merasa bisa, tapi bisalah merasa
- Aja nggugu karepe dewe – Jangan menuruti keinginan sendiri
- Aja waton ngomong, nanging ngomonga nganggo waton – Jangan asal bicara, tapi bicaralah dengan dasar
- Aja ketungkul marang kalungguhan, kadonyan lan kemareman – Jangan terpaku pada kedudukan, kekayaan dan kesenangan
- Aja kuminter mundak keblinger – Jangan merasa pintar agar tidak tersesat
- Aja lali marang asale – Jangan lupa asal-usulnya
- Aja rebut bener, nanging rebuta benere – Jangan berebut benar, tapi rebutlah kebenarannya
- Aja seneng gawe gela – Jangan suka membuat kecewa
- Urip prasaja – Hidup sederhana
- Aja nggaya – Jangan memaksakan diri
- Aja umuk – Jangan sombong
- Aja mburu seneng – Jangan mengejar kesenangan
- Aja mburu mewah – Jangan mengejar kemewahan
- Aja mburu bandha – Jangan mengejar harta
- Aja mburu pangkat – Jangan mengejar pangkat
- Aja mburu kuasa – Jangan mengejar kekuasaan
- Aja mburu kamulyan – Jangan mengejar kemuliaan
- Aja mburu kadonyan – Jangan mengejar keduniawian
14. Kata bijak bahasa Jawa kebaikan, kebenaran, dan buah perbuatan

ilustrasi kebaikan (pexels.com/Ivan S) Segala perbuatan yang dilakukan manusia, baik maupun buruk, pada akhirnya akan kembali kepada diri sendiri sesuai dengan hukum tabur tuai di alam semesta.
- Becik ketitik ala ketara – Yang baik akan kelihatan, yang buruk akan ketahuan
- Sapa nandur bakal ngunduh – Siapa menanam akan menuai
- Ngundhuh wohing pakarti – Menuai buah perbuatan
- Sapa gawe nganggo, sapa nandur ngunduh – Siapa berbuat akan memakai, siapa menanam akan menuai
- Sapa salah seleh – Siapa salah mengaku
- Sapa jujur bakal mujur – Siapa jujur akan beruntung
- Aja dumeh – Jangan sombong
- Aja adigang adigung adiguna – Jangan mengandalkan kekuatan dan kebesaran
- Aja rumangsa bisa – Jangan merasa bisa
- Aja nggugu karepe dewe – Jangan menuruti keinginan sendiri
- Aja waton ngomong – Jangan asal bicara
- Aja ketungkul marang kalungguhan – Jangan terpaku pada kedudukan
- Aja kuminter mundak keblinger – Jangan merasa pintar agar tidak tersesat
- Aja lali marang asale – Jangan lupa asal-usulnya
- Aja rebut bener – Jangan berebut benar
- Aja seneng gawe gela – Jangan suka membuat kecewa
- Becik ketitik ala ketara – Yang baik akan kelihatan, yang buruk akan ketahuan
- Sapa nandur bakal ngunduh – Siapa menanam akan menuai
- Sapa salah seleh – Siapa salah mengaku
- Ngundhuh wohing pakarti – Menuai buah perbuatan
15. Kata bijak bahasa Jawa kegagalan dan kesuksesan usaha

ilustrasi kegagalan dalam bekerja (unsplash.com/Sebastian Herrmann) Perjalanan menuju impian tidak pernah lepas dari hambatan dan kegagalan. Dengan ketekunan, tekad yang kuat, serta pengorbanan yang tulus, pintu kesuksesan pasti akan terbuka.
- Witing tresna jalaran saka kulina – Cinta tumbuh karena terbiasa
- Jer basuki mawa beya – Untuk mencapai kebahagiaan diperlukan pengorbanan
- Rawe-rawe rantas malang-malang putung – Segala rintangan akan dapat diatasi
- Sapa tekun golek teken bakal tekan – Siapa tekun mencari tongkat akan sampai tujuan
- Aja wedi kangelan – Jangan takut kesulitan
- Aja wedi gagal – Jangan takut gagal
- Aja kendhat ing panggayuh – Jangan berhenti dalam berusaha
- Aja kendho ing tekad – Jangan kendur dalam tekad
- Aja kendhat ing pambudi – Jangan berhenti dalam berusaha
- Aja kendho ing pangudi – Jangan kendur dalam belajar
- Jer basuki mawa beya – Untuk mencapai kebahagiaan diperlukan pengorbanan
- Rawe-rawe rantas malang-malang putung – Segala rintangan akan dapat diatasi
- Sapa tekun golek teken bakal tekan – Siapa tekun mencari tongkat akan sampai tujuan
- Aja wedi kangelan – Jangan takut kesulitan
- Aja kendhat ing panggayuh – Jangan berhenti dalam berusaha
- Aja kendho ing tekad – Jangan kendur dalam tekad
- Aja kendhat ing pambudi – Jangan berhenti dalam berusaha
- Aja kendho ing pangudi – Jangan kendur dalam belajar
- Greget saut gumregut – Semangat yang membara
- Aja kendhat semangat – Jangan putus semangat
16. Kata bijak bahasa Jawa ketulusan niat dan ketenangan jiwa

ilustrasi ketenangan batin (unspalsh.com/Mor Shani) Ketenangan batin sejati hanya dapat dirasakan oleh mereka yang melangkah dengan niat tulus tanpa dilandasi pamrih atau niat buruk kepada sesama.
- Niat lurus tulus ikhlas – Niat yang lurus dan tulus ikhlas
- Ora gampang keno panggodha – Tidak mudah tergoda oleh cobaan
- ATI raharja badan santosa – Hati yang tenteram membuat badan sehat
- Adoh saking bebaya – Jauh dari bahaya
- Urip ayem tentrem – Hidup damai dan tenteram
- Tansah eling lan waspada – Selalu ingat dan waspada
- Manunggaling kawula gusti – Penyatuan hamba dengan Sang Pencipta
- Bening banyu segara – Jernihnya air laut (hati yang bersih)
- Sumarah marang gusti – Berserah diri kepada Tuhan
- Ati bebayu – Hati yang tenang
17. Kata bijak bahasa Jawa kebijaksanaan berbicara dan menjaga lisan

Ilustrasi menjaga lisan (pecels.com/Andrea Piacquadio) Lisan adalah cerminan kepribadian seseorang. Menjaga ucapan agar tidak menyakiti orang lain merupakan bentuk kearifan tertinggi dalam berinteraksi sosial.
- Ajining diri saka lathi – Harga diri seseorang terletak pada lidahnya
- Aja waton ngomong, ngomonga nganggo waton – Jangan asal bicara, bicaralah dengan dasar
- Catur mungkur – Menghindari perkataan yang tidak baik
- Sabda pandita ratu – Perkataan yang harus ditepati
- Gampang caturan, angel nyatane – Mudah berucap, sulit kenyataannya
- Sing asor lathine, endhek drajate – Buruk lisannya, rendah derajatnya
- Becik wicarane – Baik tutur katanya
- Aja seneng medhot tali seduluran – Jangan suka memutus tali persaudaraan lewat ucapan
- Ngati-ati ing ucapan – Berhati-hati dalam berucap
- Sapa sing ngati-ati bakal slamet – Siapa yang berhati-hati akan selamat
18. Kata bijak bahasa Jawa ketangguhan mental dan menghadapi masalah

ilustrasi sabar (pexels.com/Liza Summer) Hidup penuh dengan liku-liku ujian. Mental yang tangguh dan tidak mudah goyah adalah perisai terbaik untuk bertahan di tengah badai kehidupan.
- Kuat laku nandhang cobaan – Kuat menjalani cobaan hidup
- Aja gampang kelangan aji – Jangan mudah kehilangan harga diri
- Sapa sing sabar bakal menang – Siapa yang sabar akan keluar sebagai pemenang
- Ojo getunan – Jangan menjadi orang yang mudah menyesal
- Teteg ati ngadhepi pacoban – Mantap hati menghadapi cobaan
- Kuat mental ing tengahing gelombang – Kuat mental di tengah gelombang masalah
- Aja gampang putus asa – Jangan mudah putus asa
- Wesi glugut kena kanggo – Besi berkarat pun tetap bisa berguna (tetap produktif)
- Ojo gampang kagèt – Jangan mudah terkejut/kaget
- Teguh pendirian – Teguh pada pendirian
19. Kata bijak bahasa Jawa harmoni sosial dan rasa tolong-menolong

Ilustrasi saling tolong menolong (Pexels.com/Kamaji Ogino) Manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan. Menjaga kerukunan, tenggang rasa, dan tolong-menolong adalah kunci terciptanya masyarakat yang harmonis.
- Tepa slira – Tenggang rasa antarsesama
- Aja dadi wong sing srakah – Jangan jadi orang yang serakah
- Nglurug tanpa bala, menang tanpa ngasorake – Menyerang tanpa pasukan, menang tanpa merendahkan
- Rukun agawe santosa – Kerukunan membawa ketenteraman
- Crah agawe bubrah – Perpecahan membawa kehancuran
- Saling ngajeni lan ngajeni – Saling menghormati dan menghargai
- Gotong royong lambang kekompakan – Gotong royong adalah lambang kekompakan
- Tabet becik, tinulis ing ati – Jejak kebaikan tertulis di dalam hati
- Mikul dhuwur mendhem jero – Menjunjung kebaikan orang tua/sesama dan menutup cela
- Andhap asor marang sapadha-padha – Rendah hati kepada sesama manusia
20. Kata bijak bahasa Jawa kebijaksanaan waktu dan kesempatan

ilustrasi kesabaran (pexels.com/Edmond Dantès) Waktu berjalan terus tanpa bisa diulang. Memanfaatkan setiap kesempatan dengan bijak dan tidak menunda kebaikan adalah wujud penghargaan terhadap hidup. Berikut kata-kata bijak bahasa Jawa beserta artinya.
- Wektu iku luwih larang tinimbang emas – Waktu itu lebih mahal daripada emas
- Aja nyia-nyiakake kesempatan – Jangan menyia-nyiakan kesempatan
- Sapa sing cepet, dheweke sing entuk – Siapa yang cepat, dialah yang dapat
- Mumpung ana wektu, berBUATlah becik – Mumpung ada waktu, berbuatlah kebaikan
- Dina sesuk durung tentu dadi milik kita – Hari esok belum tentu menjadi milik kita
- Aja seneng ngenteni tekanwektu – Jangan suka menunda-nunda waktu
- Wektu bisa nambani kabeh – Waktu bisa menyembuhkan segalanya
- Manfaatake urip kanthi becik – Manfaatkan hidup dengan sebaik-baiknya
- Ora ana wektu sing kebacut kanggo sinau – Tidak ada kata terlambat untuk belajar
- Urip iku mung sedhela – Hidup ini hanya sebentar
Itulah 350 kata bahasa Jawa bijak yang penuh makna dan petuah lengkap dengan artinya. Semoga bermanfaat!


